ISA MENGETAHUI HARI KIAMAT

Assalamualaikum wr wb.

Ada lagi neh klaim kristen trhadap Alqur’an yg katanya buatan manusia,tdk relevan dll. Tp mereka orang kristen tdk henti2nya mencari pembenaran dalam Alqur’an….

Ne salah satu klaim mereka.
Kalian selalu membaca alfatihah? Bacaan atau Doa’ kalian tidak akan sia-sia, jika kalian selalu berdoa IHDZINASH SHIRATHAL MUSTAQIM “Tunjukilah kami JALAN YANG LURUS” (QS. Al Faatihah 1 : 6) sekarang sambutlah jalan yang lurus ini.aE?”Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar MEMBERI PENGETAHUAN tentang hari KIAMAT. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. INILAH JALAN YANG LURUS.”(QS. Az Zukhruf 43 : 62)

aE?ISA ALMASIH BENAR-BENAR MEMBERIKAN PENGEHATUAN TENTANG HARI KIAMAT.aE? JANGANLAH RAGU,AYO..IKUTILAH !!!aE? INILAH JALAN YANG LURUS.aE?” Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Yohanes 14 : 6).

Selain itu gak sengaja td sy temukan website LEBAY yg sama isinya www.isadanislam.com/maksud-situs-ini/isa-dan-al-fatihah
***

Baiklah kita TANGGAPI Bareng bareng ok.

Do’a kita (umat Islam) memang tidak ada sia-sia, saya setuju dengan ini, namun pada kekeliruan terbesar admin (www.isadanislam.com ) adalah tentang Qur’an Surat Az-Zukhruf ayat 62, mari kita cermati baik-baik ayat tersebut, ayat tersebut sangat jauh sekali berbeda dengan apa yang dimaksud oleh admin tsb.

WAINNAHU LA-ILMUN LISSA’ATI FALAA TAMTARUUNNA BIHAA WATTABI’UNII HADZAA SHIRATUN MUSTAQIIM.
Artinya : “Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus”.

Perhatikan baik2 ok.
Dalam ayat diatas, kata “laa ilmun lissa’ah” bukan mengetahui tentang kiamat namun memberikan pengetahuan/tanda tentang kiamat, diutusnya Nabi Isa itu merupakan tanda tentang kiamat. Kata “ilmun” adalah maf’ul (objek) bukan fa’il (alimun), seandainya itu fa’il maka Isa adalah orang yang mengetahui tentang kiamat namun dalam susunan ayat tersebut yang digunakan adalah kata “ilmun”/ilmu/tanda.
Isa adalah tanda kiamat. Kemudian kata “wattabiuni” (ikutilah Aku), kata “Aku” dalam ayat tersebut, yang dimaksud bukanlah Isa tetapi Allah SWT. ayat ini adalah Allah yang berfirman tentang Nabi Isa. Allah disini dalam istilah bahasa adalah orang pertama atau sebagai mutakallim, umat Islam (kedua), Isa (orang ketiga) yang dibicarakan…PAHAM…!
Jalan yang lurus jelas adalah Islam. Islam adalah jalan yang lurus untuk mencapai tujuan yang hakiki.

“Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Yohanes 14 : 6)

Dalam Injil yohanes diatas, Yesus berkata “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup”, dari konteks ayat disini jelas bahwa Yesus hanyalah jalan bukan sebagai tujuan, keberadaan Yesus hanya sebagai jalan untuk mencapai kepada Bapa (Tuhan). Contoh ne ya,Jika misalnya kita ingin pergi ke suatu wilayah tujuan maka tentunya kita akan melalui sebuah jalan, dimana jalan yang kita lalui bukanlah tujuan kita, tujuan kita adalah tempat atau wilayah tadi, sama halnya dengan Yesus yang hanya sebagai jalan dan bukan TUJUAN (Tuhan).
Jadi JALAN BUKAN TUJUAN.
Bahasa indonesia saja gak ngerti apa lagi bahasa arab yg bukan hanya sarjana muslim tp sarjana non muslim pun mengakui rasa bahasa maupun ketinggian sastranya.

Punya malu dikit donk,hina Alqur’an tp di claim.
Wassaalaaaam.

 

Iklan

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s