ALLAH,NAMA TUHAN

Kata ‘Allah’ merupakan nama Tuhan yang paling populer. Apabila anda berkata :”Allah..”, maka apa yang anda ucapkan itu telah mencakup semua nama-nama-Nya yang lain, sedangkan bila anda mengucapkan nama-nama-Nya yang lain – misalnya ‘ar-Rahmaan’, ‘al-Malik’ dan sebagainya – maka ia hanya menggambarkan sifat Rahman, atau sifat kepemilikan-Nya. Disisi lain, tidak satupun dapat dinamakan Allah, baik secara hakikat maupun secara majazi, sedangkan sifat-sifat-Nya yang lain – secara umum – dapat dikatakan bisa disandang oleh makhluk-makhluk-Nya. Bukankah kita dapat menamakan si Ali yang pengasih sebagai ‘Rahiim’?, atau Ahmad yang berpengetahuan sebagai ‘Aliim’?. Secara tegas, Tuhan Yang Maha Esa itu sendiri yang menamakan dirinya Allah.
Baca lebih lanjut

PENTING

Assalamualaikum waroh matullahi wabarokatuh

Saya KARIN MELINA tidak ada kaitan sedikitpun dengan siapapun atau kelompok manapun juga. Sungguh! Saya benar-benar orang awam, tidak berafiliasi dengan apa dan siapapun juga kecuali “ummat Islam”. Istilah guyonnya, “single fighter” atau “prajurit kesepian” gitu🙂 )

Alhamdulillah, umat muslim Indonesia mulai bersemangat dalam memaknai Islam, begitu banyak sekarang ini yang terang-terangan mununjukkan keislamannya, dengan menonjolkan ‘atribut-atribut’ atau nuansa Islam. Misalnya laki-laki dengan dengan berjenggot, menggunakan kopiah, memakai pakaian Arab (gamis) India atau Pakistan (punjab) dan para wanitanya berjilbab, bercadar, dan sebagainya. Ini adalah suatu hal yang sungguh perlu disyukuri, karena umat Islam Indonesia kembali bangga kepada agamanya.
Baca lebih lanjut

ADIL TAK SELALU SAMA RATA

 

Pengertian feminisme seperti yang tercantum dalam Kamus Oxford adalah “belief in the principle that women should have the same rights as men(keyakinan atas prinsip yang menyatakan bahwa perempuan harus memiliki hak yang sama dengan laki-laki).

Gelombang Pertama

Gelombang pertama feminisme terjadi sejak abad 19 hingga awal abad 20, terutama di Eropa dan di Angloshphere. Paham ini memperjuangkan hak-hak wanita dalam pendidikan, pekerjaan, politik, dan perbudakan wanita. Pada saat itu wanita tidak memiliki tempat dalam status sosial. Gencarnya kampanye dari penggiat paham ini menjadikan negara Amerika Serikat memberikan wanita hak untuk memilih.

Baca lebih lanjut

KUBUR YESUS DI TEMUKAN???

Satu lagi film setelah “Da Vinci Code” yang akan mengemparkan dunia, berjudul “The Lost Tomb of Christ” yang di sutradarai oleh sutradara film “Titanic” James Cameron. Film dokumenter ini mengemukakan bukti-bukti bahwa Yesus sebenarnya menikah dan punya anak laki-laki. Kepercayaan yang selama ini sangat ditentang dalam ajaran Kristen.

Cameron bekerjasama dengan sutradara kelahiran Israel, Simcha Jacobovici. Dalam keterangannya Senin (26/2/2007), Cameron mengatakan, apa yang akan ditampilkan dalam film itu adalah hasil riset mereka berdua. Riset yang mereka lakukan mengarah pada penjelasan bahwa Yesus menikah dengan seorang perempuan bernama Maria Magdalena dan dari perkawinan itu lahir anak laki-laki bernama Yudas. Yudas bahkan dimakamkan bersama Yesus di sebuah pemakaman di Israel.

Inti fil ini, mengingatkan pada buku best seller “The Da Vinci Code” yang juga meyakini bahwa Yesus menikah dan punya anak. Sama seperti buku “The Da Vinci Code”, pihak gereja Katolik dan Protestan di mengecam klaim Cameron dan Jacobovici dalam filmnya.

 

Makam Yesus

 

Idenya dari Penemuan Makam

Baca lebih lanjut

KITAB SUCI MBAH YUDAS

Agama agama di dunia kebanyakan memiliki Kitab Suci, Yahudi, Nasrani, Islam dan lain sebagainya. Kitab sebagai kumpulan ajaran dan pendidikan sekaligus sebagai petunjuk bagi manusia dari Allah SWT, oleh karenanya ia suci adanya. Semua petunjuk, perintah dan larangan harus di sampaikan kepada manusia, tidak boleh menambahkan mengurangi ataupun menyembunyikan, harus di biarkan apaadanya. Interpretasi temporal manusia tidak boleh mempengaruhi tentang pemuatan sebuah firman harus di cantumkan atau di keluarkan dari isi kitab, sebab dengan segala keterbatasan manusia akan sangat mungkin pemikiranya tentang sebuah Firman hanya sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu, tetapi untuk masa yang lain dalam jangka panjang. Dan kita tidak ada yang mengetahui kapan Firman itu akan bisa di buktikan sesuai dengan ilmu pengetahuan ataupun akan terjadi sebelum manusia mampu membuktikan.

 

Kedudukan antara Allah SWT, Kitab Suci dan Manusia sudah jelas sekali. Dia sebagai Pencipta dan manusia sebagai makhluk yang diciptakan, sedangkan Kitab Suci adalah Petunjuk yang di berikan oleh Allah SWT kepada manusia. Manusia dan kitab suci adalah milik Allah SWT. Dan manusia walaupun sebagai makhluk dinamis, memiliki keinginan, kemauan, hasrat dan pikiran tidak memiliki hak untuk merubah sedikitpun isi Kitab Suci, karena ia adalah berasal dari Allah SWT bukan dari manusia. Untuk Karya Allah SWT biarkan Dia yang memperlakukan sesuai dengan rencana-Nya. Manusia tidak memiliki hak untuk merubahnya. Manusia memiliki hak untuk merubah karyanya sendiri, semudah ia menghapuskan di layar monitor komputer.

 

Menarik untuk di perhatikan, tulisan berjudul “Mengapa Injil Yudas Tak Termasuk Alkitab”? Oleh bapak Agustinus Gianto, seorang Prof. Filologi Semit dan Linguistik pada Pontifical Biblical Institue, Roma, Tempo 30 April 2006.

Baca lebih lanjut

HOLOCAUST ALA BIBLE

Samaria harus mendapat hukuman, sebab ia memberontak terhadap Allahnya. Mereka akan tewas oleh pedang, bayi-bayinya akan diremukkan, dan perempuan-perempuannya yang mengandung akan dibelah perutnya. (Hosea 14:1)

 

Holocaust mempunyai arti bencana, kengerian. Kata ini secara umum dipakai untuk menyebutkan bencana yang di alami kaum Yahudi Jerman akibat kekejaman Nazi. Dan di bagian lain dalam edisi ini telah dikupas bahwa bencana ini tak lebih dari sebuah kebohongan.

 

Tulisan ini tidak membahas tentang Holocaust yang terjadi pada kaum Yahudi, melainkan bencana dan kengerian yang sedang terjadi di negeri kita, yang terjadi pada saudara-saudara kita, sesama muslim.

 

Berikut sebuah kisah yang benar-benar terjadi, kami kutip dari laporan Sdr. Syarifuddin Ambalawi yang dimuat dalam http://www.media-indonesia.com.

Baca lebih lanjut

HOLOCAUST THEOLOGY

Adalah salah jika kita mengira Injil/Bibel yang sekarang ini dipakai adalah Injil yang ditulis oleh Nabi Isa as ataupun ditulis di masa Nabi Isa as hidup. Sesungguhnya sebelum tahun 140 Masehi tak ada bukti bahwa tulisan-tulisan Bibel telah di dikumpulkan, dokumentasikan, tau bahkan dibukukan.

 

Tulisan pertama yang beredar justru surat-surat Paulus; bukankah surat-surat itu telah ditulis beberapa puluh tahun sebelum Injil ?

 

Jumlah Injil sangat banyak dan bervariasi

 

Pada tahun-tahun pertama setelah munculnya agama Nasrani, Injil disampaikan dengan tradisi lisan, dari mulut ke mulut. Hal ini menyebabkan adanya distorsi dari sumber aslinya. Semakin jauh berita ini disampaikan, semakin banyak orang yang meriwayatkan tak bisa dihindari berita yang diterima satu daerah dengan daerah lain pun berbeda.

 

Injil

 

Saat mulai memasuki tradisi penulisan maka beredarlah bermacam-macam tulisan mengenai Yesus. Tak terelakkan juga satu wilayah mempunyai tulisan yang berbeda dengan wilayah yang lain belum termasuk faktor verbal yang juga membuat variant Injil makin beragam yang secara sengaja maupun tidak disengaja di lakukan oleh tangan para ahli tulis dan para editor di masa itu.

Baca lebih lanjut

MENGAPA UMMAT ISLAM MENGANGGAP INJIL PALSU???

Assalamu `alaa man ittaba`al huda
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba’d.
Salam sejahtera bagi orang-orang yang mengikuti petunjuk …

1. Tidak Ada Komitmen Untuk Menjaga Keaslian Kitab Suci Masa Lalu

Kehendak Allah SWT adalah bahwa tidak ada satu pun kitab suci yang dijamin akan terus terjaga keabadian dan kesuciannya sepanjang zaman. Tidak ada jaminan bahwa kitab suci itu akan terus ada sepanjang zaman. Dan tidak ada nabi pun yang hidup terus menerus di tengah umatnya sepanjang zaman. Nabi dan kitab suci itu datang silih berganti, sesuai dengan masa hidup umat terkait. Kalau Allah SWT mau, tentu bisa saja. Masalahnya, Allah SWT tidak mau melakukannya, jadi kita tidak bisa paksa tuhan untuk melakukannya. Dan itulah kenyataannya selama ini.

Baca lebih lanjut