MENGGUGAT KETUHANAN YESUS

Baik pemeluk agama Kristen maupun Islam, dalam aktivitas pendalaman agama masing-masing, akan menemui isu krusial mengenai figur Isa atau Yesus. Mayoritas orang Kristen menuhankan Yesus, sementara orang Islam menyatakan bahwa ia hanyalah seorang nabi Allah yang terpelihara dari segala kesalahan. Doktrin Trinitas menyatakan bahwa tiga unsur yang berbeda dalam ketuhanan adalah Tuhan.(1) Secara khusus, Yesus dikatakan sebagai ‘Tuhan Anak’ atau ?Anak Tuhan?. Ketika orang Islam mempertanyakan kejelasan teologi ini, biasanya orang Kristen menjawabnya dengan memberikan penjelasan umum tentang perbedaan antara Islam dan Kristen. Mereka mengatakan bahwa orang Islam tidak memahami Trintas secara utuh, dan bahwa umat Islam telah menuduh orang Kristen sebagai penganut bid’ah.
Dalam usahanya mencari jawaban yang jelas tentang ajaran tersebut, orang Islam selalu bertanya, “Bagaimana mungkin Trinitas itu bisa mewujud ?” Pada umumnya, orang Kristen tetap bersikeras bahwa istilah ‘Anak Tuhan’ tidak bisa diterjemahkan secara harfiah. Sekalipun ‘Anak’ dan ‘sifat ketuhanan’ merupakan atribuat yang penting, seiring dengan itu, keduanya pun saling berbeda. Yang pertama (anak) menggambarkan recipient (penerima) kehidupan, sedangkan yang kedua (sifat ketuhanan) menggambarkan Dia yang tidak membutuhkan kehidupan dari siapa pun. Jadi terlihat adanya dua prinsip yang pada hakikatnya memiliki konsekuensi sendiri-sendiri. Dapat ditegaskan, jika sesuatu menjadi ?Anak?, maka dia bukanlah ‘Tuhan’ dan Tuhan bukanlah anak seseorang. (watch the Trinity : Explained)

Terhadap masalah tersebut, orang Kristen membela diri dengan berkata, “Masalah ini tidak dapat sepenuhnya kami pahami.” Sesungguhnya tanggapan seperti itu merupakan suatu bentuk pengakuan akan lemahnya dasar argumentasi mereka. Pada akhirnya ini memaksa mereka berusaha menciptakan taktik lain untuk menjelaskannya.

Orang Kristen mengeluh bahwa Islam menolak untuk menerima sesuatu yang tidak mereka pahami. Namun, sebenarnya mereka hany berusaha mengalihkan perhatian. Dalam kaitan ini, konsep verifikasi (pembuktian) dan pemahaman bisa dijadikan ilustrasi. Misalnya, suatu reaksi kimi bisa diverifikasi (dibuktikan), akan tetapi atom tidak bisa dipahami dengan cara yang sama. Sejumlah fakta bisa didaftarkan tetapi tidak selalu bisa dijelaskan. Perbedaan inilah yang menjadi kunci sanggahan umat Islam dalam usaha meluruskan penyimpangan.

Permasalahan pokok kita telah mendasar daripada sekadar memecahkan keganjilan doktrin Trinitas. Kita tidak mempertanyakan bagaimana Trinitas itu, tetapi mengapa ia harus ada. Kita mempertanyakan, “Mengapa Yesus harus menjadi Tuhan?” Bisakah kita menguji konsep ini.

Posisi Muslim
Beberapa abad yang lalu, para filosof Eropa secara umum merumuskan bahwa suatu dugaan menjadi terbukti apabila telah memenuhi tuntutan yang dibuat oleh Aristoteles dalam usahanya menemukan kebenaran. Demikian pula, kita menyandarkan alasan pembenaran Trinitas pada apa yang dikatakan orang-orang mengenai Yesus tidak dapat diandalkan keabsahannya.

Tujuan kita disini hanyalah menggambarkan betapa keimanan Kristen kepada Trinitas hanya didasarkan pada penafsiran Gereja. Sejumlah orang Kristen mengakui hal ini, sedangkan yang lain menyatakan dengan tegas bahwa ajaran Trinitas langsung berasal dari Yesus. “Silahkan mereka menunjukkan bukti-bukti mereka”, adalah anjuran yang berulang kali dikemukakan al-Qur’an. Maksudnya, tunjukkan bukti bahwa Yesus mengklaim dirinya sebagai Tuhan yang sempurna. Sebagaimana dinyatakan dalam al-Qur’an QS 21:24. jika bukti tersebut ternyata tidak bisa ditunjukkan, berarti penafsiran Gereja diragukan.

Orang Kristen tidak dapat mengelak dari pertanyaan orang Islam mengenai dasar keyakinan mereka. Orang Kristen tidak mempunyai landasan argumentasi untuk mempertahankan posisi yang tidak logis itu, kecuali jika ia cukup puas dengan semata-mata mengandalkan pendapat Gereja dan orang lain. Jika mereka tidak menggali lebih dalam, berarti dialog Islam-Kristen sudah selesai dengan ?kekalahan? dipihak Kristen.

Orang Kristen sering kali menunjukkan bukti-bukti tentang ucapan Yesus berdasarkan bahan-bahan yang tertulis didalam alkitab semata-mata. Sehubungan dengan ini, al-Qur’an menyatakan:

“Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.” (QS Al Maidah 68)

Orang kristen diminta mendukung pernyataan dengan mengambil sumber kitab sucinya. Orang Islam percaya bahwa tidak ada satu ucapan Yesus yang bisa digunakan sebagai bukti yang menunjukkan bahwa ia mempunyai kedudukan yang setara dengan Tuhan. Dengan demikiam, isu yang sebenarnya ‘bukan Yesus itu Tuhan atau bukan’, melainkan Manakah ucapan Yesus yang menyatakan bahwa ia setara dengan Tuhan?

Metodelogi Pembahasan
Teks tertulis Alkitab merujuk kepada ucapan-ucapan Yesus yang sangat sedikit. Dan tidak ada satu pun dari teks asli tersebut yang menyatakan ketuhanannya. Semua pernyataan Yesus tentang hal tersebut bersifat implisit dan memerlukan penafsiran. Kita dihadapkan pada apa yang dikatakan Yesus, lalu harus menafsirkan apa yang dimaksudkan dengan ucapan tersebut. Sehubungan dengan hal ini, metodelogi pembahasan yang akan kita gunakan sangat sederhana.

Bukanlah keinginan atau keharusan bagi kita untuk menafsirkan kembali alkitab, kita hanya melakukan pembuktian bahwa interpretasi Kristen tidak memadai, mendua, bahkan mustahil. Argumentasi kita sebagai berikut:

Sungguhpun arti suatu pernyataan dianggap jelas, ia belum bisa dijadikan bukti bahwa Yesus mengklaim diri mempunyai kedudukan yang setara dengan Tuhan.
Pernyataan-pernyataan lain yang disebutkan masih terbuka terhadap berbagai penafsiran, atau sifatnya mendua.

Masih banyak pernyataan lain yang ditafsirkan tidak sebagaimana mestinya.

Artinya, bukti-bukti tentang ketuhanan Yesus adalah tidak mencukupi, tidak meyakinkan, dan tidak dapat diterima.

Bukti Yang Tidak Memadai
Yesus lahir dalam keadaan suci. Orang Kristen sering menyebut berbagai keajaiban yang ditunjukkannya sebagai bukti ketuhanannya. Jelas, dasar pemikiran ini lemah. Di dalam Alkitab dikisahkan penciptaan Adam tanpa ayah dan ibu, juga tentang mukjizat Nabi Elisa (Kejadian; 2 Raja-raja 4,5,6). Meskipun kedua nabi tersebut secara umum memiliki kualifikasi yang sama dengan Yesus, tidak ada seorang Kristen pun yang menuhankannya.

Beberapa orang Kristen bertahan pada pandangan bahwa Yesus adalah Tuhan karena kitab-kitab Yahudi telah meramalkan kedatangannya. Namun, pendapat ini pun lemah karena kitab-kitab Yahudi juga disebut-sebut telah meramalkan peranan Yohanes Sang Pembaptis (Maleakhi pasal 4).

Kami kemukakan tiga argumentasi lebih dahulu untuk menunjukkan bahwa klaim Kristen secara sengaja melupakan bagian tertentu kitab suci. Mereka mengetahui fakta kesucian kelahiran Yesus sebagaimana mereka juga mengetahui asal-usul Adam. Mereka memberikan penafsiran yang bersifat ketuhanan pada yang pertama (Yesus), tetapi mengabaikannya pada yang kedua (Adam).

Sekarang kita ajukan pertanyaan. Adakah didalam alkitab pernyataan Yesus yang mengklaim dirinya sebagai Tuhan ? Didalam teks Alkitab, Yesus menggunakan istilah ?anak manusia?, ?anak Tuhan?, ?mesias?, dan ?saviour? (juru selamat), namun istilah-istilah tersebut juga digunakan untuk merujuk orang-orang selain dia. Misalnya, Yehezkiel disebut sebagai ?anak manusia? (Yehezkiel 3:1). Selain itu, Yesus menyebut para pembawa kedamaian sebagai ?anak-anak Tuhan? (Matius 5:9). Cyrus (Koresy), raja Persia disebut mesias (Yesaya 45:1). Sikap mendua para penerjemah Alkitab terlihat dengan diterjemahkannya kata ?mesias? yang tidak menunjuk kepada Yesus sebagai ?yang diurapi?. Sedangkan ayat-ayat Alkitab yang merujuk kepada Yesus, mereka terjemahkan dengan ?mesias? atau padanan kata Yunani yakni ?Christ? (Kristus). Dengan cara ini mereka berusaha memberi kesan bahwa hanya ada satu mesias. Untuk orang selain Yesus, mereka menggunakan kata ?saviour? (penolong), seperti yang tercantum dalam 2 Raja-raja 13:5. Disamping itu, orang Kristen sering menunjuk Yesaya pasal 43 sebagai bukti hanya ada satu juru selamat.

Lebih jauh lagi, para penerjemah berusaha mengaburkan fakta bahwa Tuhan adalah satu-satunya penyelamat dalam pengertian bahwa Dia adalah satu-satunya pemberi rezeki dan pelindung kita, meskipun dalam pengertian yang berbeda-beda, tugas-tugas seperti itu bisa juga dikenakan kepada manusia biasa. Dengan bersandar pada pernyataan didalam Yesaya itu, para penerjemah Alkitab mengharapkan kita percaya bahwa Tuhan juga sama dengan juru selamat sehingga Yesus sama dengan Tuhan.

Persekongkolan jahat dalam aktivitas penerjemahan Bible dapat dibuktikan dengan mudah. Alkitab King James Version (KJV) yang terbit tahun 1611 tersebar secara luas. Bandingkan Alkitab tersebut dengan revisi Alkitab yang lebih akhir, misalnya New American Bible. Pada Alkitab KJV, kitab 2 Raja-rajha 13:5 kita dapatkan kata saviour. Namun demkian, kata saviours (bentuk jamak dari saviour ) dapat dijumpai dalam Obaja 21 dan Nehemia 9:27. Kasus ini sekali lagi membuktikan bahwa konotasi ketuhanan yang dikaitkan dengan saviour dipertahankan oleh versi terjemahan Alkitab modern, meskipun melalui penerjemahan yang kurang jujur.

Sekali lagi kita melihat pola pembenaran yang lemah. Ternyata bahwa istilah-istilah yang dikatakan ?mengandung konotasi ketuhanan? itu juga digunakan untuk orang-orang selain Yesus.

Ada pernyataan lain yang dapat disebutkan disini. Dalam Yohanes 8:58 dikatakan “Sebelum Abraham jadi, Aku ada.” Seandainya Yesus bermaksud – dengan kata-kata tersebut – mengklaim ia telah hidup sebelum Abraham, apakah itu merupakan alasan yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa ia adalah Tuhan ? Bahwa Yesus hidup di Surga kemudian turun ke bumi merupakan suatu peristiwa yang luar biasa, tetapi hal itu tidak cukup untuk menetapkan dia sebagai ?Tuhan yang turun ke bumi?.

Selain itu harus dicatat bahwa teks Alkitab diatas sangat terbuka terhadap berbagai penafsiran. Orang Kristen mungkin tidak menyangka bahwa nabi Yeremia juga telah mengalami kehidupan sebelum manusia (Yeremia 1:5). Seharusnya, mereka menafsirkan pernyataan didalam Yeremia sama ketika mereka menafisirkan Yohanes 8:58, yaitu secara harfiah. Namun, mengapa mereka tidak menerapkan pemahaman yang sama ?

Bukti Yang Mendua
Sejumlah sarjana Kristen menegaskan bahwa sudah selayaknya Yesus mendapatkan predikat Tuhan. Dalam Keluaran pasal 3 dikatakan bahwa Tuhan berkata kepada Musa, “I am what I am” (Aku adalah Aku), sebagaimana hampir semua Alkitab berbahasa Inggris menerjemahkannya dari naskah berbahasa Ibrani. Didalam Yohanes 8:58 Yesus mengatakan, “Before Abraham was, I am” (sebelum Abraham jadi, Aku ada) yang merupakan terjemahan Alkitab bahasa Inggris dari naskah Yunani. Disinilah terlihat kecurangan lainnya. Asal naskah yang pertama (keluaran pasal 3) adalah berbahasa Ibrani, sedangkan yang naskah yang kedua (Yohanes 8:58) adalah berbahasa Yunani.

Semua sabda Yesus, kecuali sedikit diantaranya tercatat dalam bahasa Yunani. Kira-kira sekitar 200 tahun sebelum masa Yesus, orang Yahudi memakai terjemahan Yunani untuk kitab-kitab suci mereka, Septuaginta. Mereka menerjemahkan kata I am (aku) dalam Keluaran dengan Ho On. Sementara itu, sabda Yesus I am didalam Yohanes 8:58 diterjemahkan kedalam bahasa Yunani dengan Ego Eimi. Jika pengarang Yohanes 8:58 bermaksud bertutur kepada orang-orang berbahasa asli Yunani bahwa Yesus identik dengan Tuhan, maka seharusnya ia menggunakan kata-kata yang sudah lazim didalam Septuaginta untuk menyatakannya. Jika tidak, maka maksud pokoknya akan hilang. Kesimpulannya adalah Yohanes 8:58 merupakan bukti yang tidak meyakinkan.

Ada kata Yunani lain yang patut dibicarakan. Didalam Yohanes 10:30 Yesus mengatakan “Aku dan Bapa adalah satu”. Bahasa Yunani menerjemahksan satu dengan Hen. Beberapa sarjana Kristen menegaskan bahwa satu-satunya pemahaman yang mungkin dari kata tersebut adalah “satu esensi dalam wujud”. Namun, pernyataan itu tidak berdasar. Satu contoh untuk membantahnya sudah cukup. Kata-kata yang sama dipakai oleh Yesus didalam Yohanes 17:11,21,22,23 menunjukkan bahwa dia dan murid-muridnya berada didalam satu kesatuan.

Kalimat lain yang sering dikemukakan oleh kalangan Kristen adalah apa yang dikatakan sebagai pernyataan Yesus didalam kitab Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal” Orang Kristen mengatakan bahwa kata ‘tunggal’ dalam ayat itu secara khusus mengacu kepada Yesus, bukan ‘anak-anak Tuhan’ yang lain. Ini juga menunjukkan sikap mereka yang tidak konsisten, sebab kata ‘tunggal’ juga terdapat dalam Ibrani 11:17, padahal ia mengacu kepada Ishak. Sedangkan Alkitab mencatat kakaknya Ishak bernama Ismael hidup lebih lama dari ayahnya (Kejadian 25:9). Dengan demikian Ishak tidak pernah secara tegas mengatakan dirinya sebagai anak tunggal Abraham. Sadar akan kejanggalan ini, Sarjana Kristen tidak menafsirkan kata tersebut secara harfiah. Namun, mengapa hal itu tidak mereka terapkan juga pada Yohanes 3:16 ? Sekali lagi sikap mendua ini membuktikan bahwa Yohanes 3:!6 adalah bukti yang tidak meyakinkan.

Diakui atau tidak, istilah ‘Bapa’ yang dipakai Yesus ketika ia berbicara dengan Tuhan juga menimbulkan kontroversi. Tetapi pada kesempatan ini, kami sekadar ingin menunjukkan bahwa penggunaan istilah tersebut oleh Yesus bukanlah bukti yang meyakinkan bahwa Tuhan adalah Bapa dari Yesus.

Semua orang Kristen memakai kata ‘Bapa’ ketika menyebut Tuhan. Bahkan orang Yahudi pun memakai istilah itu (Yohanes 8:41). Selain itu, Yesus berkata, “Iblislah yang menjadi Bapa mu ?” (Yohanes 8:44). Tentu saja yang dimaksudkan disini bukanlah pengertian ‘Bapa’ secara literal.

Sarjana Kristen lain menggunakan Markus 14:36 (yang didalamnya Yesus menggunakan kata Abba untuk Bapa) sebagai landasan argumentasi. Menurut mereka, penggunaan kata Abba menunjukkan adanya hubungan yang sangat unik antara Yesus dan Tuhan, yaitu antara Tuhan Anak dan Tuhan Bapa. Namun argumentasi ini sangat lemah karena Roma 8:15 dan Galatia 4:6 menyebutkan bahwa setiap orang kristen dianjurkan memakai istilah Abba jika menyebut Tuhan.

Bukti Yang Lemah
Dalam Yohanes 20:28 disebutkan bahwa Thomas mengatakan, “My Lord and my God” (Tuanku dan Tuhanku). Orang Kristen bersikukuh bahwa Tomas menyebut Yesus dengan sebutan itu. Orang Islam tidak keberatan terhadap istilah lord karena kata tersebut mempunyai arti kata ‘tuan’.(3) Sara juga memanggil suaminya dengan sebutan ‘tuan’ (1 Petrus 3:6). Pendapat yang menyatakan bahwa Tomas menyebut Yesus secara harfiah sebagai ‘Tuhan’ adalah masalah lain.

Alkitab juga menunjukkan bahwa Yohanes 10:34 mencatat bahwa Yesus menyebut orang lain sebagai Allah, selain itu dalam Mazmur 82:6 sang pengarang menyebut orang lain sebagai Allah. Dalam 1 Korintus pasal 8, Paulus memberikan aturan baru dengan mengatakan bahwa memang ada banyak tuan dan tuhan, namun bagi kita hanya ada satu Tuhan ( theos ) saja yaitu Bapa (pater) ? dan satu tuan ( kurios ) yaitu Yesus Kristus.

Menurut doktrin Trinitas, perbedaan antara Bapa dan Anak adalah esensial. Namun prinsip ini dikaburkan oleh Yohanes 14:9. Disini Yesus berkata kepada Filipus sebagai berikut, “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa.” Pernyataan ini mengandung doktrin yang sulit diterima, yaitu Yesus adalah Bapa. Para penafsir mengatakan bahwa ‘Bapa’ ( Pater ) adalah sinonim ‘Tuhan’ ( Theos ). Kita bisa memahami maksud ucapan Yesus sebagai “melihat dia adalah sama dengan melihat Tuhan karena ia adalah Tuhan”. Padahal didalam Yohanes 5:37 terdapat pernyataan sebaliknya. Dalam ayat ini, Yesus berkata mengenai Bapa kepada orang banyak, “kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat.”

Bukti Yang Menyeluruh


Sering diakui bahwa ayat-ayat yang menyangkut individu tidak memadai, tidak meyakinkan, dan tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk membenarkan ketuhanan Yesus. Namun demikian, suatu ayat dapat dijadikan alat pembuktian jika ia digabngkan dengan ayat lainnya. Ini sama halnya dengan memperlihatkan kesalahan proses berpikir. Seharusnya, setiap ayat dapat membuktikan kebenaran tentang suatu hal, dan kalu tidak, ayat tersebut harus digugurkan. Kita harus mengetahui dengan tepat, apa yang ditunjukkan oleh sebuah ayat dan mengapa demikian adanya.

Telah dikemukakan bahwa penafsiran Kristen dan keterangan tradisional terhadap kitab suci sungguh tidak masuk akal. Alasan dan kesimpulan tidak ditetapkan secara jelas. Demikian pula, apakah yang dimaksud dengan ?penebusan dosa manusia? masih belum jelas sampai sekarang.

Orang Kristen bersandar pada Yohanes 5:18 sebagai berikut, “karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-nya dengan Allah.” Namun lagi-lagi orang Kristen melewatkan ayat-ayat selanjutnya yang menjelaskan bahwa Yesus menundukkan dirinya dihadapan Tuhan dan menjelaskan posisinya dihadapan Tuhan.

Cukup mengherankan bahwa Gereja Kristen MEMBUAL cerita yang membingungkan. Kitab-kitab Yahudi membuat referensi tentang mesias, lalu Gereja mengatakan bahwa mesias itu baru berarti jika ia adalah Tuhan yang mewujud. Ketika Yesus berkata bahwa dirinya adalah mesias, ia dianggap melampaui batas, karena menurut kitab-kitab Yahudi, tidak seorang pun bisa menjadi Tuhan.

Dalam Markus pasal 2, Yesus berkata pada seseorang, “Hai anakku, dosamu sudah diampuni.” Beberapa orang ahli Taurat yang hadir disitu merasa kaget dan bertanya-tanya dalam hati, “Siapakah yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah sendiri?” Sementara itu dalam Yohanes 12:49 Yesus menafikkan inisiatif pribadi dengan berkata, “Sebab aku berkata berkata-kata bukan dari diriku sendiri, tetapi Bapa yang mengutus aku, Dia lah yang memerintahkan aku untuk mengatakan apa yang harus aku katakan dan aku sampaikan.” Lihat juga Yohanes 8:40 dan Yohanes 14:10.

Penutup
Kita tidak menggunakan Alkitab semata-mata untuk memenuhi keinginan kita. Ayat-ayatnya kita kutip secara jujur dan apa adanya. Maksud kita hanyalah menunjukkan cacat yang terkandung dalam keyakinan Kristen bahwa – Yesus mengklaim dirinya sama dengan Tuhan. – Jika kita mengolah bukti-bukti yang mereka ajukan untuk memperkuat pendirian tersebut, kita akan menemukan betapa bukti-bukti yang diajukan Kristen itu bermutu rendah, lemah, dan hanya tampak luarnya yang bagus.

Kita telah mengutip sejumlah ayat Alkitab yang paling sering digunakan dan menjelaskannya dengan gamblang kepada orang Kristen, namun mereka tidak mau menerimanya. Bahkan seandainya ayat-ayat lain kita ajarkan pula, mereka tetap akan menolak segala argumetasi kita, lalu mengajukan bukti-bukti untuk menguatkan pandangan mereka. Jika orang Kristen membangun alasan atas dasar hal-hal selain sabda Yesus, mereka akan mengulangi apa yang menjadi pokok keberatan kita. Yaitu, mereka – disadari atau tidak – justru menunjukkan bahwa pokok ajaran agama Kristen didasarkan pada apa yang dikatakan orang tentang Yesus, bukan apa kata Yesus.

Sekali lagi kita bertanya kepada orang kristen, Mengapa Yesus harus dipandang sebagai Tuhan?? Kita mempersoalkan mengapa orang Kristen mau mempercayai hal itu.

Orang kristen akan menjawab bahwa Yesus adalah Tuhan karena kematiannya merupakan penebusan bagi dosa-dosa manusia. Dalam pola penyelamatan manusia menurut Kristen, dipercayai bahwa kematian yang suci adalah penting agar umat manusia diselamatkan. Tanyakan kepada mereka, mengapa kematian orang biasa tidak mencukupi ? Orang Kristen akan menjawab karena semua manusia tidak sempurna. Tanyakan mengapa mereka tidak sempurna ? Akan dijawab bahwa orang biasa itu adalah warisan dari ayah kita, sedangkan Yesus tidak memiliki ayah. Dengan pola pemahaman tersebut, Yesus tampil sebagai ‘korban suci’ yang tidak bercela.

Orang Kristen menambahkan, si penebus haruslah Tuhan agar ia dapat diterima oleh orang-orang yang ditebusnya. Kita bertanya, “Apakah Tuhan mati ?” Mereka akan cepat-cepat menjawab, “Tidak, hanya manusia Yesus yang mati.” Yesus dikatakan sebagai manusia Tuhan, dan yang mengalami kematian adalah komponen kemanusiaannya. Dengan demikian, sebenarnya mereka mengakui bahwa kematian manusia itu dapat menebus dosa.

——————————————————————————–

[1] Satu-satunya ayat yang memuat doktrin Trinitas di Bible yakni 1 Yohanes 5:7 sudah direvisi.

1 Yohanes 5:7 – King James Version (KJV)
“For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and these three are one.”

Bandingkan dengan revisi Bible terakhir dalam Bible English Standard Version (ESV) untuk ayat yang sama 1 Yohanes 5:7
http://www.gnpcb.org/esv/search/?q=1+John+5

[2] Yohanes 3:16 sekarang telah terbukti palsu dan statusnya hanya menjadi catatan kaki dalam revisi Bible terkini. Lihat http://www.gnpcb.org/esv/search/?q=John+3

[3] Yohanes 20:28 interlinear english-greek: “And (kai) Thomas (Thomas) answered (apokrinomai) and (kai) said (epo) unto him (autos), My (mou) Lord (kurios) and My (mou) God (Theos).” Kata ?kurios? dalam bahasa Yunani artinya adalah ?Tuan? dan bukan ?Tuhan?. Jadi ?kurios? lebih tepatnya diterjemahkan ?sir?. Karena ?Sir? artinya adalah ?Tuan?. Sedangkan ?Lord? artinya bisa ?Tuan? bisa pula ?Tuhan?.

Sumber :
“Bibel Menurut Mantan Kristen G. Miller?, Oleh G. Miller, Penerbit Qalam, Cetakan keenam Juli 2001.?

Disadur dari : http://menganalisiskristen.blogspot.com





APAKAH ANDA MASIH BANGGA DENGAN SEJUTA DOKTRIN BULLSHIT KRISTEN??????????


 
JANGAN LUPA BACA ARTIKEL LAIN NYA
 

Iklan

29 Comments

  1. Betapa pentingnya dalam tauhid mengenali sifat mustahil dari Tuhan.
    Bukankah menjadi rancu jika suatu agama tidak memahami sifat mustahil bagi Tuhan. Agama mestinya menjadi lembaga dan wadah bagi manusia untuk mengenali Tuhan. Mengenal Tuhan tidak hanya pada sifat yang wajib ada pada Tuhan, namun sifat yang mustahil ada Tuhan juga harus diketahui.

    damai..damai..

  2. pada dasarnya akan terjadi dua hal.. percaya dan tidak percaya, apabila di takdirkan beriman.. maka berimanlah dia.. begitu juga sebaliknya.. defender attack menurut yang saya fahami maksudnya adalah telah siap..

  3. YESUS ANAK ALLAH

    Istilah Anak Allah yang merupakan predikat dari Yesus bukan berarti bahwa Yesus dilahir oleh Allah secara biologis.
    KIta akan simat ayat2 Alkitab di bawah ini yang menunjukkan mengapa Yesus di sebut sebagai Anak Allah.

    Identitas Yesus sebagai Anak Allah di kabarkan oleh Malaikat menjelang kelahiran Yesus, Lukas 1:26-32, “Dalam bulan keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan,..: nama perawan itu Maria…Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan anak laki-laki..Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi..”

    Setan mengakui bahwa Yesus Anak Allah.
    Setan dengan pertanyaan yang licik dan menjebak berkata kepada Yesus, Lukas 4:3,4, ” Lalu berkatalah Iblis kepadaNya:” Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”
    Lukas 4: 41, setan2 berteriak : ” Engkau adalah Anak Allah”.
    Lukas 8:28, setan yang merasuki tubuh seorang laki2 berkata dengan suara keras :” Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi.”
    Matius 27:54, kepala pasukan mengakui : “Sungguh Ia ini adalah Anak Allah”
    Bahkan Allah sendiri mengakui Yesus adalah Anaknya, sesaat setelah Yesus di baptis, Lukas 3:22, terdengar suara dari langit “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
    Yohanes yang membaptis Yesus di Yohanes 1:33-34, mengatakan : “..tetapi Dia yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia Inilah Anak Allah.”

    Mengapa Yesus di sebut Anak Allah?

    Atas dasar apa para Malaikat, setan, Rasul2 Yesus, kepala tentara dan bahkan Allah sendiri mamanggil Yesus dengan identitas Anak Allah.

    Di kisah 10:43, Rasul Petrus memberi kesaksian bahwa “Tentang Dialah ( Yesus ) semua nabi memberikan kesaksian”
    Di Roma 1:2-3, Rasul Paulus memberikan penjelasan’
    Injil itu telah di janjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci, tentang Anak-Nya, yang menurut daging di peranakan dari keturunan Daud, dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus.

    Ya, para nabi memberi kesaksian tentang Yesus ribuan tahun sebelum Yesus lahir.

    Sebelum Abraham ada, Aku (Yesus) telah ada
    Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Kata para pemuka Yahudi kepada-Nya, “Sekarang kami tahu bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Siapa saja yang menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Apakah Engkau lebih besar daripada bapak kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabi pun telah mati; dengan siapa Engkau samakan diri-Mu?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan aku menuruti firman-Nya. Abraham bapakmu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.” Lalu kata para pemuka Yahudi itu kepada-Nya, “Umur-Mu belum lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum Abraham ada, Aku telah ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melem;pari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah. (Yoh 8:51-59).

    Sepanjang pembicaraan-Nya dengan para pemuka Yahudi, Yesus telah memberi indikasi tentang identitas-Nya. Hal ini membuat marah para lawan-Nya dalam proses komunikasi tersebut. Sampai titik ini, mereka telah mencap-Nya sebagai seorang pembohong, menuduh diri-Nya sebagai seorang Samaria dan kerasukan setan (lihat Yoh 8:48). Jadi, tidak mengherankanlah kalau mereka kemudian bertanya kepada-Nya: “Dengan siapa Engkau samakan diri-Mu?” (Yoh 8:53). Sungguh sukar bagi mereka untuk menerima apa yang dikatakan Yesus, bahwa diri-Nya lebih besar daripada Bapak Abraham (lihat Yoh 8:52-57). Akan tetapi, situasinya menjadi semakin “parah” ketika Yesus berkata: “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum Abraham ada, Aku telah ada” (Yoh 8:58). Karena pernyataan-Nya itu mereka mengambil batu untuk melempari Dia (lihat Yoh 8:59).

    Yoh 17:24, Yesus berdoa :
    Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
    Dihadirat Allah, Yesus sudah ada sebelum dunia di jadikan.

    Lalu.. siapa Yesus sebenarnya ? kenapa permulaannya ada sejak jaman dahulu kala, bahkan Yesus ada bersama Allah sebelum dunia dijadikan.

    Yesus adalah mahluk Roh yang pertama atau Malaikat pertama yang di jadikan
    oleh Alllah.

    Amsal 8:22-31, menjelaskan bahwa Yesus adalah ciptaan Allah yang pertama.
    8:22 TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.
    8:23 Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.
    8:24 Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air.
    8:25 Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir;
    8:26 sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama.
    8:27 Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya,
    8:28 ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras,
    8:29 ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi,
    8:30 aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya;
    8:31 aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku.

    Kesaksian Rasul Paulus juga menegaskan bahwa Yesus adalah permulaan ciptaan Allah, dengan kata lain Yesus adalah Malaikat pertama yang di ciptakan oleh Allah.
    Kolose 1:15-20
    Keutamaan Kristus
    1:15 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan
    1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu , yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
    1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
    1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati , sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
    1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
    1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya , baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

    Bahkan Yesus sesudah dibangkitkan dan berada di Sorga, menegaskan melalui sebuah wahyu yang di sampaikan kepada Yohanes, bahwa Dia adalah permulaan ciptaan Allah.
    Wahyu 1:1-3
    1:1 Inilah wahyu Yesus Kristus , yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.
    1:2 Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.
    1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
    dan di pasal 3:14, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa Dia adalah “permulaan dari ciptaan Allah”

    Yesus ikut serta dalam proses penciptaan alam semesta, termasuk penciptaan manusia yang pertama Adam dan Hawa.
    Ibrani 1:1-4 menjelaskan hal itu ..”Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta”
    (Ibrani 1:1-4) Allah Berfirman dengan perantaraan Anak-Nya
    1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
    1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
    1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
    1:4 jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

    Bagaimana Yesus yang berada di Sorga bisa berada di Bumi dan lahir sebagai manusia.

    Ini adalah hasil kerja Roh Suci Allah yang memindahkan kehidupan Yesus di Sorga untuk lahir sebagai manusia di bumi.
    Ibrani 1:5-13
    1:5 Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: “Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?” dan “Aku akan menjadi Bapa-Nya dan Ia akan menjadi Anak-Ku?”
    1:6 Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”
    1:7 Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: “Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api.”
    1:8 Tetapi tentang Anak Ia berkata: “Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.
    1:9 Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.”
    1:10 Dan: “Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
    1:11 Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
    1:12 seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.”
    1:13 Dan kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu Ia pernah berkata: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?”

    Derajat Yesus pada saat di bumi sedikit lebih rendah dari pada Malaikat-Malaikat.
    Ibrani 2:5-9
    2:5 Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.
    2:6 Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: “Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
    2:7 Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,
    2:8 segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya. ” Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya.
    2:9 Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

    Dan di ayat-ayat berikut nya kita bisa lihat alasan2 mengapa Allah membawa putraNya untuk lahir sebagai manusia.
    Ibrani 2:10-18
    10: Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah–yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan–,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.

    11: Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,

    12: kata-Nya: “Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,”

    13: dan lagi: “Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya,” dan lagi: “Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku.”

    14: Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

    15: dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

    16: Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.

    17: Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

    18: Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

    Mungkin cukup itu saja pembuktian saya bahwa Yesus adalah Anak Allah karena memang Yesus adalah Anak yang pertama dijadikan oleh Allah, Malaikat pertama yang diciptakan.

    Sebagai referensi malaikat2 di sorga di sebut sebagai Anak-Anak Allah.
    Ayub 1:8, “Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap Tuhan..”

    Salam
    Hendharto

    • saudara Hendharto, kelihatan Anda memakai Nash nya Paulus, (apakah ada keterangan Yesus semasa hidupnya mengangkat paulus menjadi RasuL nya Yesus,kalau dongeng anda itu benar) ,Karena Kristen itu ada sebagai pengikut Paulus,sedang kan yesus (isa almasih ) enggak pernah bilang kan nanti aku tuhan dan rasulnya paulus agama kalian keristen, yang anda ceritakan ini kesepakatan gereja , lebih kurang 200-300 tahunan setelah Isa almasih tiada (tragedi penyaliban), dogma (trinitas) dan fantasi telah menjadi iman anda Sdr Hendharto dan salib sebagai lambang spritual anda ,sayang anda tidak menyertakan atau memberi piagam sekalian , kepada yang menyalib yesus ,karena kalu enggak ada tukang salib mungkin yesus enggak jadi tuhan

      • Saudara hendharto saya sharing dengan anda:
        1. Yesus (Isa almasih) Anak ALLAH ,lalu nubuatnya disalibkan untuk mengampun kan dosa -dosa manusia (ada juga yang mengatakan dosa adam versus nyawa (darah) yesus) (setahu saya Nabi adam telah diampunkan sebelum diturunkan kebumi oleh ALLAH)
        2. Bahkan dalam frace sucinya darah yesus yang tercurah pada kayu salib sebagai darah “SAKRAL”dan efek pembersihannya dari siraman darah ini dengan pujian “ALLAH pada engkau ya darah” selama pekan suci,korban (Isa) dipersembah kan kepada tuhan,sebagai suatu pembayaran yang dituntut tuhan bagi dosa dosa dunia,harga yang harus dibayar untuk memperoleh penebusan,yang adalah pengalaman bersatu dengan tuhan ( maaf kalau saya bilang kejam nian tuhan ini padahal katanya anak sendiri,apalagi sama yang lain)
        di mana maha kasihnya ,apa tuhan sudah kehilangan akal sehatnya,apa setara tuhan tidak bisa memaafkan dengan cara lain., kita ambil kisah Ibrahim (Abraham)
        3. saat Ibrahim diminta menyembelih anaknya Ismail untuk membuktikan keimanannya
        saat pisau akan menyentuh leher Ismail ,ALLAH menggantinya dengan Kibas
        (Domba jantan)
        4. teology korban salib tidak cocok untuk sebagai keimanan tuhan ALLAH.
        4. siapa ya nama Manusia yang menyalib isa ALmasih (Yesus) kok enggak ada sejarahnya ,(atau mungkin Malaikat),banyak literatur saya cari saya belum ketemu) ,tolong saya kalau saudara hendharto punya saya penasaran sama tukang salib Isa itu
        5. saya kira teology salib ini ajaran paulus,bukan ajaran ajaran Kasih nya Yesus (Isa almasih)

  4. ‘Manakah ucapan Yesus yang menyatakan bahwa ia setara dengan Tuhan?‘
    _____________________
    BANYAK BOS…

    DALAM BANYAK HAL TUHAN YESUS MENYATAKAN DIRINYA TUHAN,ALLAH….DIA TIDAK PERNAH MENYATAKAN SECARA SEMBUNYI-SEMBUNYI…..BAHKAN MAKHLUK IBLIS DI WARTAKAN KABAR INJIL….TUHAN YESUS MENYATAKAN DIRINYA TUHAN DAN ALLAH….
    MAT 4:7 => TUHAN YESUS BERKATA =>JANGAN ENGKAU MENCOBAI TUHAN ALLAH-MU!! =>SIAPAKAH YANG DICOBAI …….. ALLAH ATAU YESUS???JELAS SEKALI TUHAN YESUS YANG DICOBAI MENGAPA TUHAN YESUS BERKATA JANGAN ENGKAU MENCOBAI TUHAN ALLAHMU??CUKUPKAN JIKA YESUS BERKATA JANGAN MENCOBAI AKU??
    HAL INI TERUS BERLANJUT…..ALASAN MENDASAR MENGAPA BANGSA YAHUDI SEMAKIN INGIN MEMBUNUH TUHAN YESUS?ADALAH YESUS MENYAMAKAN DIRINYA DENGAN ALLAH….
    Yoh. 5:18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan DENGAN DEMIKIAN MENYAMAKAN DIRI-NYA DENGAN ALLAH.
    KARENA YESUS SECARA TERBUKA KEPADA ORANG-ORANG YAHUDI MENYATAKAN DIRINYA ALLAH…MAKA BANGSA YAHUDI LEBIH LAGI INGIN MEMBUNUH-NYA….
    HAL ITU MEMUNCAK MANA KALA YESUS MENYATAKAN DIRINYA DAN BAPA ITU SATU ADANYA….YOH 10:30 CUKUP JELAS MENULISKAN….AKU DAN BAPA SATU ADANYA(YOH 10:30)…..LALU APA RESPON BANGSA YAHUDI???YOH 10:31-33 =>MEREKA INGIN MERAJAM TUHAN YESUS…KARENA MENYAMAKAN DIRINYA DENGAN ALLAH….
    SO TUHAN YESUS TIDAK PERNAH MENYATAKAN DIRI-NYA ALLAH SECARA SEMBUNYI….HANYA OMONG KOSONG UMAT ISLAM SAJA YANG MENYATAKAN DEMIKIAN…

    • saudara Transformasi yang keren , kelihatan Anda memakai argument nya Paulus, (apakah ada keterangan Yesus semasa hidupnya mengangkat paulus menjadi RasuL nya Yesus,kalau dongeng anda itu benar) ,Karena Kristen itu ada sebagai pengikut Paulus,sedang kan yesus (isa almasih ) enggak pernah bilang kan nanti aku tuhan dan rasulnya paulus agama kalian keristen, yang anda ceritakan ini kesepakatan gereja , lebih kurang 200-300 tahunan setelah Isa almasih tiada (tragedi penyaliban), dogma (trinitas) dan fantasi telah menjadi iman anda Sdr Transformasi dan salib sebagai lambang spritual anda ,sayang anda tidak menyertakan atau memberi piagam sekalian , kepada yang menyalib yesus ,karena kalau enggak ada tukang salib mungkin yesus enggak jadi tuhan (belum-belum udah mau menTransformasi Indonesia,biar ikut anda gitu)

      • Saudara Takdiran, saya tidak memakai argument dari siapapun sudah
        sangat Jelas saya mengutip isi ALKITAB bukan? saya juga sudah memakai
        ayat2nya sebagai keterangan dan itu FIRMAN, dan itu “Nabi Isa/Yesus” sendiri
        yang mengatakanya.

        Pemahaman anda:
        1.”Karena Kristen itu ada sebagai pengikut Paulus”,
        >> Saudaraku, Kristen itu pengikut Yesus, bukan paulus
        2. “Yesus (isa almasih ) enggak pernah bilang kan nanti aku tuhan
        >> Saudaraku, Matius 4:7 Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis:
        Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”
        3. “rasulnya paulus”
        >> Matius 28:
        18: Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah
        diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

        >> 19: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan
        baptislah 2 mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.

        >> 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah
        Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa
        sampai kepada akhir zaman.”

        Sudah jelas bukan, Sudah Jelas bukan “Jadikanlah semua bangsa murid-Ku” jadi apa yang di katakan Paulus adalah benar dan Tertulis dalam Alkitab. Kenapa nama paulus terus yang di bawa2 . . Nama “Isa” dong . . .
        Apakah anda Hakim?yang memutuskan Paulus bersalah?

        “Alaysallahu bi akh khamil khakhimin”
        “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya”
        Qs. At Tiin 95:8

        “Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon”
        “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil.” HSM 127, HSB 1090

        Siapa itu hakim yang adil?
        Peran utamanya Yesus, bukan Paulus.

        4. “agama kalian keristen, ”
        Dari argument anda, itu sudah sangat jelas kalau anda belum paham apa itu kristen. Kristen adalah Pengikut Yesus, “Kristus” “Christ” “Yesus” . . .

        5. “karena kalau enggak ada tukang salib mungkin Yesus enggak jadi tuhan”
        >> Sadarkah anda Yesus mengorbankan diri untuk menebus dosa Anda dan Saya? . . Anda tidak bisa menantang Alkitab/Aquran/Kitab suci yang sudah tertulis di dalamnya pasti “AKAN DIGENAPI”.

        Saya tidak pernah memaksa anda untuk mengikut Yesus. saya hanya memberitahu anda Kebenaran itu.

        Tuhan Yesus Memberkati

        • Saudara Gabriel (ada 1 s/d10 point shring saya) .
          saya sharing kepada saudara,tidak ada paksaan dalam memilih agama ,tetapi kita mendiskusikan saja ,karena dalam Islam (lakum dinukum waliadin: Bagimu agamamu dan bagiku agamaku ),kita bicara dengan lapang hati.
          1. saudara Gabriel saya katakan anda ber agama paulus karena Isa almasih (tidak ada menyatakan mengajarkan TRINITAS (itu adalah pernyataan paulus dan kesepakatan gereja 300 an tahun setelah Isa almasih tiada, setelah tragedi salib di bukit golgota dan pada kisah selanjutnya nya paulus mati dipancung raja constantin)
          2. Anda tidak menelusuri paham Nasrani ARIUS yang menyatakan Isa Amasih
          (yesus ) hanya manusia yang berstatus sebagai Rasul Bukan tuhan, Arius
          hidup sejaman (semasa) dengan paulus.coba gali sejarahnya (ini hanya
          masalah politik ) sampai akhir nya pada abad 16-18 muncul aliran protestan
          mengkoreksi aqidah kristen
          3. terbaru saya dengar malah Yesus ikut menciptakan nabi adam(kebohongan memang harus ditutup dengan kebohongan baru ) ya sekalian aja ALLAH anaknya Yesus ( biar puas sekalian ) injil versi mana lagi ini
          4. Yesus (Isa almasih) Anak ALLAH ,lalu nubuatnya disalibkan untuk mengampun kan dosa -dosa manusia (ada juga yang mengatakan dosa adam versus nyawa (darah) yesus) (setahu saya Nabi adam telah diampunkan sebelum diturunkan kebumi oleh ALLAH, logikanya kalau dosa tidak diampunkan ya keneraka)
          5. Bahkan dalam frace sucinya darah yesus yang tercurah pada kayu salib sebagai darah “SAKRAL”dan efek pembersihannya dari siraman darah ini dengan pujian “ALLAH pada engkau ya darah” selama pekan suci,,korban Yesus (Isa) dipersembah kan kepada tuhan,sebagai suatu pembayaran yang dituntut tuhan bagi dosa dosa dunia (dosa sdr gabriel dll juga),harga yang harus dibayar untuk memperoleh penebusan,yang adalah pengalaman bersatu dengan tuhan ( maaf kalau saya bilang kejam nian tuhan ini padahal katanya anak sendiri,apalagi sama yang lain)
          di mana maha kasihnya ,apa tuhan sudah kehilangan akal sehatnya,apa setara tuhan tidak bisa memaafkan dengan cara lain., kita ambil kisah Ibrahim (Abraham)
          6. saat Ibrahim diminta menyembelih anaknya Ismail untuk membuktikan keimanannya saat pisau akan menyentuh leher Ismail ,ALLAH menggantinya dengan Kibas (Domba jantan)
          7. teology korban salib tidak cocok untuk sebagai keimanan tuhan ALLAH.
          8. siapa ya nama Manusia yang menyalib isa Almasih (Yesus) kok enggak ada sejarahnya ,(atau mungkin Malaikat),banyak literatur saya cari saya belum ketemu) ,tolong saya kalau saudara gabriel punya saya penasaran sama tukang salib Isa itu)
          (sangat teledor murid ISA sampai tidak mencatatnya peristiwa besar ini,yang aneh2 di catat atau kenapa enggak ada pada kitab kejadian ,injil atau buat aja kitab baru lagi,bukankah ini bisa jadi alat bukti bahwa yang tersalib Isa almasih (jesus) putra yang kudus anak perawan Suci Maria ( Maryam)
          9. saya kira teology salib ini ajaran paulus,bukan ajaran ajaran Kasih nya Yesus (Isa almasih) (untuk membuat Trinitas dapat menjadi dogma , sdr gabriel anda tentu sangat takut kalau dibilang kapir karena tidak percaya kalau Yesus bukan tuhan” saya katakan demi ALLAH yang nyawa saya dalam genggamannya Isa Almasih (Yesus) Putra Perawan suci Maria adalah manusia dan Rasul ALLAH.
          10. sdr Gabriel sudah meremehkan Kuasa ALLAH dengan meyakini Isa almasih mati Disalib .

        • sdr :Gabriel /Transformasi/sisilain saya sharing dengan anda:
          1.penyaliban isa (jesus) bukan karena pengakuan Jesus sebagai ALLAH.itu karangan paulus
          2. paulus tidak pernah bertemu pisik dengan jesus ,( kata paulus lewat wahyu?)
          3, Paulus mendekati murid Isa almasih (jesus) lewat Lukas, injil Lukas itu diwarnai Paulus < Perhatikan ayat lukas pasti bombastis
          4.lukas 1:26-32 Yesus anak ALLAH disampaikan jibril kepada Mariam (memang lukas Hadir disitu )
          5.Lukas 4:41 setan berteriak :engkau anak ALLAH (memang lukas dengar suara setan)
          6.Lukas 3:22suara langit "enggkaulah anakku yang kukasihi" lebih dahsyat lukas mendengar suara tuhan bahasa apa ya? ayat tipu saat isa di baptis yohanes.
          7.yesus ada sebelum dunia dijadikan (Dogma paulus)
          8.yesus ada ,sebelum abraham (Dogma paulus )
          8.( kejebak), kata paulus Jesus adalah roh pertama atau malaikat pertama di ciptakan ALLAH
          9.akhirnya bohong Paulus keungkap apapun itu Isa (jesus) roh, atau malaikat pertama diciptakan ALLAH apapun dicipta ALLAH (berarti tetap ciptaan bukan tuhan)
          10, sdr, jadilah pengikut ISA (jesus)yang benar , Paulus itu setan yang nyata membawa anda keneraka.pelajarilah aliran ARIUS sebagai pembanding
          11. lihat pembohong nya Paulus dan kejamnya:
          a.Paulus mengaku Orang Rum (kisah rasul-rasul 16:37)
          b. Paulus mengaku orang Yahudi (kisah rasul rasul 22:2)
          c. Paulus mengaku orang Parisi (kisah rasul-rasul 23:6)
          dia membunuh banyak orang dan setelah voting di Nicea, ajaran Trinitas nya di terima di Roma , aneh agama timur tengah (palestina ) subur di Roma dan Italia,dinikmat i paus Nakal (jualbeli dosa),sampainya ajaran keristen protestan Martin Luther kira2 Tahun 1517, sdr ketahuilah jika anda ikut ajaran Isa almasih tentu anda di sunat , dan anda mati dengan kain kafan, bukan dengan pakaian lengkap dengan jas segala, serta tidak menyanyi di gereja anda. pada hari minggu ,itu termasuk ajaran Paulus ,dan jika anda umat Isa almasih,tentu anda mentuhan kan ALLAH,dan merasulkan Isa almasih (jesus),ingat injil pertama anda dimusnahkan Paulus didukung paksi gereja pauline pada 325 M.(paulus selalu mengaku dia menerima wahyu dari Isa (jesus) )
          12. dialah lah yang menghapus sejarah Isa (Jesus) umur 12 s/d 29 tahun, dan pemusnah injil pertama (bahasa Jesus aramaic). mengarang ayat -ayat seakan dia Rasul jesus,untuk kepentingan nya menjadi Rasul sebagai penguasa agama (keristen ciptaannya) dan dekat dgn kerajaan Roma.
          13. sdr, jadilah pengikut ISA (jesus)yang benar , Paulus itu setan yang nyata membawa anda keneraka.pelajarilah aliran ARIUS sebagai pembanding, sayang ajaran digereja anda pada hari minggu oleh guru yang terlanjur menelan dogma Paulus yang akhir hayatnya mati dipancung raja constantin

        • sdr gabriel/transformasi/hendharto /sisi lain
          1. penyaliban isa (jesus) bukan karena pengakuannya Jesus sebagai ALLAH.
          2. Jesus mengganggu Keimanan Taurat masarakat waktu itu , oleh imam imam tua Taurat yahudi yang tidak ingin agama nya terganggu,meminta penguasa pemerintahan setempat agar yesus di hukum mati,dan pada masa itu adalah hukum salib
          3. dogma Paulus Yesus (Isa almasih) Anak ALLAH ,lalu nubuatnya disalibkan untuk mengampun kan dosa -dosa manusia (ada juga yang mengatakan dosa adam versus nyawa (darah) yesus) (setahu saya Nabi adam telah diampunkan
          sebelum diturunkan kebumi oleh ALLAH, logikanya kalau dosa tidak diampunkan ya keneraka), Bahkan dalam frace sucinya darah yesus yang tercurah pada kayu salib sebagai darah “SAKRAL”dan efek pembersihannya dari siraman darah ini dengan pujian “ALLAH pada engkau ya darah” selama pekan suci,,korban Yesus (Isa) dipersembah kan kepada tuhan,sebagai suatu pembayaran yang dituntut tuhan bagi dosa dosa dunia (dosa sdr gabriel dll juga),harga yang harus dibayar untuk memperoleh penebusan,yang adalah pengalaman bersatu dengan tuhan ( maaf kalau saya bilang kejam nian tuhan ini padahal katanya anak sendiri,apalagi sama yang lain),banding kan kisah korban Abraham
          di mana maha kasihnya ,apa tuhan sudah kehilangan akal sehatnya,apa setara tuhan tidak bisa memaafkan dengan cara lain
          4. lihat pembohong nya Paulus ,
          a.Paulus mengaku Orang Rum (kisah rasul-rasul 16:37)
          b. Paulus mengaku orang Yahudi (kisah rasul rasul 22:2)
          c. Paulus mengaku orang Parisi (kisah rasul-rasul 23:6)
          apakah pantas orang suci bohong ,sangat banyak kebohongan2 annya ,yang menyebab akidah umat Isa Almasih (jesus ) rusak, lihatlah akhir hidupnya di pancung Raja constantin

        • sdr Gabriel
          sdr selalu mengatakan berdasarkan ALKITAB , (injil) itu yang mana .
          Galatia:
          1:11 sebab aku menegaskan kepadamu,saudara2 ku bahwa injil kuberitakan itu bukan lah injil manusia.
          1:12 Karena aku bukan menerima nya dari manusia,bukan manusia yang mengajarkan kepadaku aku menerima pernyataan Yesus kristus
          Mana injil yang dimaksud Paulus diterima dari Yesus (kok tidak ditunjukan) apa (Kanon Matius ,lukas ,yahya, yohanes dll,itu kan sudah lama ada sebelum penyaliban).
          mana, sih, kitab Injil Perjanjian Baru itu Aslinya sejarah menuliskan tidak ada
          heran anda menerima pendusta seperti Paulus
          a.Paulus mengaku Orang Rum (kisah rasul-rasul 16:37)
          b. Paulus mengaku orang Yahudi (kisah rasul rasul 22:2)
          c. Paulus mengaku orang Parisi (kisah rasul-rasul 23:6)
          apa pantas orang suci ,memalsukan jati dirinya supaya diterima masarakatnya
          Galatia:
          1:22 tetapi rupaku tetap tidak dikenal oleh jemaat-jemaat Keristus di Yudea
          Matius :
          5:17 Janganlah kamu menyangka ,bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi,aku datang bukan untuk meniadakan dari hukum taurat,melainkan untuk menggenapi nya (bukan agama baru)
          tapi apa kata Paulus Taurat cocok untuk penjahat dll (malu saya menulisnya)
          saudara menjadi umat yesus (Isa almasih ) itu sunaatullah, tetapi anda melenceng karena Paulus, sayang,sdr carilah yang bukan dogma coba anda keluar sebentar berpikir adil , bagaimana akal sehat anda bisa menerima Isa adalah tuhan, itu semua perjuangan Paulus ,walau akhir nasibnya tragis di pancung Kaisar konstantin ,padahal yang mengagkat Isa adalah Tuhan adalah hasil voting di Necia (kerajaan Roma) pada tahun 320 M, itulah sebab nya agama keristen berkembang di ROMA ,vatican,
          sedangkan di Palestina (Baithlehem )redup ,masih tetap lebih besar Yahudi,karena Isa bukan agama baru dan bukan untuk kaum non yahudi (berkembang diluar yahudi juga ulah Paulus)

  5. tuhan koq gak pernah bilang dirinya tuhan secara gamblang, kikikikiki
    klo ada yg bilang bilang eli eli nyok beli es kopyor, jelaslah si eli itu bukan dirinya, gini saja koq bingung dicari2 pembenaranya, ehh malah malsuin ayat macam John 5:7-8 wkwkkwkw

  6. http://tindonesia.blogspot.com/2012/05/kupas-tuntas-dosa-waris-dalam-pandangan.html =>BAGUS untuk dibaca….pandangan DOSA WARIS dalam ISLAM dan KRISTEN…sekalipun ISLAM menolaknya….tetapi substansi dosa waris itu ada dalam quran dan hadis….yang tertarik monggo dibaca….en untuk KARIN…jika anda menyanggah penjelasan saya…tolong 1/1…jgn global ye…..karena kalo global itu membuktikan anda tidak membaca tulisan saya…ok2….gue tunggu sanggahan bos KARIN…

  7. anda selalu mengacu pada injil? bingung saya. anda selalu mengacu pada sesuatu hal yang diragukan. jika anda cinta agama anda, kenapa anda tidak mencari ribuan ayat kitab injil yang hilang? dan perdalam lagi konsep ketuhanan anda. tuhan itu satu, tapi 3 (trinitas)? apa itu? di cerna logika saja sulit

  8. @dalli haha, gw ketawa “ngakak” lagi baca blog aneh itu. banyak sekali pembelokkan fakta didalamnya. kenapa kita tidak boleh koment di blok itu? itulah doktrin. para misionaris yang tak pernah berhenti, sampai2 membelokkan fakta

  9. Bukti Yesus Mengungkapkan diri Sebagai Tuhan:

    Ketika iblis Mencobai Yesus ~~
    Matius 4:7 Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”
    Tuhan Allah atau Yesus Yang dicobai?

    Markus:
    2:5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!”
    2:6 Tetapi di situ ada juga duduk beberapa Ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:
    2:7 “Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”

    Siapa yang bisa Mengampuni Dosa?
    Sangat Jelas Bukan?

    Kalau anda berpikir Yesus itu Menghujat Allah, “Jangan kuatir” karena anda masuk dalam pemikiran yang sama dgn Ahli Taurat pada jaman Yesus yang belum menyadari.

    Tuhan Yesus Memberkati

    • saudara Gabriel yang keren , kelihatan Anda memakai argument nya Paulus, (apakah ada keterangan Yesus semasa hidupnya mengangkat paulus menjadi RasuL nya Yesus,kalau dongeng anda itu benar) ,Karena Kristen itu ada sebagai pengikut Paulus,sedang kan yesus (isa almasih ) enggak pernah bilang kan nanti aku tuhan dan rasulnya paulus agama kalian keristen, yang anda ceritakan ini kesepakatan gereja , lebih kurang 200-300 tahunan setelah Isa almasih tiada (tragedi penyaliban), dogma (trinitas) dan fantasi telah menjadi iman anda Sdr Gabriel dan salib sebagai lambang spritual anda ,sayang anda tidak menyertakan atau memberi piagam sekalian , kepada yang menyalib yesus ,karena kalau enggak ada tukang salib mungkin yesus enggak jadi tuhan

  10. Saudara Takdiran, saya tidak memakai argument dari siapapun sudah
    sangat Jelas saya mengutip isi ALKITAB bukan? saya juga sudah memakai
    ayat2nya sebagai keterangan dan itu FIRMAN, dan itu “Nabi Isa/Yesus” sendiri
    yang mengatakanya.

    Pemahaman anda:
    1.”Karena Kristen itu ada sebagai pengikut Paulus”,
    >> Saudaraku, Kristen itu pengikut Yesus, bukan paulus
    2. “Yesus (isa almasih ) enggak pernah bilang kan nanti aku tuhan
    >> Saudaraku, Matius 4:7 Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis:
    Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”
    3. “rasulnya paulus”
    >> Matius 28:
    18: Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah
    diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

    >> 19: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan
    baptislah 2 mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.

    >> 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah
    Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa
    sampai kepada akhir zaman.”

    Sudah jelas bukan, Sudah Jelas bukan “Jadikanlah semua bangsa murid-Ku” jadi apa yang di katakan Paulus adalah benar dan Tertulis dalam Alkitab. Kenapa nama paulus terus yang di bawa2 . . Nama “Isa” dong . . .
    Apakah anda Hakim?yang memutuskan Paulus bersalah?

    “Alaysallahu bi akh khamil khakhimin”
    “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya”
    Qs. At Tiin 95:8

    “Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon”
    “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil.” HSM 127, HSB 1090

    Siapa itu hakim yang adil?
    Peran utamanya Yesus, bukan Paulus.

    4. “agama kalian keristen, ”
    Dari argument anda, itu sudah sangat jelas kalau anda belum paham apa itu kristen. Kristen adalah Pengikut Yesus, “Kristus” “Christ” “Yesus” . . .

    5. “karena kalau enggak ada tukang salib mungkin Yesus enggak jadi tuhan”
    >> Sadarkah anda Yesus mengorbankan diri untuk menebus dosa Anda dan Saya? . . Anda tidak bisa menantang Alkitab/Aquran/Kitab suci yang sudah tertulis di dalamnya pasti “AKAN DIGENAPI”.

    Saya tidak pernah memaksa anda untuk mengikut Yesus. saya hanya memberitahu anda Kebenaran itu.

    Tuhan Yesus Memberkati

  11. “Innallaha ‘indahu ‘ilmussa ‘ati wa yunazzilul ghoitsa…”
    “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan Hari Kiamat itu…” Qs. Luqman 31: 34

    Tapi mengapa Isa juga mengetahui, lalu siapakah sebenarnya sosok manusia yang bernama Isa itu?

Silahkan Komentar dan Berbagi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s