TERORIS ISLAM

Tulisan ini merupakan jawaban terhadap salah satu netters mantan kristen ( muallaf) KARIN TERCERAHKAN (www.facebook.com/melinacarin) yang bertanya soal teror dan ajaran Islam, pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh yang lainnya. Untuk itu saya mencoba menjelaskannya sesuai apa yang saya pahami, dan tentu saja tidak luput dari kesalahan karena jujur saya akui atas keterbatasan ilmu pengetahuan yang saya miliki.

sebelum nya terima kasih utk penjelasan pangeran (www.facebook.com/virusan),selama jadi muallaf banyak teman2 kristen yang menyalahkan n tidak sedikit yang menjelek2kan islam melalui tingkah ummat nya agar saya kembali pada ajaran lama, kalo gitu, aq punya beberapa pertanyaan utk pangeran dan tolong bagaimana cara menjawab nya…

 1. tragedi WTC, 11/9, para teroris membawa nama agama dalam aksi ini, bagaimana pendapat pangeran?

2. melalui tv, saya pernah beberapa kali menyimak bahwa ada beberapa pesantren yg ditutup karena diduga menjadi sarang terostis, bagaimana pendapat pangeran?

3. pelaku bom bali, setiap diwawancarai selalu mengucapkan kalimat2 mengagungkan allah, seakan2 apa yang mereka lakukan adlah suatu kebenaran…jelas kelihatan adlah suatu kebanggaan apabila membunuh dan menghancurkan kehidupan orang lain. bagaimana pendapat pangeran dalam hal ini?

JAWAB   :

Terlebih dahulu saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan anda bertanya, Insya Allah saya tidak salah tafsir terhadap apa yang ditanyakan dan silahkan di baaca note saya sebelum nya yang berjudul ISLAM AGAMA DARAH, insya Allah membantu menguatkan iman anda terhadap fitnah.

Pelaku bom WTC, pesantren sarang teroris dan pelaku bom Bali sebenarnya punya karakter yang sama dalam menjalankan ajaran Islam, yaitu memakai cara kekerasan yang bisa menimbulkan kerusakan dan hilangnya nyawa orang lain. Kalau dilihat dasar ayat Al-Qur’an dan hadist memang ada ditulis aturan berperang (yang artinya membunuh musuh, melakukan kekerasan dan penaklukan), bahwa dasar dari melakukan
peperangan adalah untuk menolong agama :

[QS 47:7] Hai orang-orang mu`min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

Makna dari ‘menolong’ disini tentunya melakukan sesuatu tindakan terhadap sesuatu yang sudah diserang/dizalimi terlebih dahulu, jadi boleh melakukan peperangan dengan segala taktik dan strateginya terhadap pihak lain yang berusaha menyerang Islam. Lalu ada juga ayat yang menyatakan perbedaan seorang Muslim yang berperang dengan yang hanya berpangku-tangan saja :

[QS 4:95] Tidaklah sama antara mu`min yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai `uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,

Namun berperang punya adab yang jelas diatur, baik dalam Al-Qur’an maupun hadist. Yang paling penting, jangan membunuh sesama Muslim dengan sengaja :

[QS 4:93] Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu`min dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.

Dilarang membunuh wanita dan anak-anak :

Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra.: Bahwa seorang wanita didapati terbunuh dalam suatu peperangan yang diikuti Rasulullah saw. lalu beliau mengecam pembunuhan kaum wanita dan anak-anak kecil Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 3279

Rasulullah saw. telah mencontohkan bagaimana sikap seorang muslim terhadap lingkungan, sebagaimana sabda beliau; ?Wahai prajurit, kalian tidak diperkenankan membunuh anak-anak dan wanita, musuhmu adalah kaum kafir. Jangan membunuh unta/kuda dan binatang lain, jangan membakar dan merusak kota, menebang pohon dan jangan merusak sumber air minum.? (H.R.Muslim).

Masalahnya sekarang ini, peperangan ataupun penyerangan musuh terhadap ajaran Islam tidak lagi dilakukan secara konvensional seperti jaman dulu, ketika Bush menyerang Afganistan dan Irak, yang disodorkan oleh media massa (yang kebanyakan dikuasai oleh non-Muslim) menyatakan itu bukan penyerangan terhadap Islam, tapi semata-mata konflik politik. Ketika terjadi pembantaian Muslim di Bosnia, digembar-gemborkan itu hanyalah masalah konflik antar etnis, demikian juga yang terjadi di Ambon dan Poso, padahal faktanya anda bisa baca ini :

http://media.isnet.org/ambon/Kastor/Sungguh.html

http://media.isnet.org/poso/Kelelawar.html

Dalam skala tertentu, buku Robert Morey yang anda suruh baca, sebenarnya juga bentuk lain dari penyerangan musuh terhadap ajaran Islam, termasuk website Answering Islam dan FaithFreedom. Buku yang dikarang Robert Morey puluhan tahun yang lalu, entah disengaja atau tidak, diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dan disebar-luaskan dikalangan Kristen Indonesia, lalu menjadi ‘buku wajib’ orang-orang Kristen untuk menyerang ajaran Islam.

ADA JUGA BENTUK SERANGAN LAIN TERHADAP ISLAM YANG DILAKUKAN MISSIONARIS KRISTEN DALAM MEMURTADKAN PEMELUK ISLAM DINEGARA MAYORITAS MUSLIM DENGAN KEGIATAN YANG TERORGANISIR RAPI, BEBERAPA NETTERS ISLAM DISINI MENGEJEK DENGAN ISTILAH ‘MENYEBARKAN AJARAN KASIH’, YAITU KASIH BERAS, KASIH MIE INSTAN, KASIH DUIT, LALU MENGGIRING MEREKA KE GEREJA UNTUK DIBAPTIS. DISAMPING ADA BEBERAPA PENDETA KRISTEN YANG MEMPELAJARI ISLAM, LALU MENYAMPAIKANNYA DENGAN MEMUTAR-BALIKAN AJARAN MELALUI KHOTBAH DAN KEGIATAN LAIN, KELAKUAN YANG MIRIP DILAKUKAN MR. MOREY DENGAN BUKUNYA.

Ada lagi bentuk serangan terhadap Islam melalui ‘perang informasi’ yang dilakukan media massa internasional yang umumnya dikuasai orang-orang yang ‘tidak punya sikap positif’ terhadap Islam. Anda kelihatannya lama hidup diluar negeri, coba anda perhatikan TV atau koran, berapa banyak informasi yang anda dapatkan tentang ditemukannya ribuan gambar porno di suatu seminari Austria :

http://forum.swaramuslim.net/more.php?id=2059_0_25_0_M

Anda boleh sekali-sekali iseng mencoba menemukan berita kalau kejadian seorang Muslim dengan nama Muhammad Fulan melakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Dijamin berita si Muhammad akan diletakkan dihalaman pertama pakai huruf headline besar-besar,
sedangkan cerita gambar porno yang memalukan gereja akan ditempatkan dihalaman belakang, dengan berita yang pendek ringkas. Ini terjadi bukan hanya sekali-dua dalam pemberitaan.

Serangan yang paling mutakhir, adalah dari sisi intelektual dengan bekerjasama melalui ‘orang-orang dalam’ yang dididik dan dibina untuk itu, melalui jargon-jargon demokrasi, liberal, hak azazi manusia, emansipasi wanita, yang seolah-olah merupakan cara berpikir yang lebih modern dari dunia Islam, namun dicurigai oleh kalangan Muslim yang lain sebagai usaha ‘meracuni’ umat Islam dan memunculkan penafsiran baru yang menyimpang dari ajaran Islam yang selama ini dianggap benar. Akhirnya memang membuat sebagian umat Islam mengalami ‘kebingungan’ terhadap ajaran Islam yang selama ini diyakininya.

Sengaja saya gambarkan secara panjang lebar, apa yang tengah dihadapi dunia Islam saat ini. Musuh menyerang secara pengecut, kalaulah musuh menyerang dengan pasukan tempur yang punya identifikasi jelas, misalkan model tentara perang salib jaman dulu, punya medan perang yang jelas, maka dijamin pihak Mulsim akan gampang untuk menghadapinya. Celakanya perang modern yang dilakukan musuh Islam memakai cara
yang bermacam-macam.

BUSH BISA SAJA BILANG : ”I AM DRIVEN WITH A MISSION FROM GOD. GOD WOULD TELL ME, GEORGE GO AND FIGHT THESE TERRORISTS IN AFGHANISTAN… AND I DID. AND THEN GOD WOULD TELL ME GEORGE, GO AND END THE TYRANNY IN IRAQ. AND I DID”. (”SAYA MENJALANKAN MISI TUHAN. TUHAN MENGATAKAN KEPADA SAYA, GEORGE PERANGILAH PARA TERORIS DI AFGHANISTAN. DAN SAYA SUDAH LAKUKAN. KEMUDIAN TUHAN MENGATAKAN, GEORGE HANCURKANLAH TIRANI DI IRAK. DAN SAYA SUDAH LAKUKAN”). SAMBIL MENGUCAPKAN ‘SELAMAT BERPUASA ATAU SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI’ KEPADA KAUM MUSLIM AMERIKA. DALAM SKALA YANG TERBATAS, KELAKUAN NON-MUSLIM (BACA : SEBAGIAN KRISTEN) SAMA SAJA, DIDEPAN BERMULUT MANIS MEMAMERKAN AJARAN KASIH, DIBELAKANG PEMURTADAN JALAN TERUS DENGAN CARA PENIPUAN DAN MEMUTAR-BALIKKAN AJARAN ISLAM.

Sekarang saya minta anda untuk berempati : KALAU ANDA MENJADI SEORANG MUSLIM YANG
DIHADAPKAN SITUASI SEPERTI ITU, APA YANG AKAN ANDA LAKUKAN..??

Nah, buat orang semacam Imam Samudera, Amrozi, pelaku serangan bunuh diri WTC, dll mereka tidak punya jalan lain untuk melawan musuh pengecut itu kecuali melalui jalan seperti yang anda saksikan sekarang. Umat Islam tidak bisa lagi melihat mana dari non-Muslim yang benar-benar merupakan musuh yang tengah menyerang, mana yang bukan, semuanya seolah-olah bercampur jadi satu. Bagi orang yang anda
sebut teroris itu mungkin itulah satu-satunya jalan untuk mengadakan perlawanan. Saya sendiri tidak tahu apakah ada dalam pikiran mereka bahwa ketika bom diledakkan ditempat ramai, bom tersebut tidak mampu memilih mana yang musuh, mana orang yang tidak berdosa, mana yang kafir mana yang muslim. Sama juga ketika pesawat ditabrakkan ke gedung WTC, apakah ada dalam pikiran mereka bahwa dalam gedung tersebut juga terdapat puluhan bahkan ratusan Muslim, saudara mereka sendiri. Apakah ada dalam pikiran bahwa kesengajaan meledakkan
bom atau gedung, artinya juga melakukan pembunuhan terhadap Muslim lain dengan sengaja.

MENARIKNYA ADA SUATU PLEDOI YANG DIBACAKAN IMAM SAMUDERA PADA PENGADILANNYA DI BALI KEMAREN, BISA MENJADI GAMBARAN KITA, KETIKA DIA BERBICARA KEPADA KORBAN ORANG-ORANG MUSLIM YANG IKUT TEWAS, PERNYATAANNYA ANTARA LAIN BERBUNYI :”BAGI SAUDARA-SAUDARAKU UMAT ISLAM YANG IKUT TEWAS DALAM PELEDAKAN BOM DAN BAGI KELUARGA YANG DITINGGALKAN, SAYA MINTA MA’AF ATAS PENDERITAAN YANG DIALAMI, DAN PERCAYALAH BAHWA ALLAH SUDAH MENENTUKAN TAKDIR BAGI HAMBA-HAMBANYA, DAN BAGI YANG BERKORBAN PASTI AKAN DIBERIKAN GANJARAN YANG
SETIMPAL DI AKHERAT”. Tersirat bahwa Imam Samudera berkeyakinan dia mendapat semacam ‘mandat’ dari Tuhan untuk melakukan pembunuhan terhadap sesama Muslim asal termasuk dalam taktik dan strategi perang. Mungkin itu pula yang ada dalam pikiran orang-orang yang digolongkan teroris tersebut,APA BEDANYA DGN PERKATAAN BUSH DIATAS?

Kita sudah tahu, bahwa saat ini pengadilan terhadap pelaku bom bali sudah selesai dan sudah sampai kepada pelaksanaan eksekusi hukuman mati bagi Imam Samudera cs. Apabila dalam beberapa bulan ini eksekusi dijalankan, kita semua tentu punya pertanyaan yang sama :”Apakah para pelaku benar-benar masuk surga sesuai apa yang mereka yakini, atau malah sebaliknya karena dengan sengaja telah melakukan pembunuhan bahkan terhadap sesama Muslim lain yang tidak berdosa”. Saya pribadi hanya mendo’akan, melalui eksekusi mati tersebut, sudah dihitung sebagai ‘qishash’ (pembunuh harus dibunuh), sesuai yang diatur dalam Al-Qur’an :

[QS 2:178] Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema`afan dari saudaranya, hendaklah (yang mema`afkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma`af) membayar (diat) kepada yang memberi ma`af dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.

Sehingga dosa-dosa para pelaku terhadap pembunuhan yang telah dilakukan dihapus oleh Allah SWT.

Disisi lain. Ternyata Allah punya rencana tersendiri dari peristiwa-peristiwa teror tersebut. Justru karena di blow-up media massa secara besar-besaran dan dikait-kaitkan dengan Islam, maka membuat perhatian orang yang sebelum ini ‘cuek’ terhadap Islam menjadi tergelitik. Al-Qur’an termasuk buku yang paling banyak dicari setelah peristiwa WTC. Dan ternyata tidak sedikit dari orang-orang di Amerika dan Eropah beralih menjadi mualaf, masuk Islam. Pertanyaan yang biasanya muncul :”AJARAN SEPERTI APA INI, YANG MAMPU MEMBUAT SESEORANG MENGORBANKAN DIRINYA TEWAS BERSAMA PESAWAT YANG DITABRAKKAN SENDIRI KE GEDUNG, PADAHAL AJARAN TERSEBUT SAMA SEKALI TIDAK MEMBERIKAN JAMINAN KESELAMATAN. DILAIN PIHAK AJARAN YANG SELAMA INI DIYAKINI MEMBERIKAN JAMINAN KESELAMATAN, JUSTRU MEMBUAT PEMELUKNYA TAKUT MATI?”.

Tulisan saya diatas mutlak mengesampingkan kemungkinan adanya konspirasi dibelakang semua peristiwa ‘teroris Islam’ tersebut, misalnya dengan membahas latar-belakang Osama bin Laden yang merupakan ‘antek’ CIA selama perang Afganistan-Uni Soviet, atau tentang sosok Hambali yang misterius dan mati secara misterius ketika diserahkan ke tangan Amerika Serikat. Apapun itu, Allah punya jalan tersendiri untuk melindungi satu-satunya agama yang diridhoi-Nya :

[QS 48:28] Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.

WALLAHU A’LAM

1 Comment

  1. Ping balik: ISLAM AGAMA DARAH, BENARKAH???? « KARIN TERCERAHKAN

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s