AKULAH TUHAN YESUS

SALAM METAL FROM YESUS BROOOOOOOOOOOOOOOOOO.

Suatu ketika Yesus membenarkan dirinya dipanggil murid-muridnya dengan sebutan guru dan tuan, bahkan ditegaskan lagi oleh Yesus memang akulah guru dan tuan :

“Kamu menyebut aku guru dan tuan, dan katamu itu tepat, sebab memang akulah guru dan tuan.”

Yesus disebut sebagai guru karena mengajarkan kebaikan-kebaikan, kebenaran-kebenaran dan petunjuk hidup kepada murid-muridnya dan Yesus disebut tuan karena nasehat dan pengajarannya selalu ditaati murid-muridnya, maka pantaslah Yesus disebut guru dan tuan.

Kata tuan dalam ayat di atas adalah terjemahan dari kata mar dalam bahasa Ibrani/Aramaic yaitu bahasa sehari-hari Yesus, kata mar biasa diberikan kepada orang yang dihormati dan di taati. Namun ternyata dalam penterjemahan ayat tersebut ke dalam bahasa yang bukan bahasanya Yesus kata tuan dalam ayat di atas telah berubah menjadi Tuhan, yang jauh menyimpang dari ucapan Yesus, sehingga lafal ucapan Yesus tersebut menjadi :

“Kamu menyebut aku guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang akulah guru dan Tuhan.” Yohanes 13:13

Tentu saja perubahan ini di manfaatkan oleh umat Kristen sebagai dalil bahwa Yesus pernah mengatakan dirinya sebagai Tuhan.

Sesungguhnya perubahan kata dari tuan menjadi Tuhan justru akan semakin menimbulkan kontradiksi di dalam Injil itu sendiri, bahkan akan sangat bertentangan dengan ucapan- ucapan Yesus di dalam puluhan ayat-ayat yang lain, satu saja contoh ucapan Yesus yang bertentangan dengan Yohanes 13:13 bila kata tuan dirubah menjadi Tuhan :

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yg telah Engkau utus.” Yohanes 17:3

Dalam Yohanes 17:3 tersebut Yesus mengatakan bahwa Tuhan satu-satunya hanyalah Allah dan dipertegas lagi bahwa Yesus hanyalah seorang utusan Allah, kalau kata mar diterjemahkan menjadi Tuhan maka Yohanes 13:13 akan sangat kontradiktif dengan Yohanes 17:3, tetapi kalau kata mar diterjemahkan sebagai tuan maka antara Yohanes 13:13 dan Yohanes 17:3 akan saling mendukung dan menguatkan.

Umat Kristen nampaknya sangat memaksakan untuk mengubah ucapan Yesus yang berarti tuan menjadi Tuhan, agar ada dalil yang mengokohkan ketuhanan Yesus, hal ini karena tidak ada satu ayat-pun yang mendukung ketuhanan Yesus yang berupa pengakuan Yesus secara langsung bahwa dirinya adalah Tuhan, dan satu-satunya ayat yang mudah untuk diubah artinya adalah Yohanes 13:13, namun dengan mengorbankan keabsahan dan keserasian Alkitab itu sendiri.

Perubahan kata tuan menjadi Tuhan terjadi ketika kata MAR dalam bahasa Ibrani yang berarti tuan, diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani menjadi KURIOS, kata kurios dalam bahasa Yunani memiliki empat arti yaitu :

— Pemilik — tuan — tuhan – Tuhan —

Rupanya para penginjil mengartikan kurios sebagai Tuhan dalam ayat tersebut, padahal semestinya arti yg sesuai dengan ucapan Yesus dan tdk bertentangan dengan ayat-ayat yg lain adalah tuan.

Dari uraian di atas baik ditinjau dari segi tata-bahasa Ibrani ke Yunani dan ditinjau dari keserasian dengan ucapan-ucapan Yesus yang lain, maka pengakuan Yesus yang sesungguhnya adalah :

AKULAH GURU DAN TUAN
Bukan
AKULAH GURU DAN TUHAN

Sehingga tidak ada satu ayatpun dalam Alkitab Yesus pernah mengatakan akulah Tuhan, tetapi akan banyak ditemukan ayat-ayat pengakuan Yesus bahwa dirinya hanyalah utusan Allah dan bahwa hanyalah Allah satu-satunya Tuhan yang benar dan Esa. (al-islahonline)

Inikah yang disebut tuhan??????????

apa orang krisetan sudah kehabisan akal??????????

Iklan

48 Comments

  1. Semoga anda diberkati dan selalu dijaga dalam setiap kehidupan anda, anda sama seperti saya juga kok, kita sama2 orang berdosa bukan (atau anda berani mengatakan anda bukan orang berdosa maka saya salah). Jadi disini apapun yang akan diberitakan saya selaku orang yang percaya kepada Yesus Kristus tidak berhak untuk menghakimi pemberitaan anda karena ada tertulis “penghakiman bukan milikmu tetapi Milik-Ku. Tuhan memberkati anda. Amin

    • “Tidak ada standar, ukuran, patokan dan norma yang terbaik dan tersehat (bagi akal-sehat) utk menentukan benar-tidaknya suatu kepercayaan (aqidah) dalam agama selain standar, ukuran, patokan dan norma yang ditetapkan oleh Tuhan.”

      apakah anda setuju dengan pernyataan di atas?

      hehehe kayak nya tidak bisa tidak, anda mesti setuju dg pernyataan tsb. Karena pernyataan tsb adalah konsekuensi logis dari prinsip kaum beragama sendiri bahwa: “produk akal adalah relatif sedang kebenaran mutlak bersumber dari Tuhan”. Saya bertanya “setuju atau tidak” hanyalah utk mengingatkan dan menegaskan kembali aqidah dan aksioma tsb. Karena siapapun yg ditanya – asalkan dia tidak atheis – tentang siapa yg paling tahu (segala hal, apalagi ttg agama) apakah Tuhan atau manusia; pasti akan menjawab “Tuhan” tanpa perlu berpikir panjang lagi; meskipun diantara mereka sendiri masih sibuk berdebat ttg “Tuhan”. Yah, di situlah anehnya manusia dan di situlah hebatnya Tuhan yg menciptakan manusia.

      Tidak ada yang paling tahu ttg jalan yg haq, benar, lurus dalam beragama serta jalan yg bathil, salah, sesat dalam beragama selain Tuhan.

      Bagaimana cara manusia mendapat ilmu Tuhan itu? Jawabannya ialah lewat Wahyu. Berhubung anda masih mengaku beragama Kristen, maka Wahyu yg dimaksud dlm pembicaraan kita ini tidak lain adalah PB yg diturunkan kepada Nabi dan Rasul Isa Almasih / yesus.

      nah adakah bukti ketuhanan yesus dalam bible??
      bung,anda punya otak,mikir donk.

  2. ADAKAH YESUS MENYATAKAN DIRINYA TUHAN?

    BACA MATIUS 4:7 => Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”

    JANGAN ENGKAU MENCOBAI TUHAN ALLAHMU…

    SIAPAKAH YANG DICOBAI???TENTU TUHAN YESUS….LALU JELAS SEKALI TUHAN YESUS BERKATA…JANGANLAH ENGKAU(IBLIS) MENCOBAI TUHAN ALLAHMU…..SO BERARTI TUHAN YESUS MENYATAKAN DIRINYA TUHAN DAN ALLAH….

    KONFIRM JUGA YOH 20:28 =>TOMAS BERKATA….YA TUHANKU DAN ALLAHKU…

    YOH 20:29 => BERBAHAGIALAH MANUSIA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA….BAHWA AKULAH TUHAN DAN ALLAH….

    TIDAK PERNAH TUHAN YESUS BERKATA….TOMAS KAMU NGAWUR BERKATA DEMIKIAN…TIDAK PERNAH…JUSTRU TOMAS DIBENARKAN….BERBAHAGIALAH MANUSIA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA BAHWA AKULAH(YESUSLAH) TUHAN DAN ALLAH….

    SHG TEPAT SEKALI TUHAN YESUS BERKATA….AKU DAN BAPA SATU ADANYA(YOH 10:30)….

    DAN DALAM BANYAK HAL TUHAN YESUS BERKATA….AKULAH DIA…(YOH 8:24)…BARANGSIAPA MANUSIA TIDAK PERCAYA BAHWA AKULAH DIA.AKULAH ALLAH MAKA MANUSIA TERSEBUT AKAN MATI DALAM DOSANYA….CUKUP JELAS YOH 8:24….

    SO MANUSIA PASTI MENANGGUNG AKIBAT PERBUATAN DOSA…JIKA MANUSIA TERSEBUT TIDAK MENGAKUI YESUS ADALAH TUHAN ALLAH….

    • Weladalah TI nglayap ke sini to.. hui hui….
      Duh TI.. kata: Tuhan, Allahmu (Allah, Tuhanmu) dalam Mat 4:7 yang dimaksudkan oleh Yesus adalah kata “Ia” dalam Mat 4:6, yang berarti Tuhannya Yesus. “Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”
      Bahkan diayat itu si iblis pun meragukan gelar Anak Allah atas Yesus, karena itu ia mencobai Yesus. Bahkan menyuruh Yesus menyembahnya dengan imbalan seluruh kerajaan dunia yang telah diserahkan oleh Allah kpd iblis sebagai senjata penguji seluruh manusia.

      Jadi kalo ente benar2 mengikuti ajaran Yesus, dengarkan deh perkataan Yesus pada Maria sebelum peristiwa diatas yaitu pada Yoh 20:17; …”Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Tuhan-ku dan Tuhan-mu.”

      Dan Yesus pun menegaskan hanya sebagai utusan Tuhan seperti pada ayat 20: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”

      Dan ngga ada Tuhan yang mengutus Tuhan!

      Piye TI!?

  3. Membandingkan Yesus Dengan Muhammad

    Apa yang memotivasi para Muslim fundamentalis untuk melakukan kekerasan? Sudah banyak usaha yang dilakukan untuk menjawab hal ini. Para apologet Muslim dengan cepat mengatakan bahwa orang-orang Kristen pun melakukan kekerasan. Para sekularis menjelaskan bahwa setiap orang yang percaya kepada Tuhan memiliki kecenderungan untuk melakukan kekerasan, sementara mereka mengabaikan pembunuhan-pembunuhan yang dilakukan oleh kaum ateistik dalam revolusi Perancis, pembersihan yang dilakukan oleh Stalin dan Revolusi Kebudayaan Mao Tse-tung yang menyebabkan jutaan nyawa melayang.

    Dalam sebuah usaha untuk menyingkapkan motivasi-motivasinya, kedua pendiri agama terbesar dunia bisa diperbandingkan. Berdasarkan Buku Fakta Dunia, dari 6,5 milyar manusia, 33,32 persen adalah orang Kristen dan 21,01 persen Muslim.

    Ketika sebuah komputer dibuat, para teknisi memeriksa secara cermat dan menguji, apakah ada masalah dengan komputer tersebut saat ia meninggalkan pabrik. Perilaku pengikut sebuah agama harus diuji berdasarkan, seperti apa agama itu dibuat oleh pendirinya.

    Kita bisa menguji hidup Yesus dari keempat Injil. Kita pun bisa menguji hidup Muhammad dari Quran, Hadis dan sumber-sumber lainnya seperti Sirat Rasul Allah.

    Quran adalah sebuah koleksi dari wahyu-wahyu pribadi Muhammad, yang ia terima antara tahun 610-632 AD. Versi-versi yang saling berkonflik diturunkan secara oral hingga akhirnya Kalifah Uthman menstandarisasikannya pada sekitar tahun 650 AD. Hadis adalah cerita-cerita tentang Muhammad yang diturunkan secara oral hingga masa Kalifah Umar II mulai mengumpulkannya, yaitu antara tahun 717-720 AD.

    Sirat Rasul Allah, atau “Kehidupan Rasul Allah,” ditulis oleh Ibn Ishaq antara tahun 707-773 AD, dan disimpan kopian-kopiannya oleh Ibn Hisham (wafat tahun 883), dan al-Tabari (839-923). Tahun 1861, Sir William Muir mempublikasikan sebuah terjemahan dalam bahasa Inggris dengan judul “The Life of Mahomet.” Diterjemahkan oleh Edward Rehatsek, diedit oleh Michael Edwards dan dipresentasikan pada Royal Asiatic Society of London in 1898. Universitas Oxford mempublikasikan terjemahan Alfred Guillaume pada tahun 1955.

    Sebuah tinjauan untuk sumber-sumber ini memperlihatkan:

    Yesus adalah seorang pemimpin agama. Ia tidak pernah membunuh seorang pun.
    Muhammad adalah seorang pemimpin agama dan seorang pemimpin militer. Diperkirakan Muhammad telah membunuh sekurangnya 3000 orang, termasuk memenggal kepala 700 orang Yahudi dari Bani Qurayza, yaitu satu suku Yahudi yang ada di Medina, pada tahun 672 AD.
    Orang Yahudi menyerah dan Rasul Allah menahan mereka di Medina…Kemudian Rasul pergi ke pasar…dan menggali parit di sana. Kemudian ia mengirim mereka semuanya ke sana dan memenggal leher mereka dan memasukkannya ke dalam parit-parit itu…Seluruhnya ada 600-700 orang, meskipun ada sejumlah sarjana yang memperkirakan jumlahnya antara 800-900 orang. Ketika mereka dibawa sebagian demi sebagian kepada rasul, mereka bertanya kepada Ka’b, apa yang ia pikirkan untuk dilakukan pada mereka. Ia menjawab,”Tidakkah engkau mengerti? Tidak bisakah engkau lihat bahwa mereka tidak akan pernah berhenti mencemoohkanmu, dan mereka yang sudah ditawan seharusnya tidak diijinkan kembali? Demi Allah mereka harus dihukum mati! Hal ini berlangsung terus seperti itu hingga mereka semua berhasil dibinasakan” (Sirat Rasul Allah)

    Yesus tidak pernah mempunyai budak-budak.
    Muhammad menerima seperlima dari para tawanan yang diperoleh dalam peperangan, termasuk para wanita (Sura 8:41)
    “Muhammad memberikan perintah dan kemudian, kepala kedua pemimpin suku dipisahkan dari tubuh mereka. Penyiksaan dan darah yang tertumpah terlihat semakin mengerikan ketika Muhammad mengutus Bilal untuk menangkap isteri Kinana dan membawanya pada Muhammad… Kemudian Muhammad melepaskan jubahnya dan memakaikannya pada Safiyah dan sekarang Safiyah menjadi miliknya” (Conquest of Khaybar, A.D. 628, Sirat Rasul Allah).

    “Rasul menduduki benteng-benteng orang Yahudi…dan sementara ia berjalan ia membawa para tawanan. Di antara mereka adalah Safiyah, isteri Kinana…Rasul memilih Safiyah untuk dirinya sendiri. Para tawanan lainnya didistribusikan di antara orang-orang Muslim” (Sirat Rasul Allah).

    “Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki” (Sura 4:24).

    Yesus tidak pernah menikah.
    Muhammad punya banyak isteri.
    “Anas berkata,”Biasanya rasul menggilir semua isteri-isterinya dalam satu jam, pada siang dan malam hari, dan jumlah mereka adalah 11 orang.” Aku bertanya pada Anas,”Apakah rasul mempunyai kekuatan untuk itu? Anas menjawab,”Kami selalu mengatakan bahwa rasul diberikan kekuatan 30 orang pria.” (Hadith Sahih al-Bukhari, Vol 1, Buku 5, No.268)

    “Muhammad berkata: ‘Wanita bisa dinikahi untuk agama, hartanya atau kecantikannya. Karena itu nikahilah seorang untuk agama’” (Abu Issa al-Tarmidi, Sunan al-Tarmidi, Medina n.d., p. 275, B: 4, H: 1092).

    “Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu…”(Sura 33:50).

    Ketika perilaku Muhammad diamati, para sarjana Muslim mengatakan bahwa Raja Daud yang ada dalam Alkitab pun juga seorang nabi, namun ia juga membunuh orang, memiliki budak-budak dan banyak isteri. Tetapi Daud hanya ingin memiliki sepotong kecil tanah sebagaimana yang Tuhan telah janjikan kepada Israel. Tak ada perintah Alkitab bagi orang Yahudi untuk menaklukkan dunia.

    Di samping itu, Raja Daud bukanlah pendiri Kekristenan – melainkan Yesus. Alkitab mengatakan bahwa Yesus-lah yang harus menjadi teladan bagi setiap orang Kristen, bukan Raja Daud (Yohanes 13:14-16). Rasul Paulus menulis,”Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.” (1 Korintus. 11:1). Yesus tidak pernah membunuh seorang pun, tidak pernah memperbudak seorang pun dan tidak pernah menikah.

    Yesus tidak pernah memaksa para pengikutNya untuk percaya. Setelah Yesus mengucapkan pernyataan-pernyataan yang keras,”Banyak dari para muridNya yang pergi dan tidak lagi mau mengikutiNya. Kemudian Yesus berkata kepada kedua belas murid,’Apakah kamu pun tidak mau pergi juga?’ Kemudian Simon menjawab,’Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? PerkataanMu adalah perkataan hidup yang kekal’” (John 6:31-69).
    Muhammad memaksa para pengikutnya agar mereka tetap percaya. “Siapapun yang mengganti agama Islamnya, maka bunuhlah dia” (Hadith as-Bukhari, Vol.9, Bk.84, No. 57).
    Yesus mengajarkan bahwa Tuhan adalah Bapa kita (Matius 6:10)
    Muhammad mengajarkan bahwa adalah sebuah penghujatan jika kita menyebut Tuhan sebagai bapa (Sura 5:18).
    Yesus mengajarkan bahwa manusia diciptakan serupa dan segambar dengan Tuhan (Matius 22:20, ref. Kejadian 1:26-27, 9:6).
    Muhammad mengajarkan bahwa Allah tidak bisa digambar (Sura 42:11, Sura 112:4).
    Yesus mengajar,”Ampunilah mereka yang berbuat kesalahan kepadamu (Matius 6:10-15).
    Muhammad memerintahkan para pengikutnya untuk melakukan pembalasan kepada mereka yang berbuat salah terhadap kehormatan, keluarga atau agama mereka.
    Dikisahkan oleh Anas bin Malik: ’Pada hari Penaklukan, Nabi memasuki Mekah, mengenakan sebuah topi baja pada kepalanya. Ketika ia melepaskannya, seorang pria datang dan berkata,”Ibn Khatal sedang bergelantungan pada tirai Ka’bah.” Kemudian rasul berkata,”Bunuhlah dia” (Hadith Sahih al-Bukhari Vol.5, Book 59, No.582).

    “Ibn Khatal…memiliki dua orang budak perempuan yang biasa bernyanyi untuknya dan teman-temannya. Mereka mengucapkan penghinaan kepada Nabi. Kemudian Nabi memberikan perintah yang spesifik yaitu bahwa kedua budak perempuan itu pun harus dibunuh…Yang lainnya (yang harus dibunuh) adalah al-Huwayrith Nuqaydh Wahb Qusyy, yaitu seorang yang biasa menghinanya di Mekah” (Sirat Rasul Allah).

    Yesus tidak pernah membalas mereka yang melakukan kejahatan terhadap diriNya, malahan ia berkata: “Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu yang mereka lakukan.” (Lukas 23:34)
    Muhammad melaksanakan pembalasan ketika ada yang melakukan kekerasan kepadanya, memerintahkan supaya musuh-musuhnya dibunuh.
    “Muhammad mengutus Abdullah untuk melaksanakan diplomasi demi mendapatkan kesempatan membunuh Sofyan. Abdullah pun pergi, berpura-pura bahwa ia berada pada pihak Sofyan. Dan ketika saatnya tepat, ia memenggal leher Sofyan. Ia membawa kepala Sofyan kepada Muhammad , yang saat itu tengah berada di sebuah mesjid di Medina. Muhammad merasa sangat senang, kemudian memberikan tongkatnya pada si pembunuh dan berkata: ‘Ini akan menjadi tanda antara kamu dan saya pada hari kebangkitan. Sesungguhnya, hanya sedikit orang pada hari itu yang punya sesuatu yang bisa ia pakai untuk bersandar’” (Sirat Rasul Allah).

    “Ibn Sa’d Tabaqat melaporkan: Rasul Allah masuk melalui Adhakhir ke dalam kota Mekah…Ia memerintahkan enam orang pria dan empat orang wanita untuk dibunuh” (Kitab al-Tabaqat, written by Ibn Sa’d (A.D. 745-845) (Vol. 2, p. 168).

    Mengikuti Yesus berdasarkan kerelaan, dari dalam keluar.
    Mengikuti Muhammad seringkali karena paksaan, dari luar ke dalam.
    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk (Sura 9-29).

    Seorang martir dalam pemikiran Kristen dan Yahudi adalah seseorang yang mati karena imannya.
    Seorang martir dalam pemikiran Islam adalah mereka yang mati karena imannya, yaitu saat mereka membunuh orang-orang kafir.
    “Diriwayatkan oleh Abu Huraira: ”Rasul berkata,”Orang yang berpartisipasi dalam perang suci demi Allah dan tak ada yang memaksa dia melakukan hal itu kecuali imannya kepada Allah dan RasulNya, maka ia akan diberi balasan oleh Allah, apakah berupa penghargaan atau harta rampasan (jika ia selamat) atau akan dimasukkan ke dalam Firdaus (jika ia terbunuh dalam pertempuran dan menjadi seorang martir’” (Hadith Sahih al-Bukhari, Vol. 1, Bk. 2, No. 35).

    Kekristenan mengajarkan bahwa Tuhan menginginkan sebuah hubungan pribadi dengan setiap individu.
    Islam mengajarkan bahwa individu-individu tidak bisa berelasi dengan Allah, sebab Allah itu transenden dan tidak bisa dikenal.
    Agama Yesus dikenal sebagai agama pengampunan dan kasih
    Agama Muhammad dikenal sebagai agama ketaatan dan takut.
    Tak ada Rasul Yesus yang memimpin tentara. Sebuah desa tidak menerima Yesus “Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: “Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?” Akan tetapi Ia berpaling dan menegor mereka. Lalu mereka pergi ke desa yang lain.” “Sebab Anak Manusia datang bukan untuk membinasakan manusia, melainkan untuk menyelamatkan mereka” (Luke 9:52-56).
    Semua kalifah yang mengikuti Muhammad memimpin tentara. (Kalifah Abu Bakar, Umar, Uthman, Ali, Muawiyyah, Ummayah, Abbasid, dan sebagainya).
    Dalam kurun waktu 300 tahun yang pertama dari sejarah Kekristenan, terjadi sepuluh kali penganiayaan yang dilakukan Roma, dan orang-orang Kristen dilemparkan ke dalam Koloseum untuk menjadi makanan singa. Tidak pernah orang-orang Kristen memimpin sebuah pasukan untuk memerangi mereka yang sudah menganiaya mereka.
    Dalam kurun waktu 300 tahun sejak Islam lahir, orang Muslim menaklukkan Arabia, Persia, Tanah Suci Israel, Afrika Utara, Spanyol, Perancis Selatan, Afrika Tengah, dan menginvasi wilayah-wilayah di Asia dan Asia Kecil.
    Berperang adalah hal yang tidak konsisten dengan teladan Yesus, tetapi tidak demikian halnya dengan Muhammad, yang mana Sirat Rasul Allah melaporkan bahwa Muhammad secara personal memimpin 27 penyerangan.

    Ajaran Yesus bagaimana memperlakukan musuh adalah sbb:

    Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu (Matius 5:44).
    Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu (Matius 5:39).
    Siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu (Matius 5:39).
    Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu (Matius 5:40).
    Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil (Matius 5:41).
    Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga (Matius 6:14).
    Janganlah kamu menghakimi supaya kamu tidak dihakimi (Matius 7:1).
    Berbahagialah orang yang membuat damai (Matius 5:9).
    Berbahagialah orang yang penuh kemurahan, karena mereka akan diberi kemurahan (Matius 5:7).
    Kamu telah mendengar yang telah dikatakan kepada mereka pada zaman dahulu: Janganlah membunuh; dan siapa yang membunuh, dia pantas berada dalam hukuman. Namun, Aku berkata kepadamu bahwa setiap orang yang menjadi marah tanpa sebab terhadap saudaranya, dia pantas berada dalam hukuman; dan siapa yang berkata kepada saudaranya: Raka, dia pantas berada di hadapan Sanhedrin, dan siapa yang berkata: Dungu, ia pantas berada dalam neraka api (Matius 5:21-22).
    Dan sebagaimana kamu menghendaki supaya orang berbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka (Lukas 6:27-36).
    Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, apa saja yang telah kamu lakukan kepada seseorang yang terkecil dari saudara-saudara-Ku ini, kamu telah melakukannya kepada-Ku (Matius 25:40).
    Ajaran Muhammad bagaimana memperlakukan musuh adalah sbb:

    Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir (Sura 48:29).
    Perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu (Sura 9:123, 66:9).
    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian (Sura 9:29).
    Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka (Sura 47:4).
    Jika seseorang berhenti percaya kepada Allah, bunuhlah dia (al-Bukhari 9:84-57).
    Orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu) (Sura 5:51, 60,13).
    Janganlah sekali-kali kamu menjadi penolong bagi orang-orang kafir (Sura 28:86).
    Bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah) (Sura 2:191).
    Tak seorang Muslim pun yang boleh dibunuh karena membunuh seorang kafir (al-Bukhari 1:3; 111).
    Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). (Sura 5:33).

    Apa yang memotivasi para Muslim fundamentalis untuk melakukan kekerasan? Sementara Yesus adalah seorang pemimpin religius, Muhammad adalah seorang pemimpin religius dan militer. Karena itu, usaha untuk memisahkan aspek militan Islam dari aspek religiusnya dapat dikategorikan sebagai sebuah usaha untuk memisahkan/membagi Muhammad.

    Semakin dekat seseorang mengikuti teladan Yesus, maka motivasinya pun semakin penuh dengan damai.

    Semakin dekat seseorang mengikuti teladan Muhammad, semakin militan juga motivasinya.

    Bible Resource Center

    India Outreach Missions

    B.23/24, Aakar Nagar, Katol Road, Nagpur -13.

    Phone: 0712-6460449/9225667749 Email: iom_nagpur(at)rediffmail.com

    © Answering Islam, 1999 – 2012. All rights reserved.

    • bertobatlah saudaraku………….
      tidakkah anda sadar dengan apa yang anda tulis??? mengapa anda begitu merendahkan Tuhanmu sendiri? yesus yang engkau anggap Tuhan harus anda bandingkan dengan Muhammad yang hanya seorang manusia biasa? dimana logika keTuhanan anda? pantaskah itu?
      silahkan renungkan kembali ucapan2 anda saudaraku…..jika anda tetap ngotot untuk membandingkannya, berarti secara tidak langsung anda telah menganggap yesus bukan Tuhan tetapi adalah manusia sebagai utusan Tuhan seperti halnya Muhammad. Apakah memang anda juga mengakui kalau yesus adalah manusia biasa? saudaraku setidaknya ini adalah langkah awal dari diri anda sendiri untuk menguak kebanaran dari agama anda….dan langkah itu semakin mantap jika anda menulis perbandingan antara adam, ibrahim, sulaiman, daud, musa, yesus (isa) dan Muhammad,. maka anda akan cepat mencapai titik pencerahan itu.
      karena inti dari tulisan anda ini adalah penyampaikan sebuah kebenaran yang bertitik berat pada kontek pembawa sebuah ajaran atau AGAMA.
      pertanyaan saya kepada anda:
      apakah sejak manusia diciptakan dibumi ini sebuah agama dibawa/disampaikan/disebarkan oleh siapa? jika yang mempunyai agama adalah TUHAN maka penyampai Agama tersebut pastilah Utusan Tuhan itu sendiri.
      trimakasih.

  4. Sebenarnya sebagai seorang nasrani hati saya sakit, namun Yesus mengajarkan untuk memaafkan dan mengasihi siapapun, termasuk Anda yg sudah tanpa merasa bersalah menghakimi keyakinan dan kepercayaan saya. Apa yang Anda katakan di atas mengenai agama saya, mendorong saya untuk lebih mengamalkan kasih, kesabaran dan kerendahan hati. Tuhan Yesus wafat dalam kerendahan hati yang tiada tara, Tuhan yang disamakan dengan manusia, bahkan manusia yg lebih rendah dari kriminal, teladan yang begitu indah dalam agama Nasrani, yang saya yakin tidak ditemukan di agama lain. Salam.

  5. YESUS ANAK ALLAH

    Istilah Anak Allah yang merupakan predikat dari Yesus bukan berarti bahwa Yesus dilahir oleh Allah secara biologis.
    KIta akan simat ayat2 Alkitab di bawah ini yang menunjukkan mengapa Yesus di sebut sebagai Anak Allah.

    Identitas Yesus sebagai Anak Allah di kabarkan oleh Malaikat menjelang kelahiran Yesus, Lukas 1:26-32, “Dalam bulan keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan,..: nama perawan itu Maria…Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan anak laki-laki..Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi..”

    Setan mengakui bahwa Yesus Anak Allah.
    Setan dengan pertanyaan yang licik dan menjebak berkata kepada Yesus, Lukas 4:3,4, ” Lalu berkatalah Iblis kepadaNya:” Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”
    Lukas 4: 41, setan2 berteriak : ” Engkau adalah Anak Allah”.
    Lukas 8:28, setan yang merasuki tubuh seorang laki2 berkata dengan suara keras :” Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi.”
    Matius 27:54, kepala pasukan mengakui : “Sungguh Ia ini adalah Anak Allah”
    Bahkan Allah sendiri mengakui Yesus adalah Anaknya, sesaat setelah Yesus di baptis, Lukas 3:22, terdengar suara dari langit “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
    Yohanes yang membaptis Yesus di Yohanes 1:33-34, mengatakan : “..tetapi Dia yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia Inilah Anak Allah.”

    Mengapa Yesus di sebut Anak Allah?

    Atas dasar apa para Malaikat, setan, Rasul2 Yesus, kepala tentara dan bahkan Allah sendiri mamanggil Yesus dengan identitas Anak Allah.

    Di kisah 10:43, Rasul Petrus memberi kesaksian bahwa “Tentang Dialah ( Yesus ) semua nabi memberikan kesaksian”
    Di Roma 1:2-3, Rasul Paulus memberikan penjelasan’
    Injil itu telah di janjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci, tentang Anak-Nya, yang menurut daging di peranakan dari keturunan Daud, dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus.

    Ya, para nabi memberi kesaksian tentang Yesus ribuan tahun sebelum Yesus lahir.

    Sebelum Abraham ada, Aku (Yesus) telah ada
    Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Kata para pemuka Yahudi kepada-Nya, “Sekarang kami tahu bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Siapa saja yang menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Apakah Engkau lebih besar daripada bapak kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabi pun telah mati; dengan siapa Engkau samakan diri-Mu?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan aku menuruti firman-Nya. Abraham bapakmu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.” Lalu kata para pemuka Yahudi itu kepada-Nya, “Umur-Mu belum lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum Abraham ada, Aku telah ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melem;pari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah. (Yoh 8:51-59).

    Sepanjang pembicaraan-Nya dengan para pemuka Yahudi, Yesus telah memberi indikasi tentang identitas-Nya. Hal ini membuat marah para lawan-Nya dalam proses komunikasi tersebut. Sampai titik ini, mereka telah mencap-Nya sebagai seorang pembohong, menuduh diri-Nya sebagai seorang Samaria dan kerasukan setan (lihat Yoh 8:48). Jadi, tidak mengherankanlah kalau mereka kemudian bertanya kepada-Nya: “Dengan siapa Engkau samakan diri-Mu?” (Yoh 8:53). Sungguh sukar bagi mereka untuk menerima apa yang dikatakan Yesus, bahwa diri-Nya lebih besar daripada Bapak Abraham (lihat Yoh 8:52-57). Akan tetapi, situasinya menjadi semakin “parah” ketika Yesus berkata: “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum Abraham ada, Aku telah ada” (Yoh 8:58). Karena pernyataan-Nya itu mereka mengambil batu untuk melempari Dia (lihat Yoh 8:59).

    Yoh 17:24, Yesus berdoa :
    Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
    Dihadirat Allah, Yesus sudah ada sebelum dunia di jadikan.

    Lalu.. siapa Yesus sebenarnya ? kenapa permulaannya ada sejak jaman dahulu kala, bahkan Yesus ada bersama Allah sebelum dunia dijadikan.

    Yesus adalah mahluk Roh yang pertama atau Malaikat pertama yang di jadikan
    oleh Alllah.

    Amsal 8:22-31, menjelaskan bahwa Yesus adalah ciptaan Allah yang pertama.
    8:22 TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.
    8:23 Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.
    8:24 Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air.
    8:25 Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir;
    8:26 sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama.
    8:27 Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya,
    8:28 ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras,
    8:29 ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi,
    8:30 aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya;
    8:31 aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku.

    Kesaksian Rasul Paulus juga menegaskan bahwa Yesus adalah permulaan ciptaan Allah, dengan kata lain Yesus adalah Malaikat pertama yang di ciptakan oleh Allah.
    Kolose 1:15-20
    Keutamaan Kristus
    1:15 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan
    1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu , yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
    1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
    1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati , sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
    1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
    1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya , baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

    Bahkan Yesus sesudah dibangkitkan dan berada di Sorga, menegaskan melalui sebuah wahyu yang di sampaikan kepada Yohanes, bahwa Dia adalah permulaan ciptaan Allah.
    Wahyu 1:1-3
    1:1 Inilah wahyu Yesus Kristus , yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.
    1:2 Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.
    1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
    dan di pasal 3:14, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa Dia adalah “permulaan dari ciptaan Allah”

    Yesus ikut serta dalam proses penciptaan alam semesta, termasuk penciptaan manusia yang pertama Adam dan Hawa.
    Ibrani 1:1-4 menjelaskan hal itu ..”Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta”
    (Ibrani 1:1-4) Allah Berfirman dengan perantaraan Anak-Nya
    1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
    1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
    1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
    1:4 jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

    Bagaimana Yesus yang berada di Sorga bisa berada di Bumi dan lahir sebagai manusia.

    Ini adalah hasil kerja Roh Suci Allah yang memindahkan kehidupan Yesus di Sorga untuk lahir sebagai manusia di bumi.
    Ibrani 1:5-13
    1:5 Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: “Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?” dan “Aku akan menjadi Bapa-Nya dan Ia akan menjadi Anak-Ku?”
    1:6 Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”
    1:7 Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: “Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api.”
    1:8 Tetapi tentang Anak Ia berkata: “Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.
    1:9 Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.”
    1:10 Dan: “Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
    1:11 Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
    1:12 seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.”
    1:13 Dan kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu Ia pernah berkata: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?”

    Derajat Yesus pada saat di bumi sedikit lebih rendah dari pada Malaikat-Malaikat.
    Ibrani 2:5-9
    2:5 Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.
    2:6 Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: “Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
    2:7 Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,
    2:8 segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya. ” Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya.
    2:9 Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

    Dan di ayat-ayat berikut nya kita bisa lihat alasan2 mengapa Allah membawa putraNya untuk lahir sebagai manusia.
    Ibrani 2:10-18
    10: Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah–yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan–,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.

    11: Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,

    12: kata-Nya: “Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,”

    13: dan lagi: “Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya,” dan lagi: “Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku.”

    14: Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

    15: dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

    16: Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.

    17: Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

    18: Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

    Mungkin cukup itu saja pembuktian saya bahwa Yesus adalah Anak Allah karena memang Yesus adalah Anak yang pertama dijadikan oleh Allah, Malaikat pertama yang diciptakan.

    Sebagai referensi malaikat2 di sorga di sebut sebagai Anak-Anak Allah.
    Ayub 1:8, “Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap Tuhan..”

    Salam
    Hendharto

    • mengapa saudara tidak menyebut ayat yang mengatakan anak ALLAH yang hanya tidak ditujukan kepada yesus saja? kira2 ada gak ayat lain yang menyebut Anak ALLAH itu ditujukan kepada orang lain? jika anda mau jujur sampaikan pula disini, biar kita semua mengetahui dengan jelas jika sebutan anak ALLAH itu tidak hanya untuk yesus……hehehehehe….

      “Mungkin cukup itu saja pembuktian saya bahwa Yesus adalah Anak Allah karena memang Yesus adalah Anak yang pertama dijadikan oleh Allah, Malaikat pertama yang diciptakan.”

      saya kira itu adalah kalimat yang teramat bijak untuk saya secara pribadi saudara Hendharto. jika saya mengartikan kalimat anda diatas adalah:
      1. yesus anak ALLAH = yesus sebagai anak dan ALLAH sebagi orang tua.
      jadi disini ada dua kepribadian yang berbeda, yang satu adalah anak yang kedua adalah orang tua. dan terbukti dari sini bahwa yesus dan ALLAH tidaklah sama atau tidaklah satu kepribadian.
      2. yesus adalah anak yang pertama dijadikan oleh ALLAH= berarti yesus adalah anak pertama atau anak sulung yang dijadikan ALLAH, jika demikian berarti ALLAH mempunyai anak yang kedua atau yang ketiga atau yang seterusnya. bolehkah saya bertanya kepada anda, kira2 siapa saja nama anak2 ALLAH yang berikutnya dan ada berapa jumlah total anak ALLAH tersebut? lalu untuk kata “dijadikan” ini akan identik dan bersinonim dengan kata yang “diciptakan”, menarik sekali kata ini buat saya. jika ada kata dijadikan, berarti ada yang menjadikan dan sudah barang tentu jelas menurut anda bahwa yang menjadikan yesus sebagai anak pertama adalah ALLAH. berarti sekali lagi anda telah mempertegas jika yesus itu ciptaan ALLAH dan bukan ALLAH itu sendiri. dan ini akan mengaris bawahi dari artikulasi penggalan kalimat anda yang pertama yakni yesus anak ALLAH. ALLAH dan yesus adalah dua kepribadian yang berbeda karena ALLAH yang menciptakan yesus dan yesus adalah ciptaan ALLAH.
      3. …malaikat yang pertama diciptakan = berarti yesus itu juga termasuk malaikat, sedangkan malaikat itu juga makhluk ciptaan ALLAH. berarti penggalan kalimat yang terakhir ini anda benar2 mempertegas jika yesus bukanlah ALLAH, karena yesus adalah ciptaan ALLAH.

      sekian saja dari saya dan trimakasih kepada anda karena anda telah mempertebal keimanan saya.

  6. ngapa kita harus bertengkar tnntang msalah agama..?
    cukup lah kita mengoreksi diri sendiri..
    kita seharus ny tidak saling mengjek agama laen..
    apa kalian tidak prnah di ajrkan itu..? hay kaum muslim.

  7. Kita tidak membicarakan tentang pencelaan agama masing-masing, kita berargumen tentang sejarah dan kebenarannya. Hanya saja terjadi kesalahan dalam penyampaian disini. Semua agama itu benar dalam spekulasi masing-masing, yang harus kita ketahui sebagai umat adalah kebenaran yang sesungguhnya tentang agama tersebut melalui sejarahnya.

    • Semua Agama itu benar???
      hehehe bung Jika dicermati secara seksama, semua agama lahir dan hadir lengkap dengan “klaim kebenaran” (truth-claim)nya, baik secara explisit ataupun implisit. Masalah apakah klaim-klaim kebenaran ini valid atau tidak, rasional atau irasional, that’s another issue. Dengan kata lain, tidak ada agama yang tidak membuat klaim kebe­naran. Hanya saja terdapat perbedaan di antara agama-agama dalam memandang klaim kebenaran ini, antara lain:

      Eksklusivisme, yaitu bahwa kebenaran absolut hanya dimiliki suatu agama tertentu secara eksklusif. Klaim ini tidak memberikan alternatif lain apapun. Ia tidak mem­berikan konsesi sedikitpun dan tidak mengenal kompromi. Ia memandang kebenaran (truth) secara hitam-putih. Klaim kebenaran absolut ini secara umum terdapat di setiap agama. Namun ia terrepre­sentasikan secara demonstratif oleh agama-agama semitik: Yudaisme, Kristen dan Islam, yang mana masing-masing saling meng­klaim diri yang paling benar.

      Dan klaim eksklu­sivitas dan absolutisme kebe­naran ini kemudian ditopang dengan konsep juridis tentang “keselamatan” (juridical concept of salvation), di mana masing-masing agama tersebut meng­klaim diri sebagai satu-satunya “ruang” soteriologis (soterio­logical space) yang hanya di dalamnya, atau “jalan” soterio­logis (soteriological way) yang hanya melaluinya, manusia dapat mendapatkan kesela­matan (salvation) atau kebe­basan (liberation) atau pencerahan (enlightenment) – suatu hal yang semakin menambah mantap dan kuatnya klaim kebenaran absolut dan eksklusif tersebut.
      klaim kebenaran (truth-claim) bagi agama adalah sesuatu yang alami atau natural. Lebih dari itu, ia merupa­kan esensi jati-diri sebuah agama.

      BAGI ANDA MENGATAKAN SEMUA NYA BENAR SILAHKAN BACA https://ekspresidiri.wordpress.com/2012/02/12/pluralisme-agama-gagasan-orang-dungu/

      • Tujuan iman Islam tidak ada tertulis di dalam Alquran maupun Hadits.

        Tidak ada keselamatan di dalam Islam. Tidak ada tertulis di dalam Alquran maupun Hadits. Bahkan mereka ditetapkan dan dipastikan masuk neraka.(Qs 19:71)
        Umat Islam berharap akan dipindahkan dari neraka ke sorga.(Qs 19:72)
        Nasihat Muhammad kepada anaknya sendiri, Fatimah: “Beramalah sebanyak-banyaknya, sebab aku tidak bisa menyelamatkan kamu.”

        Muhammad tidak tahu pasti akan selamat masuk sorga.

        Muhammad memberikan jawaban terus terang: “Aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku dan dirimu.”(Qs 46:9)

        Muhammad sendiri pun didoakan oleh umat Islam karena tidak tahu akan selamat atau tidak. Doa shalawat nabi diucapkan 5 kali sehari. Jadi nabinya umat Islam sampai hari ini belum juga selamat, apalagi pengikut-pengikutnya.

        Sudah jelas dan sudah pasti, umat Islam ditetapkan dan dipastikan masuk neraka. Semua orang, tidak terkecuali, orang baik maupun jahat, akan masuk neraka. “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kepastian yang sudah ditetapkan”(Qs 19:71)

      • TIDAK ADA KEBENARAN,KESELAMATAN DAN HIDUP KEKAL DI DALAM ISLAM!!!

        Al-Quran dan Islam tidak mengenal konsep “Penebusan Dosa dan Pengampunan dosa”. Sebab tanpa penumpahan darah tidak ada penebusan dosa dan pengampunan dosa. Al-Quran mengajarkan umatnya muslim untuk datang kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Kudus dengan perbuatan,amal pahala dan kebenaran diri.Islam menolak anugerah keselamatan dan hidup yang kekal yang telah ditetapkan oleh Allah sendiri yaitu Yesus Kristus sebagai jalan Pendamaian dan Penebusan atas segala dosa kita umat manusia.

        Allah-SWT tidak ada memberikan tanda perjanjian kepada umat Islam/Muslim maupun perintah memberikan tanda perjanjian melalui Muhammad.Adapun perayaan Hari Raya Idul Adha (Kurban) tidak ada sangkut pautnya dengan Abraham,karena Al-Quran dan Islam tidak mengenal konsep Penebusan dan Pengampunan dosa.Karena yang berhak menurut kitab Musa untuk mempersembahkan kurban bakaran dan Penebusan dosa bagi umat ialah keturunan Imam Besar Musa,Harun dan suku Lewi (Dari Suku Israel Sendiri). Dan Agama Yahudi (Yudaism) jauh lebih dulu ada,jaraknya kurang lebih 4500 tahun.Islam dibawa oleh seorang Arab yang bernama Muhammad sekitar tahun 632 M dan Al-Quran baru ada tahun 732 M. Islam mengadopsi ritual Penyembahan Berhala dari pagan Arab yaitu ritual penyambahan berhala yang isinya batu hajar Aswad (batu hitam) yaitu “Kabbah” yang menyerupai vagina wanita. ( ^_*)

        Al-Quran dan Islam tidak percaya dan tidak mengakui hakekat manusia keturunan Adam dan Hawa yang telah rusak total dan yang telah dijatuhi hukuman kekal oleh Allah Sang Pencipta. Karena semua manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Upah dosa ialah maut (kebinasaan, hukuman dan kematian kekal).

        Al-Quran dan Islam buta sejarah,tidak mengenal kronologis waktu,eror dalam sains dan teknology dan kitab sucinya 75 % diambil dari cerita-cerita di Taurat dan Injil. Al-Quran Dan Islam menentang semua yang diwahyukan dan dinubuatkan oleh Tuhan Allah yang ada di Alkitab. Al-Quran dan Islam memutar balikkan Alkitab.Dan penulis kitab suci Al-Quran tidak memiliki dan mengetahui kronologis waktu sehingga penuh kepalsuan dan kebohongan bila diterangi dan disorot oleh Alkitab.

        Semoga dibukakan Tuhan mata rohani mereka yang belum percaya.

    • Untuk orang-orang yang menghina Yesus Kristus, sudah jauh2 hari dinubuatkan bahwa akan ada orang-orang seperti kalian, jadi gak heran kalo kalian begitu getol menghina Yesus yang adalah Juru Selamat manusia, apalagi menjabarkan keTuhanan Yesus dgn pengertian/hikmat kalian yg begitu dangkal dan terlalu mudah percaya artikel-artikel internet yg ditulis sama orang2 yang gak jelas. Satu pesan saya bertobatlah, kalo gak mau ya silahkan terus-terusan menghina Tuhan Yesus, tapi jangan kaget kalo kalian sudah disediakan kapling paling hot di neraka. Doa saya suatu ketika kalian diberikan wahyu/penglihatan tentang siapa Yesus itu. Kalo kalian penasaran, cari saja ustad2 yang sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, banyak koq yang sudah pindah agama lantaran tidak menemukan Kedamaian dalam Islam. Bahkan al quran yang mereka baca khatam berkali2 pun menunjukan bahwa Yesuslah Tuhan yang layak disembah.
      Segala Pujian, Hormat, dan Kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus – Raja diatas segala raja.

      • 1. menarik sekali pernyataan anda dan saya sepakat sekali karena sebagai umat beragama kita tidak boleh menghina atau menghujat agama alin beserta simbol2nya. tapi sayang masih banyak teman2 yang tidak bisa menahan nafsunya baik dari teman muslim atau kristen sendiri, bahkan baru2 ini penghinaan akan nabi Muhammad betul2 mencerminkan kebodohan dalam beragama.

        2. saudaraku…disini saya tidak akan mengomentari pernyataan anda yang mungkin tidak anda sadari bahwa anda juga sedikit telah terseret dalam nafsu kemarahan yang tidak membangun.

        3. sudara Crusader…..yang sangat menarik bagi saya dalah pernyataan anda adalah tentang ustad2 yang telah pindah keyakina dari islam menuju kristen karena ustad2 ini tidak menemukan kadamaian dalam islam. Dan saya sudah mencarinya, tetapi saya tidak bisa menemukannya dan yang saya temukan adalah manusia2 pendusta atau ustad2 palsu yang mengaku2 ustad/kyai. keturunan kyai, mempunyai pondok pesantren dll tapi sebenarnya itu adlah bohong belaka. itulah yang saya temukan saudara crusader…..bukan ustad2 sungguhan. Apakah ustad2 ini yang anda maksudkan? jika iya berarti saya sudah menemukan jawabannya, dan jika tidak saya mohon dengan hormat kepada anda untuk memberikan linknya kepada saya biar saya bisa memastikannya. terimakasih.

  8. Untuk yang meragukan Nabi Isa (Yesus) itu Tuhan silakan buka Alquran anda dan silakan jawab terlebih dahulu:
    1.adakah manusia yang suci?
    2.adakah manusia yang terkemuka di dunia dan akhirat?
    3.adakah manusia yang mengetahui hari kiamat?
    4.adakah manusia yang bisa menciptakan burung sementara Tuhan menciptakan lalat?
    5.adakah manusia yang kembali ke diri Allah (bukan ke sisi Allah) selain Tuhan itu sendiri?
    6.adakah manusia yang berhak membenarkan kitab Allah yang diturunkan sebelumnya selain Tuhan?

    Bila jawabnya tidak ada manusia yang seperti itu lalu mengapa Nabi Isa dituliskan seperti yang saya tanyakan di atas dalam Alquran dan Hadits?

    Baca Surat Ali Imran, Surat Al Maidah, Surat An Nisa, Surat Az Zukhruf, Hadits Shahih Bukhari..

    Semua tentang Nabi Isa tersirat dalam Alquran, carilah Tuhanmu dengan hatimu, bukan dengan emosimu..

    Nabi Isa itu adalah Alpha dan Omega, yang awal (sebelum Nabi Adam ada) dan yang akhir (hari kiamat) bukan berada di awal dan akhir tapi mengawasi, menjaga dan menyertai kita, dari awal hingga akhir..

    Tuhan itu universal milik segala umat, bukan kekerasan yang Dia kehendaki namun Cinta Kasih antar sesama, bila kalian belum bisa memaknai ini jangan berpikir kalian bisa mengasihi dan mengenal Tuhanmu..

    Dalam Injil Matius 7:15-20 disebutkan Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

    Demikian juga disebutkan di Injil Lukas 6:43-45.

    Mengenai Alkitab sudah tidak asli lagi maka saya tanya kembali:
    1.selemah itukah Tuhan tidak bisa menjaga Kalam Allah sampai ke akhir dunia?
    2.bila Firman Allah berubah2 berarti Tuhan itu tidak konsisten terhadap Firman-Nya?

    sedikit informasi bahwa Alquran diturunkan 600 tahun setelah Nabi Isa, siapa yang lebih mengenal Nabi Isa, Muhammad atau Rasul2 yang menulis Injil? sedikit info juga bahwa Injil bukan diturunkan pada Nabi Isa seperti yang dituliskan di Alquran namun Injil itu ditulis oleh 4 Rasul yang mengikuti Nabi Isa kemanapun Beliau berkotbah dan berisi semua ajaran Nabi Isa semasa di dunia..

    Mengenai Tuhan tidak bisa berada di tempat berbeda di waktu yang sama:
    1.apakah kuasa Illahi hanya sebatas pemikiran kalian saja karena kalian menganggap hal itu tidak mungkin?
    2.Tuhan ada dimana2 termasuk di hatimu dalam wujud Rohul Qudus, apakah ini berarti kalian tidak mengakui Tuhan bisa tinggal di hati kalian?

    Dalam Injil Yohanes 10:30 Nabi Isa (manusia suci – tak pernah berbohong) berfirman “Aku dan Bapa adalah satu.”

    Dalam Injil Markus 12:29 Nabi Isa bersabda:
    LAI TB, Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
    KJV, And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord

    Jadi siapa yang berkata Tuhan orang Kristen ada tiga?
    Ibarat kata, bila kita berbicara dengan satu orang bodoh maka justru akan menjadikan dua orang bodoh di dalam percakapan itu dan jadi percuma..

    Satu lagi yang perlu ditekankan, TIDAK ADA AGAMA TUHAN, karena agama itu hanya cara, Tuhan itu lebih ke konsep keselamatan, percayalah maka kalian diselamatkan, bertobatlah karena Surga itu bukan hal yang cuma2..

    Nabi Isa Almasih itu mengetahui Jalan Yang Lurus (Surat Al Fatihah 6 dan Surat Az Zukhruf 61), pilihan tetap di hati kita, menjadi pengikut Nabi Isa (Almasihi) atau menjadi Anti Almasihi (pengikut Dajjal)

    Pilihan juga ada di antara mana yang lebih berkenan di mata TUhan, kebaikan dan kasih sayang atau kekerasan dan perbudakan?

    Selamat mengenal Tuhanmu dengan segenap hatimu, saudara2ku, yang namanya iman tidak bisa dipaksakan, pilihan kembali ke diri kalian masing2 sebagai sesama manusia, saling mengasihilah..

  9. Tuhan/Allah itu tidak bisa dipikirkan melalui logika, hanya bisa dirasakan melalui doa. Jadi hargailah setiap antar umat beragama, kita hidup di dunia (bahkan di indonesia) itu tidak sendiri. So give PEACE and LOVE for everyone in this world…

  10. Hai saudara 2 gak usah repot repot deh ngurusin agama kami toh agama kami gak merugikan sodara2 sekalian kan coba deh urus urusan pribadi kalian ato coba deh buka tuh mata lebar2 smua negara2 maju di dunia ini kan mayoritas agama kriten atau lihat tuh contoh nya negara America. Dan agama kriten itu tidak Suka menghujat atau menjatuhkan agama orang mungkin Klen gak Ada kerjaan lain lagi Kah makanya Klen hanya meng habiskan waktu Klen tuh hanya menghujat dan menghakimi agama Kristen?
    Kasian kali
    GBU
    Salam sejahtera
    Tuhan Yesus memberkati Amin

  11. karin,: maaf sebelumnya…. Pemikiran Allah tdak dapat terselami akal manusia.
    ,,siapakah manusia yang yapat dibandingkan dengan Allah??? muhamad yang kalian agungkan hanya MANUSIA BIASA dia hanya butiran debu ,..
    sedangkan yang kami sembah adalah Yesus,yang adalah Tuhan itu sendiri…
    kalian menyembah allah yang bahkan namanya saja kalian tidak tahu,,allah-allah di dunia ini banyak,,,lalu Allah mana yang kalian sembah? Tidak jelas………..

    “Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia (Yesus/Isa Al-Masih), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12)

    “Supaya dalam nama Yesus (Isa Al-Masih) bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku, “Yesus Kristus (Isa Al-Masih) adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Injil, Surat Filipi 2:10-11)

    kristen = pengikut kristus (yesus)

    berdasarkan itu saya dapat dengan tegas,yakin dan percaya bahwa jika seorang tidak percaya kapada yesus maka ia tidak akan diselamatkan.. dan itu pun berlaku untuk anda dan semua orang yang seiman dengan anda,,semua perbuatan baik anda yang kalian sebut pahala, tidak ada artinya,,,semuanya tidak akan diselamatkan kecuali percaya didalam nama Yesus..

  12. Bagi anda yang sudah menfosting gambar dengan tidak sopan,beranda tidak memiliki aklah budi dan fikiran yang logis sehingga anda membuat hal yang tidak enak di baca oleh orang-orang kami yang percaya kan Tuhan Yesus.
    Perlu anda ketahui agama kami lebih dulu dari agama anda,agama anda itu muncul karna dari keserakahan orang yang ingin menciptakan dan mendapatkan pengikut,perlu anda ketahui juga kalau Tuhan Yesus selalu menampakan diri kepada orang-orang yang percaya.Sedangkan Muhamad yang anda yakini tidak pernah tau sampai sekarang wujudnya seperti apa.

  13. AJARAN APA YANG MENGATAKAN MENGEJEK ITU BENAR DAN AJARAN MANA YANG MENJAMIN SESEORANG AKAN MASUK SURGA APABILA MENGHINA ORANG YANG BERBEDA DARINYA ? KAMU ADALAH CERMINAN AGAMA MU DAN AGAMAMU MENCERMINKAN KAMU JANGAN LAKUKAN SESUATU YANG BURUK APABILA KAMU MEMILIKI AGAMA KARENA BUKAN KAMU YANG DIHINA MELAINKAN AGAMAMU , dan saya merasa kamu harus dapat sesuatu untuk menghina dan menfitnah sesuatu yang belum kamu ketahui pasti ingatlah , mungkin kamu memandang kami dari apa yang kami pujaa dan marah karena apa yang kami yakini tapi jangan sampai menyakiti hati karena kamu tahu Tuhan APAPUN itu tidak akan membenarkan dan membela siapapun yang menyakiti orang yang tidak bersalah

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s