ALLAH,NAMA TUHAN

Kata ‘Allah’ merupakan nama Tuhan yang paling populer. Apabila anda berkata :”Allah..”, maka apa yang anda ucapkan itu telah mencakup semua nama-nama-Nya yang lain, sedangkan bila anda mengucapkan nama-nama-Nya yang lain – misalnya ‘ar-Rahmaan’, ‘al-Malik’ dan sebagainya – maka ia hanya menggambarkan sifat Rahman, atau sifat kepemilikan-Nya. Disisi lain, tidak satupun dapat dinamakan Allah, baik secara hakikat maupun secara majazi, sedangkan sifat-sifat-Nya yang lain – secara umum – dapat dikatakan bisa disandang oleh makhluk-makhluk-Nya. Bukankah kita dapat menamakan si Ali yang pengasih sebagai ‘Rahiim’?, atau Ahmad yang berpengetahuan sebagai ‘Aliim’?. Secara tegas, Tuhan Yang Maha Esa itu sendiri yang menamakan dirinya Allah.

14. Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. (Thaahaa). Innanii = sesungguhnya Aku, anaa = Aku, Allaahu = Allah, laa ilaaha = tidak ada tuhan, illaa = melainkan, ana = Aku…

Dia juga dalam Al-Qur’an yang bertanya :”hal ta’lamu lahuu samiyyaa..” (Surat Maryam ayat 19). Ayat ini, dipahami oleh pakar-pakar Al-Qur’an bermakna :”Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang bernama seperti nama ini..?” atau :”Apakah engkau mengetahui sesuatu yang berhak memperoleh keagungan dan kesempurnaan sebagaimana pemilik nama itu (Allah)?” atau bermakna :”Apakah engkau mengetahui ada nama yang lebih agung dari nama ini?”, juga dapat berarti :”Apakah kamu mengetahui ada sesuatu yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?”

Pertanyaan-pertanyaan yang mengandung makna sanggahan ini kesemuanya benar, karena hanya Tuhan Yang Maha Esa yang wajib wujudnya itu yang berhak menyandang nama tersebut, selain-Nya tidak ada, bahkan tidak boleh. Hanya Dia yang berhak memperoleh keagungan dan kesempurnaan mutlak, sebagaimana tidak ada nama yang lebih agung dari nama-Nya itu.

Para ulama dan pakar bahasa mendiskusikan kata tersebut antara lain apakah ia memiliki akar kata atau tidak. Sekian banyak ulama yang berpendapat bahwa kata ‘Allah’ tidak terambil dari satu akar kata tertentu, tapi ia adalah nama yang menunjuk kepada zat yang wajib wujud-Nya, yang menguasai seluruh hidup dan kehidupan, serta hanya kepada-Nya seharusnya seluruh makhluk mengabdi dan bermohon. Tetapi banyak ulama berpendapat, bahwa kata ‘Allah’ asalnya adalah ‘Ilaah’, yang dibubuhi huruf ‘Alif’ dan ‘Laam’ dan dengan demikian, ‘Allah’ merupakan nama khusus, karena itu tidak dikenal bentuk jamaknya. Sedangkan ‘Ilaah’ adalah nama yang bersifat umum dan yang dapat berbentuk jamak (plural), yaitu ‘Alihah’. Dalam Bahasa Inggeris, baik yang bersifat umum maupun khusus, keduanya diterjemahkan dengan ‘god’, demikian juga dalam Bahasa Indonesia keduanya dapat diterjemahkan dengan ‘tuhan’, tapi cara penulisannya dibedakan. Yang bersifat umum ditulis dengan huruf kecil ‘god/tuhan’, dan yang bermakna khusus ditulis dengan huruf besar ‘God/Tuhan’.

‘Alif’ dan ‘Laam’ yang dibubuhkan pada kata ‘Ilaah’ berfungsi menunjukkan bahwa kata yang dibubuhi tersebut merupakan sesuatu yang telah dikenal dalam benak. Kedua huruf tersebut sama dengan ‘The’ dalam bahasa Inggeris. Kedua huruf tambahan itu menjadi kata yang dibubuhi menjadi ‘ma’rifat’ atau ‘definite’ (diketahui/dikenal). Pengguna Bahasa Arab mengakui bahwa Tuhan yang dikenal dalam benak mereka adalah Tuhan Pencipta, berbeda dengan tuhan-tuhan (aliihah/bentuk jamak dari ilaah) yang lain. Selanjutnya dalam perkembangannya lebih jauh dan dengan alasan mempermudah, ‘hamzah’ yang berada antara dua ‘laam’ yang dibaca ‘i’ pada kata ‘al-Ilaah’ tidak dibaca lagi, sehingga berbunyi ‘Allah’ dan sejak itulah kata ini seakan-akan telah merupakan kata baru yang tidak memiliki akar kata, sekaligus sejak itu pula kata ‘Allah’ menjadi nama khusus bagi Pencipta dan Pengatur alam raya yang wajib wujud-Nya.

Sementara ulama berpendapat bahwa kata ‘Ilaah’ yang darinya terbentuk kata ‘Allah’ berakar dari kata ‘al-Ilaahah’, ‘al-Uluuhah’ dan ‘al-Uluuhiyyah’ yang kesemuanya menurut mereka bermakna ‘ibadah/penyembahan’, sehingga ‘Allah’ secara harfiah bermakna ‘Yang Disembah’. Ada juga yang berpendapat bahwa kata tersebut berakar dari kata ‘Alaha’ dalam arti ‘mengherankan’ atau ‘menakjubkan’ karena segala perbuatan/ciptaan-Nya menakjubkan atau karena bila dibahas hakekat-Nya akan mengherankan akibat ketidak-tahuan makhluk tentang hakekat zat Yang Maha Agung itu. Apapun yang terlintas dalam benak menyangkut hakekat zat Allah, maka Allah tidak demikian. Itu sebabnya ditemukan riwayat yang menyatakan :”Berpikirlah tentang makhluk-makhluk Allah dan jangan berpikir tentangZat-Nya”. Ada juga yang berpendapat bahwa kata ‘Allah’ terambil dari akar kata ‘Aliiha Ya’lahuu” yang berarti ‘tenang’, karena hati menjadi tenang bersama-Nya, atau dalam arti ‘menuju’ dan ‘bermohon’ karena harapan seluruh makhluk tertuju kepada-Nya dan kepada-Nya jua makhluk bermohon.

Memang setiap yang dipertuhankan pasti disembah dan kepadanya tertuju harapan dan permohonan lagi menakjubkan ciptaannya, tetapi apakah itu berarti bahwa kata ‘Ilaah’ – dan juga ‘Allah’ – secara harfiah bermakna demikian..? , dapat dipertanyakan apakah bahasa atau Al-Qur’an yang menggunakannya untuk makna ‘yang disembah’?. Kalau anda menemukan semua kata ‘Ilaah’ dalam Al-Qur’an, niscaya akan anda temukan bahwa kata itu lebih dekat untuk dipahami sebagai penguasa, pengatur alam raya atau dalam genggaman-Nya segala sesuatu, walaupun tentunya yang meyakini demikian, ada yang salah pilih ‘ilaah’nya.

Kata ‘Allah’ mempunyai kekhususan yang tidak dimiliki oleh kata selainnya, ia adalah kata-kata yang sempurna huruf-hurufnya, sempurna maknanya, serta memiliki kekhususan berkaitan dengan rahasianya, sehingga sementara ulama menyatakan bahwa kata itulah yang dinamai ‘Ismu-Ilaah al-A’zham (Nama Allah yang paling mulia). Yang bila diucapkan dalam do’a, Allah akan mengabulkannya. Dari segi lafaz terlihat keistimewaan ketika dihapus huruf-hurufnya. Bacalah kata ‘Allah’ dengan menghapus huruf awalnya, akan berbunyi ‘Lilaah’ dalam arti ‘milik/bagi Allah’, kemudian hapus huruf awal dari kata ‘Lilaah’, itu akan terbaca ‘Laahu’ dalam arti ‘bagi-Nya’, selanjutnya, hapus lagi huruf awal dari ‘Laahu’, akan terdengan dalam ucapan ‘Huu’, yang berarti ‘Dia (menunjuk Allah), dan apabila itupun dipersingkat akan terdengar suara ‘Ah’ yang sepintas atau pada lahirnya mengandung makna keluhan, tapi pada hakekatnya mengandung makna permohonan kepada Allah. Karena itu sementara ulama berkata bahwa kata ‘Allah’ terucap oleh manusia, sengaja atau tidak sengaja, suka atau tidak suka. Itulah salah satu bukti adanya ‘fitrah’ dalam diri manusia. Al-Qur’an juga menegaskan bahwa sikap orang-orang musyrik adalah :

38. Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. (Az Zumar)

dari segi makna dapat dikatakan bahwa kata ‘Allah’ mencakup segala sifat-sifat-Nya, bahkan Dia-lah yang menyandang nama-nama tersebut, karena itu jika anda berkata “Yaa..Allah..”, maka semua nama-nama/sifat-sifat-Nya telah tercakup oleh kata tersebut. Disisi lain, jika anda berkata ‘ar-Rahiim’, maka sesungguhnya yang anda maksud adalah Allah. Demikian juga ketika anda menyebut ‘al-Muntaqim’ (yang membalas kesalahan), namun kandungan makna ‘ar-Rahiim’ (Yang Maha Pengasih) tidak tercakup didalam pembalasan-Nya, atau sifat-sifat-Nya yang lain. Itulah salah satu sebab mengapa dalam syahadat seseorang selalu harus menggunakan kata ‘Allah’ ketika mengucapkan ‘Asyhadu an Laa Ilaaha Illa-llaah’ dan tidak dibenarkan menggantinya dengan nama-nama-Nya yang lain.

Demikianlah Allah, karena itu tidak heran jika ditemukan sekian banyak ayat di dalam Al-Qur’an yang memerintahkan orang-orang beriman agar memperbanyak zikir menyebut nama Allah, karena itu setiap perbuatan yang penting hendaknya dimulai dengan menyebut nama itu, nama Allah. Rasulullah bahkan mengajarkan lebih rinci lagi :”Tutuplah pintumu dan sebutlah nama Allah, padamkanlah lampumu dan sebutlah nama Allah, tutuplah periukmu dan sebutlan nama Allah, rapatkanlah kendi airmu dan sebutlah nama Allah…”

Tafsir al-Mishbah buku 1
M.Quraish Shihab

Iklan

39 Comments

    • hehehe dari mana anda tahu itu,anda punya Alqur’an???? anda faham tafsir,asbabun nuzul,asbabul wurud dll???

      Allah sudah jelas melarang berhala2 itu,maka nya ketika mekkah di kuasai Rasul,beliau menghancurkan nya,atas dasar apa anda dengan pongah nya mengatakan kalau Allah sesembahan agama pagan????

      tolong donk kalau komentar lebih cerdas sedikit agar ta memalukan gereja punya penganut setolol anda.

      • Sebelum Islam berkembang sebagai agama definitif yang diproklamirkan oleh Muhamad dengan sahadat “La Ilah ila Allah” , adapun nama Allah itu sendiri telah jauh dikenal di dunia Arabia.
        Allah adalah nama dewa yang mengairi bumi dan ternak, nama dewa yang disejajarkan dalam sumpah-sumpah orang Quraish, nama dewa tertinggi suku badui Arab[f4], nama dewa tertinggi diantara sekian banyak dewa lain yang disembah penduduk Mekkah pra Islam, nama dewa bulan pra Islam dengan simbolisasi bulan sabit, kata nama yang diterapkan hanya untuk menyatakan dewanya orang Arab secara khusus, nama dewa jaman pra Islam yang sama artinya dengan nama dewa Bel dari Babilonia.

        Bukti sejarah, logika obyektif, referensi yang dicek berkali2 … semuanya menunjuk bahwa:
        (a) Allah adalah nama dewa yang eksis jaman pra-Islam
        (b) Orang2 penyembah berhala jaman pra-Islamic memuja Allah sbg dewa tertinggi mereka (dewa bulan).

        Apakah al-Lat, al-Uzza dan Manat disebut “puteri2 Allah”? Ya

        Yusuf Ali menjelaskan di fn. 5096, hal. 1445, bahwa Lat, Uzza dan Manat dikenal sbg “puteri2 Allah.” Apakah Qur’an mengatakan bahwa Muslim harus memuja al-Lat, al-Uzza and Manat?
        lihat Surah 53:19-20.

        wassalam

        • Inilah kutipan arti Surat An Najm Ayat 19 dan 20.

          “Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al Lata dan Al Uzza,

          “dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? ”

          Kemudian ada ,kelanjutan Ayat berikutnya:
          “Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan?

          “Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. ”

          Wahai Karina dari agama kristen anda kalo membaca jangan sepotong sepotong ya, agar anda tdk menyesal.
          Jika anda org yang pandai tentu tdk mau hanya di beritahu saja. tetapi anda akan mencari sumber yg benar untuk membacanya…. bahkan mengenalinya.

          Argument2 anda itu salah besar. NISBI….
          Ketahulah untuk menafsirkan Al Qur’an itu harus minimal menguasai 40 macam Ilmu… ( Ilmu Nahwu, ilmu Tajwid, ilmu balaghh, ilmu mantik, ilmu ilmu lainnhya.
          Bahwa siapa saja yg menafsirkan Al qur’an dengan semaunya sendiri maka ia akan disiapkan duduk di api Neraka, ( itulah keyakinan dlm agama kami )

          U sekarang ku beritahu Bahwa pernyataanmu bahwa :”Apakah al-Lat, al-Uzza dan Manat disebut “puteri2 Allah”? Ya

          Yusuf Ali menjelaskan di fn. 5096, hal. 1445, bahwa Lat, Uzza dan Manat dikenal sbg “puteri2 Allah.” Apakah Qur’an mengatakan bahwa Muslim harus memuja al-Lat, al-Uzza and Manat?
          lihat Surah 53:19-20.

          NOLLLLN PUTUL…!!!! Mkaka kaka kakak.

          Justru Allah Tuhan Kami mendebat org arab jahiliah penyembah pagan sebelum islam. merekalah org2 arab jahiliah sebelum islam itulah yg menyembah Latta uzza dan manat. mereka menjadikan nama2 itu pada berhala berhala mereka.

          Kemudian Allah mendebat lagi dengan ayat selanjutnya b ahwa perilaku mereka arab jahiliah (sebelum Islam)
          membunuh bayi perempuan dan menhidupkan bayi laki2.

          Kemudian di patahkan lagi oleh Al Qur’an pada ayat selanjutnya

          “Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. ”

          Paham belum…..?
          Jadi rubahlah persangkaanmu yg NOL PUTUL itu…?
          * dlm bhasa jawa NOL PUTUL = rongsokan, rombengan.

          Adapun Argumantmu yg mengatakan bahwa:
          Allah adalah nama dewa yang mengairi bumi dan ternak, nama dewa yang disejajarkan dalam sumpah-sumpah orang Quraish, nama dewa tertinggi suku badui Arab[f4], nama dewa tertinggi diantara sekian banyak dewa lain yang disembah penduduk Mekkah pra Islam, nama dewa bulan pra Islam dengan simbolisasi bulan sabit, kata nama yang diterapkan hanya untuk menyatakan dewanya orang Arab secara khusus, nama dewa jaman pra Islam yang sama artinya dengan nama dewa Bel dari Babilonia.

          Bukti sejarah, logika obyektif, referensi yang dicek berkali2 … semuanya menunjuk bahwa:
          (a) Allah adalah nama dewa yang eksis jaman pra-Islam
          (b) Orang2 penyembah berhala jaman pra-Islamic memuja Allah sbg dewa tertinggi mereka (dewa bulan). ”

          mana bukti ilmiahnya….?
          mari kita kaji. Supaya kamu tahu bahwa dakwaanmu tidak berdasar ilmiah.

          • Inilah keterangan ayat selanjtnya pula ayat yg ke 23 :

            “Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.”

    • Jangan Menghina Maka Kamu Tidak Di Hina…
      “Atas Dasar Apa Kamu Meyakini MUHAMMAD Itu Nabi….???”

      Sedangkan Nabi Adalah Utusan Yang Melakukan Semua Yang Tidak Bertentangan Dengan TUHAN Apapun Alasannya,,Dan Menyampaikan Semua Yang Telah Di Firmankan Oleh TUHAN JAUH Sebelum Bumi Di Ciptakan…

      Pikirkanlah Dengan Akalmu..
      Karena Kamu Bukan Orang Bodoh,,Kamu Diciptakan Dengan Akal Sehat…

      – Apakah Pantas Dia ( Muhammad ) Kamu Anggap Nabi…???
      Sedangkan Bukti Bahwa Muhammad Melakukan Berbagai Tindak Kriminal Itu Nyata,,Pembunuhan,,Pemerkosaan,,Perampokan,,Penzinahan Terhadap Anak Di Bawah Umur,,

      – Apakah Karena Dia Berkata Kalau Dia Adalah Utusan Allah,,Lalu Mempercayai MUHAMMAD Seorang Nabi…??
      Ketahuilah,,ALLAH Tidak Mengutus Umatnya Dengan Perintah Untuk Membunuh,,Memperkosa,,Merampok Dan Lain Lain…

      -Kalau Kamu Meyakini MUHAMMAD Nabi,,Berarti Semua Yang Dilakukan MUHAMMAD Itu Kehendak ALLAH…
      Lalu Atas Dasar Kata – Kata Ini Di Ucapkan…. :
      ALLAH Maha Pengasih,,ALLAH Maha Pnyayang,,ALLAH Maha Pengampun,,ALLAH Maha Pemaaf…

      Ketahuilah Semua Cerita Tentang ISA Ada Di Qur’an..Pertanyaan Saya >>>>
      Kenapa Kamu Tidak Tahu ITU…???
      Yaaa,, Benar,,,AYAT ALQUR’AN Beberapa Bagiannya Telah Di Hapus…
      At Tadjdid fil Islam mengatakan bahwa sedikitnya 5 sampai 500 ayat-ayat dalam Quran itu telah mansokh ( Dihapus ). Dan Kamu Pasti Tahu Itu…
      Siapa Yang Lancang Menghapus…??? Tentunya Oknum Tertentu…
      Biar Saya Kasih Gambaran….

      Muhammad Lahir Tanpa Kasih Sayang Orang Tua,,Dia Di Besarkan Oleh 5 Orang Berbeda Dan Muhammad Pun Tidak Mengenal Mereka….
      Dia Sangat Membutuhkan Kasih Sayang Orang Tua Yang Tak Pernah Ia Dapatkan…
      Karena Sangat Perlunya Dia Dengan Perhatian Itu,,Dia Menghalalkan Segala Cara,,Dia Mengaku NABI,,Dia Mengaku Utusan ALLAH,,Dia Mengubah Dan Menghapus Isi Kitab Kalian…
      Tapi Itulah Manusia,,,Sejauh Apapun Dia Menyembunyikan Kebusukan,,Tetap Ada Kunci Untuk Membuka Kebusukannya…

      Lalu Apakah Kunci Itu…???

      “Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu”
      (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya.)

      (Hadits Anas bin Malik – Mutiara Hadits halaman 353)

  1. Faktor2 penting yg menunjukkan bahwa nama “Allah” sudah digunakan kaum berhala sbg nama dewa tertinggi mereka adalah :

    (A) jaman pra-Islam dulu orang Arab menyembah dewa dewi dan pada dasarnya animistik. Lewat, bulan, bintang, matahari, planet, binatang, pohon, batu, goa dan sumber air serta berbagai obyek2 alam lainnya, manusia bisa berhuubungan dgn dewa. Di Mekah, “Allah” adalah dewa tertinggi bangsa Quraish, sukunya Nabi. Allah memiliki 3 puteri: Al Uzzah (Venus) yagn paling dipuja dan senang dgn korban manusia; Manah, dewi nasib dan Al Lat, dewi tumbuh2an. Mereka dianggap paling kuasa dan campur tangan mereka atas nama pemuja sangat penting.

    (B) Arab sering menamakan anak2 mereka —Abdullah (budak Allah/abdi Allah).
    Bukti nyata; nama ayah Muhamad adalah “Abdullah”. Analogi logis disini adalah, kalau memang tidak ada kata “Allah” di jaman pra-islam, maka tidak juga akan ada anak2 yg dinamakan Abdullah atau budaknya Allah di wilayah Arab.

    Anda berjilbab tapi mulut anda busuk seperti kotoran anjing. Saya ingin berdialog secara ilmiah dgn bukti2 dan fakta sejarah yg relevan untuk anda jadikan sbg referensi pencerahan muslim.

    wassallam

  2. Kembali ke topik

    Mari kita berlogika sebentar:

    “Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al Lata dan Al Uzza,
    “dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? ”
    Kemudian ada ,kelanjutan Ayat berikutnya:
    “Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan?

    Ketika Islam belum ada, orang2 jahiliyah menyembah Al Lata dan Al Uzza,dan Manah sbg dewa2 mereka. Dan dewa tertinggi mereka bernama Allah. Mereka menganggap Al Lata, Al Uzza,dan Manah (perserikatan berhala2 yg ada di kabah) sbg anak-anak Allah. < dalam padangan arab pagan.

    Anda tidak bisa membantah fakta ini! Sebab quran sendiri yg menulisnya bhw orang2 musyrik disana lebih dulu mengenal sesembahan mereka dgn nama Allah sang hubal dewa bulan.

    saya bertnya kembali kpd anda

    siapakah Al Lata dan Al Uzza,dan Manah ?

  3. Ping balik: ALLAH ADALAH DZAT ATAU ZAT???? « KARIN TERCERAHKAN

  4. karin lupa atau pura2 menutup mata bahwa nama “allah” islam telah digunakan oleh penyembah berhala arab…

    makanya ada dibilang allata-alluza dan mannah krn pd waktu itu ketiga nama ini dipercaya oleh2 org2 kafir arab pagan sebagai anak2 allah.

    karin kalau mau telaah kebenaran jgn ngotot dan bersikeras.
    bukalah diri untuk menerima kenyataan dan realitas yg terjadi

  5. utk Karina,
    Uzza, Latta & Manna it nama patung yg di tuhankn org2 jahilah/kafir yg ada di skitar ka’bah,
    tapi SANGAT KELIRU jika lalu mengaitkn sbgai anak Allah,
    Allah sndiri membantah’y dlm ayat berikut’y yg kamu tulis,
    selain ada patung2 tsbt, org2 yg “MURNI AKIDAH” dari nenek moyang nabi Ibrohim & Isma’il pun msh berhaji & menyembah ka’bah, terutama org2 dari Yaman,

    memang benar Allah it nama Tuhan dari nenek moyang (Adam) bhkn kpd nabi Musa pun Allah lsung brfirman, “Akulah Allah, Tuhanmu”
    dan mencampurkn dgn dewa bulan adalah SANGAT KELIRU,

    KEBIASAAN AGAMA KAMU LAH SELALU MENCAMPUR YG HAK DGN YG BATIL, ya Karina,

    TAHUKAH KAMU??
    Tahun gajah, tahun kelahiran nabi Muhammad?
    Tahun di mana pasukan gajah Raja dari Yaman mau menghancurkn ka-bah, karn “IRI” rakyat’y slalu brhaji ke ka’bah (malah dia buat replika ka’bah di Yaman, agar rakyat-y tdk prgi ke mekah, tp tetap ngeyel, lalu dg pasukan gajah-y (sblm nabi lahir) mw hancurkn ka’bah)
    sabgai penjaga ka’bah Abdul mutholib (kakek nabi, *penjaga ka’bah ini turun temurun dr nabi Isma’il, maka’y Rosul jg trmasuk kturunan nabi Ibrohim) pasrah krn tdk brdaya,
    harta’y di rampas oleh raja Yaman,
    lalu trjadi dialog, “kalo kamu mw hancurkn ka’bah, silahkn krn it milik Allah, tapi kembalikan hartaku krn it milikku”
    trtawalah raja Zaman, “saya kira akan sulit utk hancurkn ka’bah, trnyata bgini mudah”
    lalu Allah kirimkan burung Ababil,

    jadi di mekah sa’at it ada byk gol0ngan, yg keturunan nabi isma’il & para pendatang, yg menyembah brhala,
    tetapi kbanyakan yg brakidah murni pada “minggir” ke Yaman,

    wah puanjang kisah’y, trmasuk kisah Abu bakar yg tdk prnah menyembah brhala sejak kecil,
    termasuk “tanda2” kerasulan nabi Muhammad di mata para pendeta alim, (dari pegunungan Bukhara, pendeta Syam, & pndeta paman’y Khadijah),
    nabi Muhammad tidak asal jd Rosul tp sudah ada tanda2nya sejak kecil,

  6. Wira terimaksih untuk tanggapannya.
    tapi sepanjang uraian anda sama sekali tdk menjawab siapa Allah islam sebenarnya.

    orang arab zaman jahiliyah (pra islam) adalah penyembah berhala dengan patung2 yang diletakkan disekitar kabah (baca sejarah kabah pra/setelah disucikan)
    diantara berhala2 itu ada dewa tertinggi yaitu dewa bulan yg bernama “ALLAH”. (sejarah membuktikan ini).

    Org2 kafir qurais sebagai bgs terkuat dan penyembah berhala menempatkan berhala mereka di kabah. berhala2 utama adalah allat, alluza dan manah yg mereka percayai sebagai anak2 perempuan allah sesuai quran Surah 53:19-20.

    jika allah bukan nama dewa qurais tentunya org qurais tdk menganggap bhw ketiga idol tsb adalah anak 2perempuan allah.

    mengenai Tuhan nabi Musa as

    setahu saya nama Tuhan yang diperkenalkan dalam kitab org nasrani/kristen adalah YHWH atau biasa disebut Elohim. Tuhan Musa as tidak bernama allah. penggunaan nama allah dalam terjemahan alkitab indonesia karena mengikuti kaidah penyebutan Tuhan dalam tata bahasa Indonesia. jadi tdk masalah dlm segi penggunaan bahasa. tetapi dr kaitan NAMA sesungguhnya jls sekali ada perbedaan baik nama maupun karakter.
    ALLAH hanya disembah di mesjid, kabah
    YHWH/ ELOHIM di sinagog
    YHWH/ELOHIMTuhan Yesus dipuja2 di Gereja

    kalau mau menyamakan Tuhan Musa dengan Tuhan Mekkah saran saya Tuhan mekkah harus berwujud ROH dan bukan DZAT.
    DZAT adalah kata benda dan memiliki unsur.

    wassalam

    • saya tahu komentar ini sudah lama dan sengaja saya baru baca,kenapa? saya yakin anda hanya bisa memaksakan komentar anda tapi tak mau menerima penjelasan.

      kebetulan anda menggunakan standar Ganda (sy suka itu) jadi saya akan berusaha MEMPERTAHANKAN IMAN SEKALIGUS MENYERANG IMAN ANDA.

      Pertama mengenai ulla latta uzza.

      silahkan anda baca lagi komentar teman2 di atas termasuk isi tulisan ini karna anda terlalu DANGKAL PENGERTIAN,apa lagi menyerang dgn mengutip ayat 53:19-20. Secara ilmu asbabun nuzul ayat ini adalah BANTAHAN JIKA ANGGAPAN MEREKA BAHWA ALLAH MEMPUNYAI ANAK,jadi ayat ini membantah tuduhan itu bahwa ALLAH TIDAK BERANAK DAN TIDAK DI PERANAKKAN,SILAHKAN ANDA BUKA SURAT AL-IKHLAS.

      kedua, TUHAN MUSA.
      Ttg yahweh elohim yang anda utarakan anda bisa baca disini http://www.kristentauhid.blogspot.com/ ini adalah situs milik kristen yang unitarian,saya juga sudah membaca buku mereka oleh frans donad Pemikiran yang memprotes dasar Iman Kristiani tentang Allah dan Yesus ini dituangkan oleh Frans Donald dalam buku Allah dalam Alkitab dan Al-Qur’an. Buku setebal 97 halaman ini disambut dengan suka cita oleh Pendeta Dr Tjahjadi Nugroho, MA. Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia ini menyebut buku tersebut sebagai buku yang “menohok keras salah satu isu teologis mendasar” (hlm 9).

      Ketiga DZAT dan ZAT.

      saya akan coba memberikan penjelasan secara linguistik tentang kata DZAT dan ZAT. Kami Tidak perlu bereferensikan dari kaum Islam seendiri,cukuplah kami bereferensikan dari PARA AHLI KALIAN SENDIRI.

      Menurut seorang pakar Leksikografi/Linguistik Arab yang bernama Louis Ma’luf, seorang Arab Kristen Katolik asal Beirut, Lebanon dalam karyanya yang berjudul al-Munjid fil Lughah wal ‘Alam page 16 (terbitan Lebanon: Dar al-Masyriq, 1986) beliau mengatakan bahwa al-Ilah: al-ma’bud muthlaqan (al-Ilah itu adalah Pribadi Yang Disembah secara Mutlak/Benar [the Only True God]), sedangkan ALLAH: ismu al-Dzat al-Wajib al-Wujud (ALLAH itu adalah suatu nama DZAT Yang Maha ADA yang menyebabkan segala sesuatu menjadi ADA (the name of the DZAT as Causa Prima).

      Sementara itu, Hans Wehr, seorang ahli Linguistik Arab asal Jerman yang beragama Kristen Protestan dalam karyanya yang berjudul A Dictionary of Modern Written Arabic, page 314-315 (terbitan Munster, 1960) mengatakan bahwa istilah DZAT dalam bahasa Arab artinya Essence, Self, Jadi, berdasarkan penjelasan dari dua pakar bahasa Arab yang berlatar bangsa Arab dan bangsa Barat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ALLAH adalah sebuah NAMA dari al-Ilah.

      Jelaslah sudah bahwa DZAT adalah Essence/ Self, yakni Pribadi Yang Menyebabkan segala sesuatu menjadi ada. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Arab menjadi DZAT al-wajib al-wujud.

      Dengan demikian istilah Dzat ==> bhs Arab = Self/ Essence yang artinya TIDAK SAMA dengan ZAT ==> bhs Indonesia = Matter/ MATERI yang berarti sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruangan ==> ini pasti TERBATAS,

      Sedangkan DZAT dalam bahasa Arab tidak bermakna MATERI/ MATTER. Jadi makna DZAT (bhs Arab) bukanlah sejajar maknanya dengan ZAT (bhs Indonesia), meskipun istilah ZAT diadopsi dari kata DZAT. Namun, maknanya 180% berbeda scr diametral. Dan, kami tidak pernah mengatakan bahwa makna DZAT sama dengan ZAT.

      ZAT dalam bahasa Indonesia selalu terkait dengan ciptaan/matter berdasarkan ilmu fisika yang mengenal 3 pembagian matter/zat: cair, padat, gas. Dan, fisika juga membuktikan bahwa matter/zat bisa berubah tapi TAK DAPAT DIMUSNAHKAN atau DIHANCURKAN.

      Sedangkan DZAT dalam bahasa Arab bukanlah MATTER, tetapi the Ultimate Being, Sang Penyebab dari Matter. Maka, Dzat (bhs Arab) tidak bisa dibatasi/diukur massanya sebab istilah massa dalam ilmu fisika terkait dengan keterbatasan ruang dan waktu, sedangkan Zat (bhs Indonesia) bisa diukur massanya dan tidak bisa ber-ADA di dua tempat dlm waktu yang bersamaan. Sekali lagi, DZAT amat berbeda maknanya dengan ZAT.Sedangkan dalam bible tertulis jelas bahwa tuhan kristen adalah ZAT

      IBRANI 1:3 Indonesian – (TL)

      Maka Ialah menjadi cahaya kemuliaan Allah dan ZAT Allah yang kelihatan, serta Ia menanggung segala sesuatu dengan firman kuasa-Nya; dan setelah Ia membuat persucian segala dosa, maka duduklah Ia di sebelah kanan Yang Mahabesar di dalam ketinggian;

      http://tl.scripturetext.com/hebrews/1.htm

      Greek Bible dan English Revised Version

      ΠΡΟΣ ΕΒΡΑΙΟΥΣ 1:3 Greek NT: Stephanus Textus Receptus (1550, with accents)

      ὃς ὢν ἀπαύγασμα τῆς δόξης καὶ χαρακτὴρ τῆς ὑποστάσεως αὐτοῦ φέρων τε τὰ πάντα τῷ ῥήματι τῆς δυνάμεως αὐτοῦ δι’ εαυτοῦ καθαρισμὸν ποιησάμενος τῶν ἁμαρτιῶν ημῶν, ἐκάθισεν ἐν δεξιᾷ τῆς μεγαλωσύνης ἐν ὑψηλοῖς

      Trans : os On apaugasma tEs doxEs kai charaktEr tEs upostaseOs autou pherOn te ta panta tO rEmati tEs dunameOs autou katharismon tOn amartiOn poiEsamenos ekathisen en dexia tEs megalOsunEs en upsElois

      English Revised Version Hebrew 1:3

      who being the effulgence of his glory, and the very image of his SUBTANCES, and upholding all things by the word of his power, when he had made purification of sins, sat down on the right hand of the Majesty on high;

      ὑποστάσεως (hypostaseōs) = substance = SUBTANSI

      Apakah SUBTANSI itu ?

      substansi [KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA]

      sub·stan·si n 1 watak yg sebenarnya dr sesuatu; isi; pokok; inti; 2 unsur; ZAT : pembakaran terjadi sbg hasil persenyawaan sebuah — dng oksigen; dl konferensi akan dihimpun — masalah yg akan kita bicarakan dl pertemuan tingkat tinggi mendatang; 3 kekayaan; harta: pikiran itu merupakan — yg tidak kelihatan; 4 Ling medium yg dipakai untuk mengungkapkan bahasa

      http://kamus.sabda.org/kamus/substansi

      Jelas bahwa salah satu makna dari SUBTANSI adalah ZAT, jadi sudah jelas bahwa ὑποστάσεως (hypostaseōs) = substance = SUBTANSI = ZAT

      Lalu ZAT apakah tuhan kristen itu ?

      ZAT CAIR ?

      ZAT PADAT ?

      GAS ?

      MOHON JAWABAN NYA YA DGN TIDAK MUTER MUTER.

  7. @Karina
    Nama Allah sudah ada sebelum manusia diciptakan. Dalam keyakinan islam Tuhan memperkenalkan dirinya dengan nama Allah kepada makhluk2-Nya. Para malikat memuji Tuhan dengan sebutan Allah. Apakah para pagan menggunakan Allah sebagai nama patung2 dan sesembahan mereka itu bukanlah satu argumen/premis yang menjadikan Allah menjadi patung sesembahan mereka (ataukah anda menganggap seperti itu???).
    Apakah kemudian bangsa2, sekte2, agama2 lain menyebut Allah SWT (Tuhan semesta alam) dengan sebutan lain itu bukanlah suatu hakikat.
    Apakah kemudian para kafir Quraisy menisbahkan patung2 tsb mereka sebagai putri2 Allah itu bukan urusan/tanggung jawab Islam. Yang dilakukan Islam adalah membantah pengakuan2/penisbahan tsb (bantahan langsung dari Allah sendiri diabadikan dalam AQ).
    Saya pikir anda harus lebih logis, jangan sekedar baca/kutip kemudian karena cocok dengan selera/nafsu anda kemudian anda imani.

    damai..damai..

  8. PANTASKAH TUHAN TIDAK MAHA TAHU??

    *Markus 13:31,32
    “Sesungguhnya langit & bumi akan lenyap,tetapi perkataanku
    kekal,tetapi akan harinya,atau ketikanya itu tidak di ketahui olh
    seorang juapun,baik segala malaikat yg di surgapun tidak,ANAK
    itupun(Yesus)tidak,hanya Bapa saja.”

    PANTASKAH TUHAN DAPAT DI PERDAYA IBLIS..??

    Lukas 4:5
    “Maka Iblispun membawa dia kepuncak gunung.”

    PANTASKAH TUHAN MINTA AMPUN..??KEPADA SIAPA?

    *Matius 6:12
    “Dan ampunilah kiranya kami segala kesalahan kami…..”

    PANTASKAH TUHAN TIDAK BERDAYA..??

    *Yohanes 5:30
    “Aku tidak dapat berbuat dari diriku sendiri…”

    PANTASKAH TUHAN TIDAK TAHU MUSIM?TUHAN MERASA
    LAPAR,HAUS,TIDUR,LETIH..??

    *Markus 11:12-13
    “Keesokan harinya sesudah Yesus dan ke-12 muridnya
    meninggalkan Betania,YESUS merasa LAPAR,dan dari jauh melihat
    pohon Ara yg sudah berdaun,ia mendekatinya untk melihat kalau2
    ia mndapat apa2 pd pohon itu.tetapi wktu ia tiba disitu,ia tdk
    mendapat apa2 selain daun2nan sj.sebab memang bukan musim buah Ara.”

    *Yohanes 19:28
    “Aku Haus…”

    *Matius 8:24 & Lukas 8:23
    “Tetapi Yesus tidur”
    “dan ketika mrka brlayar, Yesus tertidur.”

    *Yohanes 4:6
    Yesus sgt letìh oleh perjalanan,krn ia duduk di pinggir sumur itu.”

    BACALAH !!!

    Matius 7:21-23
    “Bukan Setiap orang yg berseru kepadaku: “Tuhan-Tuhan,akan masuk dalam kerajaan sorga,melainkan dia yg melakukan kehendak Bapaku di surga.”
    “-Pada hari terakhir banyak orng akan berseru kepadaku;”Tuhan Tuhan.!!! Bukankah kami bernobat demi namamu & mengusir setan demi namamu dan mengadakan banyak mujizat demi namamu juga,pada waktu itulah aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: “AKU TIDAK PERNAH MENGENAL KAMU,ENYAHLAH DARI PADAKU,KAMU SEKALIAN PEMBUAT KEJAHATAN.”

    ~Jadi Jelas sekali bahwa orang2 yg menganggap Yesus Tuhan,bernobat,mengusir setan,mengadakan mu’jizat dg nama Yesus mereka termasuk “PEMBUAT KEJAHATAN.”
    ~YESUS tidak pernah mengklaim dirinya sebagai Tuhan sejati untuk di sembah,Melainkan Utusan Tuhan.sebagaimana kesaksiannya sendiri dlm banyak ayat di injil Yohanes…tp mengapa orang kristen justru mengingkarinya dan menganggap Yesus sbg Tuhan???

    • Qs yunus l; 3 : Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?

      Qs Arrahman 27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

      jika anda kristen silahkan anda jawab pertanyaaan saya di atas ttg ZAT dalam Tuhan kristen.

  9. Anda masih saja terlihat lamban berpikir dan tidak terbuka pada penemuan baru. Bukankah sudah saya suruh membaca rujukan mengenai unsur semitik dalam Kitab Perjanjian Baru? Kata-kata yang ditejemahkan dalam bahasa Yunani, sesungguhnya mengekpresikan kata-kata semitik…..Anda hanya mendalilkan pada dua hal yang Anda anggap sebagai rumus bahwa nama YHWH bisa diganti dengan nama lain yaitu (1) Kitab Septuaginta yang menuliskan nama YHWH dengan KURIOS (2) Kitab Perjanjian Baru Yunani yang menuliskan KURIOS saat mengutip Kitab PL. Anda menyalahpahami keberadaan 2 kitab tersebut dan membuat dalil sendiri bahwa nama YHWH boleh diganti.

    Anda lupa, Kitab TaNaKh Masoretik tidak mengganti nama YHWH. Nama itu tetap dituliskan. Bahkan Kitab Perjanjian Baru berbahasa Aramaik menuliskan nama YHWH dengan sebutan MAR-YAH. Anda harus paham bahwa Kitab Perjanjian Baru Yunani adalah salinan dan terjemahan atas ucapan dan kisah kehidupan Yesus dalam bahasa Ibrani sebagaimana disitir Papias. Kitab Perjanjian Baru versi Yunani TIDAK MEMBUKTIKAN bahwa Yesus bercakap-cakap dengan bahasa Yunani dan membaca Torah dalam bahasa Yunani. Kitab Perjanjian Baru Yunani hanya melaporkan dalam bahasa Yunani ucapan dan kisah kehidupan Yesus kepada bangsa-bangsa di luar Yerusalem. Dalam kajian Christopher Lancaster berjudul WAS THE NEW TESTAMENT REALLY WRITTEN IN GREEK? Anda dapat melihat bukti-bukti bahwa Kitab Perjanjian Baru Yunani merupakan salinan dari Peshitta Aramaic dan banyak keliru melakukan terjemahan atas bahasa Aramaik (sekalipun kebanyakan teolog mengasumsikan bahwa Peshitta adalah terjemahan Abad 3-5 Ms)……..

    • teman 2 yg jantan semua,
      koridor debat adalah menen
      tukan point /point 2 logis
      perdebatan.jd terasa kondusif
      jlnnya perdebatan.
      hrs sama 2 punya nalar
      objektif masalah.
      KALAU hendak pd TUJUAN
      DR MAKSUD DEBAT.
      cuma berseloroh ,hendak
      mencaci maki /pun juga
      hendak mempermalukan
      orang malah akhirnya kau
      siapa bisa di maluin orang.
      (masyarakat hrs juga masya
      rat jgn menjauuuh )
      hayo trusss lanjutkan……

  10. ALLOH ,
    tuhan pemberi nikmat
    tuhan pemberi penjelasan
    (baik dlm qur an / bukan )
    tuhan yg selalu melihat ….
    kenyataan ……
    tidak ada yg suka menyebut
    nya /pun menemui tanda2
    keberadaanNya.krn apa ?
    suka menyeloroh dirinya sen
    diri serta suka di seloroh
    orang lain .(tak apa ? )
    yg ku perbuat adalah jln
    HIDUP
    yg ku yaqini adalah kepalsu
    an
    yg ku pegang mati mati ial
    ah rayuan syetan serta tem
    an hidupku kelak.
    di ammien in kalau brani
    !!!!!

  11. Salam Sejahtera buat semua..

    Setahu saya nama Allah adalah Yehuwa, dan orang2 Israel juga kalau di tanya siapa nama Allah, mereka akan menjawab Yehuwa.
    Allah adalah gelar, seperti dokter, presiden dll.
    Sedangkan Allah mempunyai nama pribadi yang di beritahukan kepada umatNya, yaitu Yehuwa.
    Dalam bahasa Ibrani nama itu di kenal dgn 4 huruf yang di sebut tetragramaton yaitu YHWH.

    Tetragrammaton (Bahasa Yunani: τετραγράμματον kata dengan empat huruf) nama dalam bahasa Ibrani untuk Tuhan, yang dieja (dalam huruf Ibrani); י (yod) ה (heh) ו (vav) ה (heh) or יהוה (YHWH), tetragramaton adalah nama pribadi dari Tuhan orang Israel.
    Dari semua nama Tuhan di Perjanjian Lama, Tetragrammaton muncul paling sering, sebanyak 6.500 kali menurut Jewish Encyclopedia, namun menurut Biblica Hebraica dan Biblica Hebraica Stuttgartensia, teks asli dari Tulisan Ibrani yang ditulis dalam bahasa Ibrani dan bahasa Aram, berisi tulisan Tetragrammaton sebanyak 6.828 kali. Banyaknya penulisan Tetragramaton di dalam tulisan tulisan tersebut mengindikasikan rujukan yang lebih pribadi terhadap jatidiri Sang Penguasa. (Berlawanan dengan gelar yang tidak pribadi seperti “Tuhan” atau “Bapa”). Banyak pengkaji Alkitab melihat ini sebagai bukti bahwa penulis Alkitab (dan orang orang Ibrani dan Israel kuno) melihat nama yang direpresentasikan dengan Tetragrammaton sangat penting dan sering digunakan dalam perkataan dan doa-doa sehari-hari. Dan untuk yang percaya bahwa Alkitab diinspirasikan oleh Tuhan, hal ini menunjukkan bagaimana perasaan-Nya terhadap nama pribadi-Nya

    Ibrani Nama huruf Ejaan
    י Yodh “Y”
    ה He “H”
    ו Waw “W” atau tempat huruf hidup “O”/”U”
    ה He “H” (atau tidak dilafalkan bila di akhir kata)

    Gulungan Laut Mati dan Teks Aramaik
    Prasasti Mesha Stele dari Moab (840 SM) mengandung Nama Allah Ibrani – YHWH. Dianggap kutipan tertua di luar naskah Ibrani
    Penemuan gulungan laut mati dalam gua-gua di Qumran, menambah pengertian penggunaan kata ini. Tulisan dalam gulungan ini tidak diberi tanda baca untuk huruf hidup. Dalam banyak gulungan, kata tetragrammaton selalu ditulis dalam huruf Ibrani kuno (Paleo-Hebrew alphabet), menunjukkan bahwa Nama ini diperlakukan khusus.

    Nama Allah adalah Yehuwa, Allah adalah gelar saja.

    Nanti akan saya lanjutkan komentar saya.

    Terimakasih

  12. Tuhan a tuhan b c d. Boleh anda akui ke kebenaranya” Tapi smua itu kita kembalikan kpd..hakekat sejatinya. Yaitu! KuasaNya! Sekalipun anda anggap bhw allah anda adlh tuhan mahakuasa. Mari kita buktikan! Pertama-tama saya mau ambil nama Tuhan (Yahweh) dari sumbernya yaitu kitab perjanjian lama. Knp hrs dr ktb (PL)? Krn mnrt saya Alkitab adlh sumber Kuasa dan Kebenaran (YAHWEH). Cnthnya kuasa Yahweh adalah. Ketika Musa di utus untuk menylamtkn bangsa Israel dr kekejian tentara firaun, sehingga bisa menyebrangi laut dgn selamat. Itulah kuasa Yahweh. Dan Qura’an pun mengakui sejarah dan kebnaranya. Cnth ke 2 yaitu! Ketika air bahnya nabi Nuh. Lg2 Qur’anpun mengakuinya sejarah tentang kuasa dan kbnaran Allah (Yahweh) kami. Itu artinya Allah (Yahweh) dan kitab kami..di akui kebnaranNya! Cnth selanjutnya di kitab Perjanjian baru. Tuhan anak (Yasua) yg lebih di kenal dngn nama Yesus. Inilah kuasa dan kebnaranNya! Ketika Dia..terlahir dr seorang dara perawan yg suci. Lg2 Qur’an mengakui kebnarannya! Nah adakah kitab dan tuhan lain.. yg diakui oleh kitab2 yg sesudahnya? Itulah kuasa dan kebnaran kitab dan tuhan kami. Knp islam (qur’an) mengubah nama yesus dgn nabi isa as? Knp islam mengubah Abraham dgn ibrohim? Semua itu untuk mengelabui kebohongannya, sebab mrk..akan mendapat malu kalo mrka jujur! Krn apa? Di sisi lain mereka (islam) mengkafirkan nasrani (kristen) di sisi yg lain pula mrka mengambil keuntungan dgn memakai,mempergunakan, alat dan ilmu pngtahuan umat (kristen) siapa yg tdk berdaya di sini? Itulah yg di sebut tuhanmu yg maha kuasa? Setahu saya, kuasamu bergantung kpd kuasa yg lain? Semoga tercerahkan Amin!

  13. hai orang-orang kristen sadarlah bahwa tuhan yang kau sembah itu adalah bukan tuhan yang sebenarnya……

    dan muhammad adalah utusan Allah…

    anda jangan menjelek-jelekkan nama islam seperti itu…… mungkin anda perlu membaca al-qur’an beserta artinya sebelum anda berpendapat seperti itu…………

    didalam al-qur’an sudan tertulis jelas kebenaran tentang agama kami orang-orang muslim yaitu islam bahwa islam adalah agama yang paling benar………

    mungkin setelah anda membaca al-qur’an beserta artinya pengetahuan dan fkiran anda lebih terbukai dan tidak menjelek-jelekkan nama agama islam lagi……….

  14. Ping balik: ALLAH ADALAH DZAT ATAU ZAT (?) | KAJIAN BEBAS LINTAS LOGIKA

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s