MATERIALISME WARISAN BANI ISRAIL

Dunia kita sekarang dilanda arus pemikiran materialisme warisan bani Israil. Tidak saja mempengaruhi pandangan hidup dan prilaku keseharian, tetapi juga pola keilmuan. Pengetahuan modern sekarang, mana ada yang tidak berlandaskan filsafat materialisme pasca renaissance? Bahkan ummat Islam sendiri (terutama kalangan intelektualnya), tak sadar telah menjadi pewaris anak turun (bani) Israil. Bukan dalam artian genetis, tetapi dalam artian penganut setia pola pandang keilmuan dan pandangan hidup yang materialistik itu. Inilah dosa terbesar kaum muslimin yang tak pernah disadarinya.

Sehari minimal 17 kali orang muslim yang taat mengucapkan di depan Allah ketika menghadap-Nya, memohon agar jangan dimasukkan dalam kelompok orang-orang sesat (Al-Maghdub) dan orang-orang durhaka (Ad-Dhollin).

Inilah kelompok Nashrani dan Yahudi menurut sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi. Kelompok yang telah dilaknat Allah hingga akhir zaman sampai zaman akhirat besok.

Tetapi apa lacur, kaum muslimin yang telah mengucap ikrar itu setelah usai sholat dipastikan kebanyakannya lalai dan lupa. Maka dia pakailah semua pandangan dan idea mereka ketika menjalankan proses kehidupan di muka bumi. Misalnya?

* Dalam berpolitik dan mengambil keputusan, dia meninggalkan ajaran musyawarah yang pernah ditunjukkan-Nya sebagai cara terbaik bagi manusia, lalu menggantinya dengan ajaran Demokrasi warisan yahudi.
* Ketika manusia diperintah-Nya belajar keilmuan kepada-Nya langsung seperti halnya Adam as, manusia kebanyakan lebih percaya menekuni literatur Yahudi yang tebalnya seperti bantal keledai.
* Ketika manusia disuruh-Nya berketurunan yang banyak, manusia malah taklid pada ajaran Yahudi yang menganjurkan pembatasan kelahiran.
* Ketika wanita diperintah-Nya menutup aurat, mereka malah memakai pakaian yang menonjolkan auratnya.
* Ketika Dia mengajarkan kalau makan duduk, tetapi dgn alasan modernitas, kita makan sambil berdiri dalam pesta “standing partiy” seperti hewan yang dicontohkan budaya Barat yang yahudisme.

Banyak lagi pola pandang dan pola keilmuan Bani Israil yang materialistik itu menjadi anutan ummat islam kini. Sehingga istilah “Bani Israil” akan memiliki makna yang lebih luas dari sekedar makna etnis yahudi semata. “Bani Israil” hakekatnya adalah siapa saja dari anak turun manusia (putih, kuning, hitam) yang mewarisi pola pandang keilmuan dan prilaku orang yahudi. Sehingga di Indonesia, akan banyak ditemukan Yahudi-jawa, Yahudi-madura, Yahudi-bugis, Yahudi-padang, Yahudi-banjar, Yahudi-sunda dan seterusnya. Mereka orang melayu dan bahkan muslim, tetapi pola keilmuan dan pola pandangnya sebangun dan menjiplak habis kaum yahudi yang ada di Amerika, Eropa atau di Yerussalem.

Inilah dosa dan kesalahan kaum muslimin terbesar, dan tak pernah disadarinya. Melawan Amerika, Israel, dominasi Barat dan Timur, percuma saja dan akan sia-sia selama pola pandang kita masih sama dan sebangun dengan pola pandang dan pola keilmuan mereka. Meski ada beberapa kali Pemilu dan pergantian Presiden di negeri ini, serta sistem politik dan rezim terus berganti, tak akan pernah ada perubahan mendasar bila manusia-manusia yang terlibat di dalamnya masih memakai “baju” yang sama , masih memakai”kerangka fikir/frame of worl” yang sama dengan mereka. Oleh sebab itu, bila hukuman Allah berupa azab terus saja berdatangan di negeri ini, itu memang seharusnya terjadi. Mana ada penduduk yang negeri dan warganya terlaknat di mata Allah, akan memperoleh ketenangan dan kedamaian sampai besok mereka masuk neraka, bila tak mau sadar akan dosa dan kesalahannya? Itulah dosa Keilmuan.

Pengirim: elfina@liputan6.com

Iklan

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s