Apakah agama itu sebuah ilmu pasti seperti matematika…?

Ketika kita ditanya berapakah 1 + 1 = ?
Kita akan menjawab 2.

Ketika kita ditanya, keadaan apakan sesudah siang..?
Kita akan menjawab malam..

Ketika kita ditanya, apakah ada manusia yang akan hidup selamanya di dunia..?
Kita akan menjawab, tidak ada, manusia pasti akan mengalami kematian di dunia..
Maka kesimpulan apakah yang kita dapatkan tentang islam sebagai agama…?

Pada saat ini, banyak sekali bukti yang tidak dapat disangkal melalui ilmu pengetahuan modern yang belakang ini membenarkan apa yang dinyatakan dalam Al Quran. Indikasi ini menunjukkan kepada kita bahwa, Al Quran adalah kitab suci yang mengandung kepastian yang dapat dicerna oleh akal dan pikiran. Islam adalah agama yang sama sekali tidak bertentangan dengan logika dan fitrah manusia. Walaupun dalam beberapa hal akal dan pikiran kita kita tidak dapat menyentuh hakikat-hakikatnya, dan inilah yang kita kenal dengan istilah yang ghoib yang perlu kita imani. Dasar keyakinan manusia terhadap satu hal yang ghoib itu tentunya bukanlah satu hal yang tidak berdasar, tetapi ia didasari dengan berbagai bukti dan kebenaran yang juga telah di paparkan dari satu kitab yang sama.

Jika kita melihat adanya matahari, bulan, siang, malam, kehidupan, kematian, kehidupan dunia dan akhirat, orang yang beriman dan orang yang kafir, dan berbagai kebenaran Al Quran melalui fakta dan fenomena yang bisa kita temukan di alam raya ini. Maka, jika bukti-bukti itu benaar, maka pastilah hari kiamat, hari kebangkitan, hari penghisaban, surga dan neraka adalah benar ! dan tidak dapat disangkal sebagaimana kita tidak dapat menyangkal adanya pergantian siang dan malam.

Lalu pertanyaanya adalah, sudah seberapa yakinkah kita, bahwa pertemuan dengan Allah pada hari akhir mempengaruhi akhlaq kita dalam kehidupan sehari-hari…?

Dan sudah seberapa besarkah upaya yang kita keluarkan untuk menghindari diri dari adzab Allah dan mengharapkan surga yang penuh kenikmatan…?

Jika kita tidak takut pada adzab Allah dan tidak pula termotivasi untuk mengharapkan surga, maka pertanyakanlah keimanan kita…

Padahal…semua itu sama benarnya seperti kita meyakini 1 + 1 = 2. Wallahu’alam.

SUMBER
http://new.drisalah.com

Iklan

14 Comments

  1. Manusia tidak akan hidup selamanya di dunia, setelah itu ada tempat kekal yaitu surga dan neraka, tempat itu adalah tujuan akhir tempat tinggal kita.

    pertanyaan pertama saya, jika mbak mati sekarang, yakinkah mbak masuk surga? apa bunyi firman Allah di agama islam yang membuat mbak yakin mati, lalu mbak masuk surga?

    pertanyaan kedua saya, jika mbak yakin akan masuk surga, mengapa Allah harus mengijinkan mbak untuk masuk surga? apa bunyi fiman Allah yang menjaminkan kebenaran itu?

    seperti yang mbak yakini 1 + 1 = 2, surga itu ada dan kita juga harus yakin kita dapat masuk ke sana, harus ada pernyataan yang menjamin hal ini, yaitu perkataan Allah sendiri.

    • pertanyaan yang banyak di dengungkan kaum kristen.

      Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Mereka yang mendengarnya, akan hidup. Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.

      Ayat-ayat tersebut punya pola pengandaian, banyak memakai kata ‘barangsiapa’ dan ‘akan’ artinya : KALAU anda percaya kepada Yesus, maka NANTI anda AKAN masuk surga.

      Padanan dari ayat tersebut dalam Al-Qur’an sebenarnya banyak :

      Al Baqarah 82 : Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

      An Nisaa 57 : Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai;

      An Nisaa 122 : Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ?

      Al A’raaf 42 : dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

      Yunus 9 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam syurga yang penuh keni`matan.

      Huud 23 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni syurga; mereka kekal di dalamnya.

      Ar Ra’d 29 : Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.

      Ibrahim 23 : Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam syurga itu ialah “salaam”

      Al Kahfi 107 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal

      Maryam 60 : kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun

      Thaahaa 75 : Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia)

      Al Hajj 14 : Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

      Al Hajj 23 : Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

      Al Hajj 56 : Kekuasaan di hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh adalah di dalam syurga yang penuh keni`matan.

      Al Ankabuut 7 : Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

      Al Ankabuut 58 : Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam syurga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal

      Ar Ruum 15 : Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.

      Luqman 8 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh keni`matan

      As Sajdah 19 : Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan.

      Asy Syura 22 : Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.

      Al Jatsiyah 30 : Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata.

      At Taghaabun 9 : (Ingatlah) hari (dimana) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan, itulah hari dinampakkan kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan beramal saleh, niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar.

      At- Thalaaq 11 : Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezki yang baik kepadanya.

      Al Buruuj 11 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.

      silahkan di simpulkan sediri

      • Terimakasih sudah menuliskan beberapa ayat pendukung pertanyaan saya. artinya dengan iman dan amal-amal ibadah kepadaNya anda akan dapat nikmat surga.

        Yohanes 3:16 berkata “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNYA yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

        bagi saya, orang kristen, keselamatan dari Tuhan datang karena inisiatif Tuhan sendiri yaitu “karena begitu besar kasih Allah” dan mungkin maksud anda dengan kata “barang siapa”, “kalau” , “nanti” atau “akan” itu merupakan janji-janji Tuhan.

        tugas orang kristen untuk menuai janji-janji itu memang hanya percaya dan melakukan perkataan FirmaNya dalam Injil. percaya dan melakukan perkataan Yesus itu adalah pilihan dalam hidup, iman kristen.

        Bukankah Ia jalan, kebenaran dan hidup. Ia juga yang telah datang dan pergi dari tempatNya, surga itu. Bukankah itu pasti seperti 1+1=2 yaitu Ia yang akan membawa orang percaya datang ke rumahNya, dan mungkinkah orang yang dibawaNya akan tersesat?

        Apa yang dapat menyelamatkan saya, harta saya, kebaikan saya, kemurahan hati saya atau kepandaian saya, saya rasa bukan itu,
        Apa yang dapat memurnikan segala dosa pelanggaran saya sehingga saya akan dapat bersama-sama Dia yang adalah suci?

        Dia yang memiliki inisiatif untuk menyelamatkan saya, dan mampukah daya upaya saya tidak akan mampu menyucikan hati.

        Dalam doa shalat anda(Al Fatihah:6-7): Tunjukkan kami jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugrahkan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat, (mungkin saya tidak mengerti maksudnya)

        bagaimana dengan jawaban Yesus dala Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”

      • Barangsiapa mendengar perkataan-Ku ( ALLAH dus bukan Yesus ) dan percaya kepada Dia ( Allah dan bukan Yesus ) yang mengutus Aku ( Yesus ), ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup
        .
        Dus konteksnya jangan di PLINTIR dong tante ! Yang harus kita sembah itu adalah ALLAH bukan utusannya yaitu Yesus, tante !

  2. terkadang saya merasa geli sedih lucu dll ketika sobat kristen mempertahankan iman nya ttg ketuhanan Yesus,Jika kita perhatikan lebih teliti, Tafsir para Theolog Kristen itu membuat kita miris…sangatlah menyesatkan umat Kristen…Kasihan umat Kristen yg hanya bisa menjalani tanpa mampu meneliti….mana kala ada ayat Alkitab yg tak mendukung keTuhanan Yesus, mereka akan menjawab dengan kalimat tanpa dasar dan mengada-ada ;”…Yesus berada dalam batasan-batasan inkarnasi sehingga posisi Bapa saat itu adalah lebih besar,lebih tahu!”
    Atau dengan ilustrasi yg mengada-ada pula :”saat Megawati masih menjadi Presiden RI…Ketua Umum PDI-P tidak dapat memberhentikan Menteri Luar Negeri, tetapi Presiden RI dapat, nah, apakah Megawati tidak dapat memberhentikan Menteri Luar Negeri??????

    pernyataan Yesus di dalam Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal…” Orang Kristen mengatakan bahwa kata “tunggal” dalam ayat itu secara khusus mengacu kepada Yesus, bukan “anak-anak Allah” yang lain. Jelas sekali bukan,ini menunjukkan sikap kalian yang tidak konsisten, sebab dalam Keluaran 4:22 dikatakan bahwa Israel adalah anak sulung Allah, dan dalam Yeremia 31:9 dikatakan bahwa Efraim adalah anak sulung Allah. Jadi, bagaimana mungkin Yesus disebut sebagai anak tunggal Allah? Lebih jauh, kata “tunggal” juga terdapat dalam Ibrani 11:17 yang mengacu kepada Ishak. Sementara itu, Alkitab sendiri menjelaskan bahwa kakak Ishak, Ismael, hidup lebih lama daripada ayahnya (Kejadian 25:9). Dengan demikian, Ishak tidak pernah secara tegas mengatakan dirinya sebagai anak tunggal Abraham. Sadar akan kejanggalan ini, sarjana Kristen tidak menafsirkan kata tersebut secara harfiah. Namun, mengapa hal itu tidak kalian terapkan juga pada Yohanes 3:16? Sekali lagi, sikap mendua ini membuktikan bahwa Yohanes 3:16 adalah bukti yang tidak meyakinkan.

    Gelar Anak Allah kepada nabi Ya’kub :

    “…Israel (Ya’kub) ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung…” Keluaran 4:22-23

    Gelar Anak Allah kepada nabi Daud :

    “Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. ” Samuel 7:13

    Gelar Anak Allah kepada nabi Adam :

    ““… anak Adam, anak Allah,” Lukas 3:38

    Gelar Anak Allah kepada orang-orang Israel :

    “….datanglah anak-nak Allah menghadap Tuhan. Ayub 1:6

    Jadi kalau ingin konsisten Yesus sebagai Tuhan karena gelar anak Allah, maka nabi Adam, Ya’kub, Daud dan orang-orang Israel juga harus dijadikan Tuhan karena mereka juga mendapatkan gelar anak Allah, sehingga ada tuhan Adam, tuhan Ya’kub, tuhan Daud dan tuhan Israel, bahkan yang lebih mencengangkan lagi firman Allah kepada nabi Daud :

    “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini” Mazmur 2:7

    pada ayat tersebut sangat ekstrim dan amat jelas nabi Daud disebut sebagai anak Allah bahkan dikatakan selanjutnya telah Kuperanakkan, semestinya nabi Daud lebih dulu dijadikan Tuhan ketimbang Yesus, karena tidak ada ayat tentang Yesus se-ekstrim nabi Daud dan Yesus sendiri sebenarnya tidak pernah mengatakan dirinya se-bagai anak Allah bahkan secara lembut Yesus malah mengalihkan penyebutan anak Allah bagi dirinya menjadi anak manusia :

    “…apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak”, Jawab Yesus: “…kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa….” Matius 26:63-64

    atau jangan2 yesus lupa kalau yang di panggil bapa itu adaalah kakek nya,karna Alkitab sendiri yang mengatakan bahwa yesus anak daud jadi yesus cucu si bapa,bukan begitu?????????

    atau jangan2 anda nggak punya Kitab yang lengkap ya???????

    adapun komentar anda yang lain ttg alfatihah maupun jalan lurus silahkan masuk sini http://karinavirusan.wordpress.com/2011/06/26/jalan-lurus-islam-vs-kristen/

    dan disini http://karinavirusan.wordpress.com/2011/06/26/isa-mengetahui-hari-kiamat/

    • KRISTEN BUKAN AGAMA JESUS.
      Semua umat Kristen pasti menganggap Jesus pembawa risalah dan beragama Kristen. Tetapi pemeluk Kristen pasti tidak dapat memberikan bukti bukti berlandasan hukum di kitab Bibel bahwa Jesus beragama Kristen. Diwaktu Jesus masih hidup tidak ada kata Kristen terdengar di telinga. Munculnya nama Kristen setelah Jesus meninggal dunia. Nama Kristen pertama kali dideklarasikan ketika beberapa orang dibawa Barnabas ke Tarsus untuk menemui Saulu/Paulus kemudian bersama sama ke Anthiokia. Disitulah istilah Kristen pertama kali muncul. Kisah para rasul 11:23-26 ”setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah bersukacitalah ia. Dia menasehati mereka supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan karena Barnabas orang baik penuh dengan roh kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus/Paulus. Dan setelah bertemu dengan dia dibawanya ke Anthiokia. Mereka tinggal bersama sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. DI ANTHIOKIALAH MURID MURID ITU UNTUK PERTAMA KALINYA DISEBUT KRISTEN”. Menurut catatan sejarah yang ditulis kalangan Kristen
      sendiri antara lain buku ”Relegions of file” Jesus lahir sekitar 4 tahun sebelum masehi. Dan wafat sekitar tahun 29 masehi. Barnabas dan Paulus memberi nama Kristen agama yang mereka ciptakan pada tahun 42 masehi.
      Apakah Risalah Jesus masih dilanjutkan oleh agama Kristen yang dideklarasikan Paulus?
      Kita bandingkan kata kata Jesus dengan kata kata Paulus. Sabda Jesus dalam Matius 5:17 ”Janganlah engkau menyangka aku datang untuk meniadakan hukum Torat dan Kitab para Nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya melainkan untuk menggenapinya. Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi, SATU TITIKPUN TIDAK AKAN DITIADAKAN DARI HUKUM TORAT sebelum semuanya terjadi”. Lukas 16:17 ”LEBIH MUDAH LANGIT DAN BUMI LENYAP DARI PADA SATU TITIK DARI HUKUM TAURAT BATAL” Matius 5:19 ”Barang siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil dan mengajarkan kepada orang lain dia akan menduduki tempat yang paling rendah dalam kerajaan sorga. Barang siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah hukum Taurat dia akan menduduki tempat yang tinggi didalam kerajaan sorga. ”. Lukas 10:25-26 ”GURU, APA YANG HARUS KUPERBUAT UNTUK MEMPEROLEH HIDUP YANG KEKAL? JAWAB JESUS, APA YANG TERTULIS DALAM HUKUM TAURAT, APA YANG KAU BACA DISANA”.
      Hukum Taurat antara lain:
      1. Haram mengkonsumsi darah ”Imamat 7:26-27, Ulangan 12:16, Imamat 19:26”, yang melanggar harus dilenyapkan.
      2. Haram mengkonsumsi babi ”Imamat 11:7-8, Ulangan 14:8, Yesaya 66:17”, yang melanggar harus dilenyapkan.
      3. Haram minum khamr/minuman keras ”Hakim hakim 13:4-14, Imamat 10:8-10, Hosea 4:11, 1Efesus 5:18”.
      4. Sunat/khitan hukumnya wajib ”Kejadian 17:10-14, 21:4, Lukas 2:21, Kisah para rasul 15:1”. Yang tidak sunat tidak diselamatkan.
      5. Jenazah wajib dibungkus kain kafan ”Matius 27:58-59-60, Markus 15:46, Lukas 23:52, Johanes 19:40”.
      Jesus patuh pada hukum Taurat antara lain beliau disunat, tidak mengkonsumsi darah, daging babi, minuman keras dan mengharamkan juga kepada murid muridnya dan pengikutnya. Bahkan ketika beliau wafat masih menggunakan hukum Taurat yaitu jenazahnya dikafani dengan kain lenan berwarna putih bersih. Anehnya umat Kristen mengagung agungkan orang yang namanya Paulus dibanding memenuhi perintah Jesus. Hampir jarang terjadi umat Kristen yang mengharamkan darah, daging babi, minuman keras, malahan itu makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari hari. Demikian juga sunat, kalau terjadi peristiwa sunat pada orang Kristen hal itu disebabkan faktor sosial/kebiasaan dilingkungannya. Belum pernah mendengar orang Kristen meninggal jenazahnya dibungkus kain kafan seperti Jesus. Semua itu karena umat Kristen mengikuti perintah Paulus.
      Surat kiriman Paulus kepada jemaah Roma 7:6 ”Tetapi SEKARANG KITA TELAH DIBEBASKAN DARI HUKUM TAURAT, sebab KITA TELAH MATI BAGI DIA, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut roh dan BUKAN dalam keadaan lama MENURUT HURUF HUKUM TAURAT”.
      Secara spesifik sunat/khitan dihapus Paulus melalui ”Galatia 5:2-6, 6:15”, ”Korintus 7:18-19”. Darah, daging babi dan minuman keras hukumnya haram dihapus Paulus melalui ”Korintus 6:12,10:25, Kolose 2:16, Timotius 4:4, Roma 14:17”.
      Kita TELITI satu persatu AJARAN YESUS yang tertuang didalam BIBLE.
      1. Mengucapkan SYAHADAT. Jesus menyatakan bahwa Tuhan itu hanyalah Allah dan Jesus hanyalah pesuruh Allah ”Inilah hidup yang kekal supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa, dan Jesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu”. Johanes 17:3. ”Maka kepadamulah ia ditunjuk supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itu ialah Allah dan kecuali Tuhan yang esa tiada yang lain lagi”. Ulangan 4:35. ”Maka jawab Jesus kepadanya. Hukum yang terutama ialah, dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan kita. Dialah Tuhan yang Esa”. Markus 12:29. ”Dengarlah olehmu hai Israil adapun Hua Allah kita Hua itu Esa adanya”. Ulangan 6:4.
      2. Mengerjakan SHOLAT. ”Berwudhu dengan membasuh tangan dan kaki sebelum masuk rumah ibadah”. Keluaran 40:31-32. ”Melepas kasut/alas kaki ditanah kudus”. Keluaran 3:5. Josua 5:15. ”Menghadap kiblat”. Mazmur 5:8. ”Sujud” Mazmur 95:6. Josua 5:4. Matius 26:39.
      3. BERPUASA. Jesus melakukan puasa di bulan ke sembilan ( Ramadhan ) untuk memenuhi perintah Tuhan yang tertuang dalam Taurat. Yeremia 36:9. Puasa pada bulan kesembilan atau bulan Ramadhan Keluaran 34:28, Matius 4:2.( Yesus puasa 40 hari 40 malam )
      4. MEMBAYAR ZAKAT. Matius 6:2-4. Ester 9:22.
      5. IBADAH HAJI. Mazmur 84:5-7 :”Berbahagialah orang orang yang diam dirumah MU, yang terus menerus memuji muji Engkau. Berbahagialah manusia yang kekuatannya didalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah. Apabila melintasi lembah Baka mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
      Jikalau Jesus mengucapkan syahadat, mengerjakan sholat, melaksanakan puasa dibulan kesembilan dan membayar zakat kepada orang orang miskin, menunaikan ibadah haji maka Jesus memeluk agama apa? JESUS BERAGAMA ISLAM.
      Jesus berkata;”AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP. TIDAK ADA SEORANGPUN YANG DATANG KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI AKU” Johannes 14:6.
      Pengikut Jesus harus melakukan apa saja yang dikerjakan Jesus agar sampai kepada Bapa yaitu bersyahadad, sholat, puasa, membayar zakat dan haji.
      Tetapi jika ingin beragama Kristen dan menjadi penganut Paulus, harus tunduk dan setia dengan ajaran ajaran Paulus melalui Surat Paulus kepada jemaat di Roma, 1Korintus, 2Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1Tesalonika, 2Tesalonika, 1Timotius, 2Timotius, Titus, Filemon, Ibrani. Secara mendasar ajaran Jesus dengan ajaran Pulus sangat berlawanan.
      JESUS MEMEGANG TEGUH HUKUM TAURAT – PAULUS MELENYAPKAN HUKUM TAURAT.

  3. Mengapa Yesus disebut Anak Allah (tunggal), sedangkan orang kristen disebut anak-anak Allah (nabi daud, dan nabi-nabi lain dan setiap orang kristen yang percaya ialah anak Allah, kami anak-anak Allah)?

    Dalam yohanes 1:1-18 menguraikan siapa itu Anak Allah (ayat 14 dan 18) dan siapa anak-anak Allah (ayat 12) itu.

    Daud adalah anak Allah
    “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini” Mazmur 2:7

    Mengapa Daud disebut anak Allah?
    Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
    1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
    1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran

    Daud percaya bukan kepada Yesus, karena Yesus lahir jauh sesudah zaman Daud, melainkan Daud percaya kepada Firman Allah. kemudian Firman Allah itu menjadi manusia dalam pribadi Yesus beberapa waktu kemudian. Sehingga nabi Daud disebut anak Allah.
    Anak-anak Allah bukanlah anak yang lahir dari darah atau dari daging (ayat 13) melainkan karena mereka yang telah percaya akan Firman itu.

    Mengenai Allah itu Bapa, Allah itu Anak Manusia yaitu Yesus dan Allah itu Roh Kudus bagi orang yang percaya Tiga pribadi itu satu maka tidaklah membingungkan untuk memahami posisi ketiga pribadi itu jika kita mau merenungkan apa maksud kehendak Allah bagi manusia.

    • DOKTRIN TRINITAS – TUHAN MENCIPTAKAN TUHAN.
      Doktrin TRINITAS telah dianggap sebagai tonggak utama keKristenan dizaman ini sehingga jika ada orang mengaku Kristen tetapi tidak mempercayai doktrin TRINITAS maka mayoritas Kristen lain akan menuduh dan menganggap bidat dan sesat.
      Kristen Unitarian menolak doktrin TRINITAS/ Jesus bukan Tuhan, hanyalah utusan Tuhan.
      Nabi Musa dan nabi nabi sebelum Jesus lahir, juga tidak bertuhan kepada Jesus, tetapi bertuhan kepada Jahweh/Allah.
      Dogma TRINITAS menyatakan Allah “tiga tapi satu, satu tapi tiga”? Sang Bapa adalah Allah, Sang Anak/Jesus adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah. Jika dirumuskan secara matematis kira kira: Allah Bapa = Allah Anak/Jesus = Allah Roh Kudus.
      Salah satu unsur TRINITAS adalah Jesus. Kalau tidak salah Jesus terlahir di bumi dari rahim perawan Maria sekitar awal Masehi.
      Tuhan menciptakan semesta alam beserta seluruh isinya jauh sebelum Jesus terlahir didunia.
      Dengan demikian yang menciptakan alam semesta beserta isinya bukan TRINITAS tetapi Tuhan Yang Maha Kuasa tanpa adanya Jesus sebab Jesus diwaktu penciptaan alam semesta belum terlahir.
      Berarti TRINITAS munculnya setelah Jesus terlahir di bumi. Logika sehat dan hati nurani yang paling dalam, sulit sekali menerima keberadaan Tuhan tidak bersamaan terwujudnya. Pertama kali Tuhan Allah. Kemudian Tuhan Allah menciptakan Tuhan Roh Kudus dan terakhir Tuhan Allah menciptakan Tuhan Jesus. Kenapa Tuhan menciptakan Tuhan?
      TUHAN MENCIPTAKAN TUHAN. ITULAH AJARAN GEREJA.

  4. Keluaran 4:22 = Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;

    Yeremia 31:9 = Dengan menangis mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, di jalan yang rata, di mana mereka tidak akan tersandung; sebab Aku telah menjadi bapa Israel, Efraim adalah anak sulung-Ku.

    Dalam Kejadian 48:14 = Tetapi Israel (Yakub) mengulurkan tangan kanannya dan meletakkannya di atas kepala Efraim, walaupun ia yang bongsu, dan tangan kirinya di atas kepala Manasye-jadi tangannya bersilang, walaupun Manasye yang sulung.

    Bahawa Efraim adalah anak (keturunan langsung) dari Yakub (Israel) yang menerima hak kesulungan. Kejadian ini mengulang kisah Yakub (Israel) dengan Esau. Dicatatkan bahawa Israel menerima Hak Kesulungan dan kemudian pada saat Israel uzur Hak Kesulungannya dilimpahkan kepada Efraim salah satu anak lelakinya.

    Seperti itulah berkat hak sulung Allah (hak yang lebih istimewa) mengalir dari Janji Allah kepada Abraham ke Ishak ke Yakub lalu ke Efraim.

    Yohanes 1:12
    Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, iaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya

    Roma 8:14
    Semua orang yang dipimpin Roh Allah (Kudus) adalah anak Allah

    Jadi, orang-orang Kristen dan orang-orang percaya yang dipimpin Roh Allah (Roh Kudus), disebut anak-anak Allah. Yesus Kristus juga disebut Anak Allah. Jadi apakah perbedaan antara sebutan Anak Allah bagi Yesus dan bagi orang Kristian? Dari semua umat Kristian yang berhak disebut ANAK TUNGGAL ALLAH adalah Yesus Kristus sendiri.

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s