UMAT KRISTEN, PEMBANGKANG PERINTAH YESUS/TUHAN !!!

Konon, di dalam Yohanes, Yesus berkata: 

14:15. “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. 

Konon pula, Yesus berkata menurut Matius:

5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.  

Setiap orang Kristen yang ditanya, “Apakah kamu mengikuti hukum dan firman-Nya?” Mereka akan menjawab, “Tidak!” Jika ditanya lagi, “Mengapa tidak?” Jika ia adalah seorang yang tidak taat pada Alkitab, maka ia akan menjawab, “Hukum tersebut sudah kuno dan dibuang. Kita hidup dalam zaman modern sekarang.” 

 

 

Setiap kali diingatkan dengan apa yang dikatakan Tuhan Yesus-nya, mereka akan mendebat dengan kata-kata dari Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, dan lain-lain. Jika ditanya, “Siapakah mereka?” Mereka akan menjawab, “Paulus, Paulus, Paulus.” Tetapi jika ditanya, “Siapakah Tuhanmu?” Mereka serentak menjawab, “Yesus!” Namun demikian, mereka akan segera membantah bahwa Yesus sama dengan Paulus. 

Tak seorang pun umat Kristen yang memperdebatkan kenyataan bahwa pendiri sebenarnya dari agama Kristen adalah Paulus Tarsus. Oleh karena itu, wajarlah apabila Michael H. Hart menempatkan Yesus pada urutan ke-3 setelah Musa dan Muhammad (Michael H. Hart [1978]: The 100: A ranking of the Most Influential Persons in History. New York, Hart Publishing Company, Inc.).

PERNYATAAN TUHAN VERSUS PERNYATAAN PAULUS

Pernyataan Tuhan:

 

Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku. (Kejadian 17:14)

Pernyataan Paulus:

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1Korintus 7:19)

(Menurut Tuhan, sunat itu hukumnya WAJIB dan merupakan hukum Allah yang teramat penting. Sebaliknya,  menurut Paulus, sunat itu tidak penting karena ia sama sekali bukan merupakan hukum Allah. Pernyataan Paulus inilah yang diikuti umat Kristen.)

PERNYATAAN TUHAN VERSUS PERILAKU UMAT KRISTEN

Pernyataan Tuhan:

Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya… (Keluaran 20:4-5)

Perilaku Umat Kristen:

Membuat patung Bunda Maria, patung Yesus, patung salib, dan patung tokoh-tokoh Kristen. Sebagian umat Kristen juga memuja-muja kepada patung Bunda Maria dan patung Yesus.

(Perilaku umat Kristen dengan membuat dan memuja patung-patung tersebut, bertolak-belakang dengan pernyataan Tuhan dalam Keluaran 20:4-5 dan Ulangan 5:8-9.)

DENGAN TULISAN INI ANDA KRISTEN BISA SAJA BERKILAH BAGAIMANA DGN ISLAM SHALAT MENGHADAP KA’BAH??? SILAHKAN ANDA BACA INI https://ekspresidiri.wordpress.com/2011/07/19/partai-damai-sejahtera/

Wassalaam.

11 Comments

  1. Memang benar.kristian meyakini pengikut yesos sejati tp sejatinya pengikut paulus tarsus… Semoga umat kristian dpt hidaya seperti mbak Karin. Aamiin… Taubat kepada Allah yg membebaskan kita dari Neraka… Semua muslim dijamin Allah pasti masuk surga…aamiin.

  2. pada hakikatnya Allah menyayangi semua umat yang ada di bumi.. mau islam atau kristen sama2 umat allah cermati ajaran masing2 aja dan yakini… Jagan sekali kamu menghina Yesus karna dia itu mesias yang dalam arti sunat adalah tanda perjanjian/penantian kepada mesias/Yesus itu Sendiri… sehingga Umat kristen percaya Yesus Telah Menjadi Kurban Penghapusan dosa dan tiada yang akan samapai kerumah Allah Bapa kalau tidak melalui dia.. “sepintar – pintarnya Manusia adalah sebodoh – bodohnya Allah jadi jangan merasa dirikitalah yang paling Bijak” Gbu.

  3. Tidak ada yang salah dengan ajaran sunat.
    Sunat (secara fisik) hanya berlaku bagi KETURUNAN ABRAHAM, sebagai tanda perjanjian dgn Allah.(kej 17:7), sebagai tanda PERJANJIAN (kej 17;11) bukan hukum.

    Sunat fisik (hanya) wajib bagi keturunan Abraham, dan HARUS dilakukan saat usia 8 hari.
    Kej 17:12 Anak yang berumur delapan hari HARUSLAH disunat…

    Apakah umat islam taat aturan sunat tsb (hari kedelapan)?, Bila nabi Mohammad saja tidak melaksanakan kewajiban tsb, bgmn dengan umat islam lainnya?

    (hanya utk introspeksi)

  4. Bagi umat Nasrani, ini ayat yang tak terbantahkan dan sangat jelazz artinya :

    “Maka Kristus sudah menebus kita dari pada kutuk Torat itu dengan menjadi satu kutuk karena kita, karena ada tersurat: ‘Bahwa terkutuklah tiap-tiap orang yang tergantung pada kayu.'” (Galatia Pasal 3 ayat 13)

    Semua orang yang tergantung pada kayu dianggap terkutuk. Kayu salib yang digunakan untuk menyalibkan Yesus terbuat dari kayu, dapat diartikan bahwa Yesus termasuk salah satu yang terkutuk.

  5. BIBEL MELECEHKAN PARA NABI-NABI ALLAH

    Nabi Daud dalam Al Kitab (Bibel)
    Dalam Kitab Perjanjian Baru, Nabi Daud merupakan bapa leluhur Yesus dalam silsilah keturunan Yesus seperti yang tercatat pada “Matius Pasal 1 ayat 1-16).

    Sekarang kita perhatikan ayat berikut :

    “Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi, perempuan itu sangat elok rupanya. Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata : “Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.” Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia, perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya. Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian : “Aku mengandung.” (Samuel yang kedua Pasal 11 ayat 2-5)

    Paginya Daud menulis surat kepada Yoab dan mengirimkannya dengan perantaraan Uria. Ditulisnya dalam surat itu, demikian : Pada waktu “Tempatkanlah Uria di barisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya supaya ia terbunuh mati.”
    “Yoab mengepung kota Raba, ia menyuruh Uria pergi ke tempat yang diketahuinya ada lawan yang gagah perkasa. Ketika orang-orang kota itu keluar menyerang dan berperang melawan Yoab, maka gugurlah beberapa orang dari tentara,d ari anak buah Daud, juga Uria, orang Het itu, mati.” (Samuel yang kedua Pasal 11 : 14-17)

    Dari ayat di atas dapat kita simpulkan bahwa :

    Betapa bejatnya akhlak Nabi Daud yang dilukiskan dalam Alkitab. Setelah istri bawahannya dia hamili, bagaimana caranya agar suami wanita yang dia hamili itu mati. Lalu dengan liciknya, dia adakan skenario pembunuhan berencana.

    Sungguh luar biasa kebejatan Nabi Daud di dalam Alkitab (Bibel) tersebut, sudah istri bawahannya dihamili, diadakan lagi pembunuhan berencana terhadap suami wanita tersebut. Dan yang membawa surat rencana pembunuhan tersebut, yaitu Uria suami wanita yang dihamilinya. Mungkin kalau suaminya tahu isi surat itu, barangkali tidak disampaikannya.
    Skenario Daud yang mengatur pembunuhan berencana tersebut benar-benar berhasil.
    Setelah orang-orang kota mengepung dan menyerang pasukan anak buah Daud, Yoab menyuruh Uria (suami Batyseba, wanita yang Daud hamili) maju ke medan perang yang dia ketahui banyak lawan yang gagah perkasa sebagaimana yang diperintahkan Daud dalam suratnya kepada Yoab.
    Rencana Daud berhasil! Uria, suami wanita yang Daud hamili itu gugur dalam pertempuran yang dahsyat tersebut. Maka jadila Batsyeba (istri Uria) yang telah mengandung bibit Daud menjadi istrinya.
    Tak lama setelah peristiwa itu, maka lahirlah seorang anak laki-laki yang Nabi Daud namakan Salomo (Sulaiman).
    Berarti Salomo (Sulaiman) adalah anak haram hasil selingkuh atau perzinahan antara Daud dan Batsyeba (istri Uria) anak buah Daud sendiri.
    Rasanya sangat naif sekali seorang nabi seperti Daud melakukan maksiat yang begitu hebat, dan anak yang dilahirkan dari hasil perzinahannya itu menjadi seorang Nabi juga. Bahkan Sungguh sangat tidak dapat dinalar juga, Yesus yang dianggap sebagai Juru Selamat-pun berasal dari silsilah keluarga yang sangat bejat.

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s